Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh variasi kecepatan pengadukan proses pengomposan sampah organik terhadap kualitas kompos
View through CrossRef
Timbulan sampah organik menjadi permasalahan di lingkungan PT X. Sampah organik di PT X belum dilakukan pengolahan lebih lanjut. Salah satu teknologi dalam mengatasi sampah organik yaitu dengan pengomposan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui timbulan sampah organik di PT X sebelum dan sesudah dilakukan pengomposan, mengetahui pengaruh variasi kecepatan pengadukan dalam pengomposan, dan mengetahui efektivitas variasi kecepatan pengadukan dalam pengomposan. Variasi kecepatan pengadukan dalam penelitian ini yaitu 643, 1001, dan 1542 rpm. Jenis penelitian ini True Experimental dengan desain penelitian Posttest-Only with Control. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan timbulan sampah organik kering dan sampel adalah sebagian dari populasi timbulan sampah organik kering di PT X. Hasil penelitian menunjukkan nilai C/N rasio kompos pada seluruh sampel pengulangan dan perlakukan memenuhi syarat mutu pupuk organik padat sesuai SNI 7763:2018, dimana kompos dengan kecepatan putaran 1001 rpm merupakan kecepatan pengadukan yang menghasilkan kompos dengan nilai C/N rasio tertinggi yaitu 23,73. Uji statistik One-Way Anova menunjukkan terdapat pengaruh variasi kecepatan pengadukan dalam pengomposan sampah organik terhadap kualitas kompos dimana P value (0,000) ≤ α (0,05). Penelitian selanjutnya dapat melakukan pengukuran terpisah antara timbulan sampah yang dihasilkan dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan kegiatan domestik sehingga memudahkan dalam merumuskan permasalahan yang diselesaikan.
Abstract: Organic waste accumulation has become an environmental issue at PT X. PT X has not implemented further processing for organic waste. Composting is one of the technologies to address organic waste accumulation. The objectives of this research are to assess the accumulation of organic waste at PT X before and after composting, to evaluate the effects of stirring speed variations during composting, and to determine the effectiveness of those variations. The stirring speed variations in this research are 643, 1001, and 1542 rpm. This research is a True Experimental design with a Posttest-Only with Control. The research population consists all of the dry organic waste, with a sample taken from a portion of the dry organic waste at PT X. The results show that the C/N ratio of compost across all samples and treatments meets the quality standards for solid organic fertilizers of SNI 7763:2018, with the 1001 rpm stirring speed producing the highest C/N ratio of 23.73. One-Way ANOVA statistical analysis indicates that stirring speed variations significantly affect compost quality, with a P value (0.000) ≤ α (0.05). Future research could separately measure organic waste generated from Green Open Space (RTH) and domestic activities to better determining the issues.
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Title: Pengaruh variasi kecepatan pengadukan proses pengomposan sampah organik terhadap kualitas kompos
Description:
Timbulan sampah organik menjadi permasalahan di lingkungan PT X.
Sampah organik di PT X belum dilakukan pengolahan lebih lanjut.
Salah satu teknologi dalam mengatasi sampah organik yaitu dengan pengomposan.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui timbulan sampah organik di PT X sebelum dan sesudah dilakukan pengomposan, mengetahui pengaruh variasi kecepatan pengadukan dalam pengomposan, dan mengetahui efektivitas variasi kecepatan pengadukan dalam pengomposan.
Variasi kecepatan pengadukan dalam penelitian ini yaitu 643, 1001, dan 1542 rpm.
Jenis penelitian ini True Experimental dengan desain penelitian Posttest-Only with Control.
Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan timbulan sampah organik kering dan sampel adalah sebagian dari populasi timbulan sampah organik kering di PT X.
Hasil penelitian menunjukkan nilai C/N rasio kompos pada seluruh sampel pengulangan dan perlakukan memenuhi syarat mutu pupuk organik padat sesuai SNI 7763:2018, dimana kompos dengan kecepatan putaran 1001 rpm merupakan kecepatan pengadukan yang menghasilkan kompos dengan nilai C/N rasio tertinggi yaitu 23,73.
Uji statistik One-Way Anova menunjukkan terdapat pengaruh variasi kecepatan pengadukan dalam pengomposan sampah organik terhadap kualitas kompos dimana P value (0,000) ≤ α (0,05).
Penelitian selanjutnya dapat melakukan pengukuran terpisah antara timbulan sampah yang dihasilkan dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan kegiatan domestik sehingga memudahkan dalam merumuskan permasalahan yang diselesaikan.
