Javascript must be enabled to continue!
KARAKTERISTIK SEREAL FLAKES TEPUNG PRA-MASAK JEWAWUT, TAPIOKA, KACANG TUNGGAK, DAN IKAN LELE SEBAGAI SARAPAN SEHAT
View through CrossRef
Flakes merupakan makanan siap saji yang berpotensi sebagai alternatif menu sarapan yang dapat memenuhi kebutuhan kalori. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perlakuan proporsi tepung pra-masak jewawut dan tapioka serta proporsi tepung kacang tunggak dan tepung ikan lele terhadap sifat kimia, fisik, dan organoleptik flakes. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor dengan ulangan sebanyak 2 kali. Faktor I adalah prorosi tepung pra-masak jewawut dan tapioka (75:25; 80:20; 85:15) dan faktor II adalah proporsi tepung kacang tunggak dan tepung ikan lele (65:35; 75:25; 85:15). Data yang dihasilkan dianalisa dengan ANOVA taraf 5% dengan uji lanjut Duncan (DMRT) jika terdapat interaksi yang nyata (P≤0,05). Perlakuan terbaik pada penelitian ini yaitu flakes dengan proporsi tepung pra-masak jewawut dan tapioka (85 : 15) serta proporsi tepung kacang tunggak dan tepung ikan lele (85 : 15) yang memiliki kadar air 3,84%, abu 2,68%, lemak 5,76%, protein 8,38%, karbohidrat 79,34%, pati 42,17% daya rehidrasi 84,95%, daya patah 9,5 N, serta uji organoleptik meliputi rasa 3,8 (netral), aroma 3,36 (netral), warna (3,6) netral, dan kerenyahan 4,16 (suka), daya cerna protein 74,61%, daya cerna pati 62,52%, serat pangan 7,04%, dan total kalori 452,9 kal.
FKIP Universitas Halu Oleo
Title: KARAKTERISTIK SEREAL FLAKES TEPUNG PRA-MASAK JEWAWUT, TAPIOKA, KACANG TUNGGAK, DAN IKAN LELE SEBAGAI SARAPAN SEHAT
Description:
Flakes merupakan makanan siap saji yang berpotensi sebagai alternatif menu sarapan yang dapat memenuhi kebutuhan kalori.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perlakuan proporsi tepung pra-masak jewawut dan tapioka serta proporsi tepung kacang tunggak dan tepung ikan lele terhadap sifat kimia, fisik, dan organoleptik flakes.
Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor dengan ulangan sebanyak 2 kali.
Faktor I adalah prorosi tepung pra-masak jewawut dan tapioka (75:25; 80:20; 85:15) dan faktor II adalah proporsi tepung kacang tunggak dan tepung ikan lele (65:35; 75:25; 85:15).
Data yang dihasilkan dianalisa dengan ANOVA taraf 5% dengan uji lanjut Duncan (DMRT) jika terdapat interaksi yang nyata (P≤0,05).
Perlakuan terbaik pada penelitian ini yaitu flakes dengan proporsi tepung pra-masak jewawut dan tapioka (85 : 15) serta proporsi tepung kacang tunggak dan tepung ikan lele (85 : 15) yang memiliki kadar air 3,84%, abu 2,68%, lemak 5,76%, protein 8,38%, karbohidrat 79,34%, pati 42,17% daya rehidrasi 84,95%, daya patah 9,5 N, serta uji organoleptik meliputi rasa 3,8 (netral), aroma 3,36 (netral), warna (3,6) netral, dan kerenyahan 4,16 (suka), daya cerna protein 74,61%, daya cerna pati 62,52%, serat pangan 7,04%, dan total kalori 452,9 kal.
.
Related Results
PROBIOTIK UBI JALAR (POBIJAR) SEBAGAI PAKAN ORGANIK ALTERNATIF IKAN LELE
PROBIOTIK UBI JALAR (POBIJAR) SEBAGAI PAKAN ORGANIK ALTERNATIF IKAN LELE
Pakan di dalam budidaya lele menjadi faktor utama yang mempengaruhi hasil dan produksi petani lele. Dominasi pelet sebagai pakan satu-satunya pakan yang diberikan petani lele menja...
Kerentanan Jenis Tepung terhadap Infestasi Kumbang Tepung Merah (Tribolium castaneum Herbst) (Coleoptera: Tenebrionidae)
Kerentanan Jenis Tepung terhadap Infestasi Kumbang Tepung Merah (Tribolium castaneum Herbst) (Coleoptera: Tenebrionidae)
ABSTRACT Susceptibility of various flour types to the investation of red flour beetle ( Tribolium castaneum Herbst) (Coleoptera: Tenebrionidae) The research on the level of flour...
MENGHITUNG HPP BIBIT LELE DAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA PEMBIBITAN LELE DI KAMPUNG LELE DESA HANGTUAH KECAMATAN PERHENTIAN RAJA KABUPATER KAMPAR
MENGHITUNG HPP BIBIT LELE DAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA PEMBIBITAN LELE DI KAMPUNG LELE DESA HANGTUAH KECAMATAN PERHENTIAN RAJA KABUPATER KAMPAR
ABSTRAK
Ikan lele merupakan bagian dari salah satu komoditas air tawar yang sangat mudah dalam melakukan pengembangannya, ikan lele juga memiliki keistimewaan salah satu nya...
FORMULASI BEAN FLAKES TEPUNG KACANG HIJAU DAN TEPUNG KACANG KEDELAI SEBAGAI ALTERNATIF SARAPAN TINGGI PROTEIN TINGGI SERAT
FORMULASI BEAN FLAKES TEPUNG KACANG HIJAU DAN TEPUNG KACANG KEDELAI SEBAGAI ALTERNATIF SARAPAN TINGGI PROTEIN TINGGI SERAT
Salah satu upaya untuk membantu mewujudkan hidup yang lebih sehat, aktif, dan cerdas adalah dengan pemenuhan kebutuhan gizi dengan mengonsumsi sarapan yang kualitas sumber makanan ...
PENGARUH RASIO TEPUNG TAPIOKA TERHADAP KUALITAS PAKAN IKAN LELE
PENGARUH RASIO TEPUNG TAPIOKA TERHADAP KUALITAS PAKAN IKAN LELE
Pakan ikan memiliki peran penting dalam proses pertumbuhan ikan. Pertumbuhan ikan dapat maksimal apabila jumlah pakan, kualitas pakan dan kandungan nutrisi dalam pakan ikan terpenu...
Karakteristik Kimia dan Organoleptik Otak-Otak Ikan Ekor Kuning (Caesio erythrogaster) dengan Penambahan Tepung Tapioka dan Tepung Sagu
Karakteristik Kimia dan Organoleptik Otak-Otak Ikan Ekor Kuning (Caesio erythrogaster) dengan Penambahan Tepung Tapioka dan Tepung Sagu
Otak-otak ikan merupakan produk gel dari daging ikan yang dicampur dengan tapioka dan bumbu-bumbu seperti garam, gula, santan kental, bawang putih, bawang merah, dan lada. Ikan eko...
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
Udon Udon Substitusi Tepung Kacang Merah dan Tepung Tapioka
Udon Udon Substitusi Tepung Kacang Merah dan Tepung Tapioka
Meningkatnya konsumsi pangan berbasis tepung terigu di Indonesia menyebabkan ketergantungan yang tinggi terhadap impor gandum. Udon merupakan salah satu jenis mi Jepang berbahan da...

