Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

POTENSI LIMBAH SUSU BUBUK AFKIR SEBAGAI ALTERNATIF PAKAN TERNAK: ARTIKEL REVIEW

View through CrossRef
Pertumbuhan industri susu di Indonesia berdampak pada meningkatnya limbah susu bubuk, terutama produk yang telah kedaluwarsa atau afkir. Limbah ini, jika tidak dikelola dengan baik, berpotensi mencemari lingkungan. Di sisi lain, susu bubuk afkir masih mengandung nutrisi yang tinggi seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan untuk pertumbuhan ternak. Artikel ini bertujuan mengkaji potensi pemanfaatan limbah susu bubuk sebagai pakan alternatif untuk ternak melalui penelusuran pustaka. Sumber bahan studi literatur berdasarkan pencarian jurnal maksimal 10 tahun terakhir, buku, media massa mengenai pemanfaatan susu bubuk afkir sebagai pakan ternak. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan susu bubuk afkir dalam ransum unggas (ayam broiler dan ayam buras) dapat meningkatkan performa ternak seperti berat karkas, pertambahan bobot badan, dan efisiensi pakan. Pada ternak ruminansia seperti kambing dan sapi, penggunaan susu bubuk afkir sebagai pengganti susu induk atau bahan tambahan pakan juga tidak menimbulkan dampak negatif terhadap pertumbuhan. Berdasarkan hal ini limbah susu bubuk memiliki potensi besar sebagai pakan ternak alternatif yang murah, bernutrisi, dan ramah lingkungan, serta dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan dari limbah industri susu. ABSTRACT  The growth of the dairy industry in Indonesia has resulted in increasing powdered milk waste, especially expired or discarded products.  This waste, if not managed properly, has the potential to pollute the environment. On the other hand, discarded powdered milk still contains high nutrients such as protein, fat, vitamins, and minerals needed for livestock growth.  This article aims to examine the potential use of powdered milk waste as alternative feed for livestock through literature searches. Sources of literature study material based on a search for journals for a maximum of the last 10 years, books, mass media regarding the use of rejected milk powder as animal feed. The results of the study show that the use of discarded powdered milk in poultry rations (broiler chickens and not race chickens) can improve livestock performance such as carcass weight, body weight gain, and feed efficiency.  In ruminant livestock such as goats and cows, the use of discarded powdered milk as a substitute for mother's milk or feed additive also does not have a negative impact on growth. Based on this, powdered milk waste has great potential as an alternative animal feed that is cheap, nutritious, and environmentally friendly, and can help reduce environmental pollution from dairy industry waste.
Title: POTENSI LIMBAH SUSU BUBUK AFKIR SEBAGAI ALTERNATIF PAKAN TERNAK: ARTIKEL REVIEW
Description:
Pertumbuhan industri susu di Indonesia berdampak pada meningkatnya limbah susu bubuk, terutama produk yang telah kedaluwarsa atau afkir.
Limbah ini, jika tidak dikelola dengan baik, berpotensi mencemari lingkungan.
Di sisi lain, susu bubuk afkir masih mengandung nutrisi yang tinggi seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan untuk pertumbuhan ternak.
Artikel ini bertujuan mengkaji potensi pemanfaatan limbah susu bubuk sebagai pakan alternatif untuk ternak melalui penelusuran pustaka.
Sumber bahan studi literatur berdasarkan pencarian jurnal maksimal 10 tahun terakhir, buku, media massa mengenai pemanfaatan susu bubuk afkir sebagai pakan ternak.
Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan susu bubuk afkir dalam ransum unggas (ayam broiler dan ayam buras) dapat meningkatkan performa ternak seperti berat karkas, pertambahan bobot badan, dan efisiensi pakan.
Pada ternak ruminansia seperti kambing dan sapi, penggunaan susu bubuk afkir sebagai pengganti susu induk atau bahan tambahan pakan juga tidak menimbulkan dampak negatif terhadap pertumbuhan.
Berdasarkan hal ini limbah susu bubuk memiliki potensi besar sebagai pakan ternak alternatif yang murah, bernutrisi, dan ramah lingkungan, serta dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan dari limbah industri susu.
ABSTRACT  The growth of the dairy industry in Indonesia has resulted in increasing powdered milk waste, especially expired or discarded products.
  This waste, if not managed properly, has the potential to pollute the environment.
On the other hand, discarded powdered milk still contains high nutrients such as protein, fat, vitamins, and minerals needed for livestock growth.
  This article aims to examine the potential use of powdered milk waste as alternative feed for livestock through literature searches.
Sources of literature study material based on a search for journals for a maximum of the last 10 years, books, mass media regarding the use of rejected milk powder as animal feed.
The results of the study show that the use of discarded powdered milk in poultry rations (broiler chickens and not race chickens) can improve livestock performance such as carcass weight, body weight gain, and feed efficiency.
  In ruminant livestock such as goats and cows, the use of discarded powdered milk as a substitute for mother's milk or feed additive also does not have a negative impact on growth.
Based on this, powdered milk waste has great potential as an alternative animal feed that is cheap, nutritious, and environmentally friendly, and can help reduce environmental pollution from dairy industry waste.