Abstract: Organic waste accumulation has become an environmental issue at PT X.
PT X has not implemented further processing for organic waste.
Composting is one of the technologies to address organic waste accumulation.
The objectives of this research are to assess the accumulation of organic waste at PT X before and after composting, to evaluate the effects of stirring speed variations during composting, and to determine the effectiveness of those variations.
The stirring speed variations in this research are 643, 1001, and 1542 rpm.
This research is a True Experimental design with a Posttest-Only with Control.
The research population consists all of the dry organic waste, with a sample taken from a portion of the dry organic waste at PT X.
The results show that the C/N ratio of compost across all samples and treatments meets the quality standards for solid organic fertilizers of SNI 7763:2018, with the 1001 rpm stirring speed producing the highest C/N ratio of 23.
73.
One-Way ANOVA statistical analysis indicates that stirring speed variations significantly affect compost quality, with a P value (0.
000) ≤ α (0.
05).
Future research could separately measure organic waste generated from Green Open Space (RTH) and domestic activities to better determining the issues.
Related Results
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
Kajian Kualitas Kompos Sampah Organik Rumah Tangga
Kajian Kualitas Kompos Sampah Organik Rumah Tangga
Berdasarkan Peraturan Pemerintah no 16 tahun 2005, tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum menggariskan kebijakan dalam pengolahan sampah dengan metode yang ramah lingkun...
Karakteristik Kimia dan Fisika Biji Kakao (Theobroma cacao l.) Hasil Fermentasi Wadah Kotak Kayu dan Wadah Plastik
Karakteristik Kimia dan Fisika Biji Kakao (Theobroma cacao l.) Hasil Fermentasi Wadah Kotak Kayu dan Wadah Plastik
Kakao merupakan salah satu komoditas yang memegang peranan cukup penting di Indonesia saat ini, salah satunya sebagai sumber devisa Negara. Salah satu proses yang sangat berperan p...
Penerapan Teknologi Pengomposan pada Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kabupaten Garut
Penerapan Teknologi Pengomposan pada Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kabupaten Garut
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menerapkan teknologi pengomposan dari sampah rumah tangga sehingga menghasilkan produk yang berguna berupa pupuk kompos. Keberhasilan penelitia...
Analisis Pengaruh Ukuran Partikel Sampah Organik Terhadap Waktu Pengomposan Dengan Metode Komposter Semi Anaerob
Analisis Pengaruh Ukuran Partikel Sampah Organik Terhadap Waktu Pengomposan Dengan Metode Komposter Semi Anaerob
Sampah organik sejenis sampah rumah tangga belum dimanfaatkan dengan baik, sehingga dapat mencemari lingkungan. Sampah organik yang tidak dikelola dalam rentang waktu 2-3 hari dapa...
PENGARUH TATA GUNA LAHAN DAN DAYA RESAP TANAH TERHADAP KUALITAS DAN KUANTITAS PENGOMPOSAN LUBANG RESAPAN BIOPORI (LRB)
PENGARUH TATA GUNA LAHAN DAN DAYA RESAP TANAH TERHADAP KUALITAS DAN KUANTITAS PENGOMPOSAN LUBANG RESAPAN BIOPORI (LRB)
Pengomposan Lubang Resapan Biopori (LRB) merupakan salah satu teknologi pengolahan sampah organik yang dilakukan di dalam tanah pada area terbuka, sehingga dipengaruhi oleh kondisi...
PENGARUH PENGADUKAN TERHADAP PROSES PEMBUATAN BIOGAS (REVIEW)
PENGARUH PENGADUKAN TERHADAP PROSES PEMBUATAN BIOGAS (REVIEW)
Studi literatur ini berisi tentang pengaruh pengadukan proses biogas yang dihasilkan dari proses biogas MSW (Municipal Solid Waste) dan Sampah Organik. Metode yang digunakan yaitu...
PELATIHAN MEMBUAT KOMPOS SECARA KONVENSIONAL DARI SAMPAH ORGANIK DOMESTIK DI KELURAHAN SUNGAI BINJAI KECAMATAN BATHIN III KABUPATEN BUNGO
PELATIHAN MEMBUAT KOMPOS SECARA KONVENSIONAL DARI SAMPAH ORGANIK DOMESTIK DI KELURAHAN SUNGAI BINJAI KECAMATAN BATHIN III KABUPATEN BUNGO
Kompos berasal dari sampah organik seperti dedaunan yang berasal dari taman, jerami, rerumputan, dan sisa-sisa sayur, buah, yang berasal dari aktivitas rumah tangga dan pasar (samp...