Related Results

Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
Perbedaan pH Saliva Setelah Mengonsumsi Susu Sapi Murni dan Susu Sapi Bubuk
Perbedaan pH Saliva Setelah Mengonsumsi Susu Sapi Murni dan Susu Sapi Bubuk
Abstract: Saliva is a complex oral fluid consisting of a mixture of secretion of the major and minor salivary glands in the oral mucosa with a normal pH of 5.6-7.0. There are sever...
Kualitas Kimia dan Organoleptik Yoghurt yang dibuat Menggunakan Kultur Yoghurt dan Jenis Susu yang Berbeda
Kualitas Kimia dan Organoleptik Yoghurt yang dibuat Menggunakan Kultur Yoghurt dan Jenis Susu yang Berbeda
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kimia dan organoleptik yoghurt yang dibuat menggunakan kultur yoghurt dan jenis susu yang berbeda. Penelitian ini telah dilaksana...
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Budidaya ikan menjadi salah satu usaha mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah Pondok Pesantren Lintang Songo. Pentingnya memperhatikan cara merawat dan memeli...
PROBIOTIK UBI JALAR (POBIJAR) SEBAGAI PAKAN ORGANIK ALTERNATIF IKAN LELE
PROBIOTIK UBI JALAR (POBIJAR) SEBAGAI PAKAN ORGANIK ALTERNATIF IKAN LELE
Pakan di dalam budidaya lele menjadi faktor utama yang mempengaruhi hasil dan produksi petani lele. Dominasi pelet sebagai pakan satu-satunya pakan yang diberikan petani lele menja...
POTENSI PENGEMBANGAN SUSU OAT, SUSU KEDELAI, DAN SUSU ALMOND SEBAGAI ALTERNATIF SUSU HEWANI
POTENSI PENGEMBANGAN SUSU OAT, SUSU KEDELAI, DAN SUSU ALMOND SEBAGAI ALTERNATIF SUSU HEWANI
Susu nabati merupakan produk pangan yang dikembangkan sebagai alternatif susu hewani, terutama bagi individu dengan intoleransi laktosa, alergi protein susu, maupun yang menerapkan...
Performa Anak Kambing Anglo Nubian Prasapih yang Diberi Susu Pengganti
Performa Anak Kambing Anglo Nubian Prasapih yang Diberi Susu Pengganti
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peforma anak kambing Anglo Nubian yang diberi susu pengganti. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 3 perlakuan dan 4 ...
Inovasi pengolahan limbah sagu sebagai pakan ternak berbasis kandungan protein
Inovasi pengolahan limbah sagu sebagai pakan ternak berbasis kandungan protein
Peternak Di Desa Aras Kabu, menghadapi kendala memperoleh pakan ternak karena harga yang sangat tinggi, sementara  sumber daya lokal seperti limbah sagu belum dimanfaatkan secara o...

Back to Top