Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Fenomena Dan Identitas Cadar: Memahami Cadar dalam Kajian Sejarah, Al-Qur’an, Hadis, dan Ijma’

View through CrossRef
Cadar merupakan suatu realitas yang problematis dan menjadi topik pembicaraan yang hangat, khususnya dalam kontek Indonesia. Perselisihan tersebut tidak jauh berkutat pada tataran identitas cadar sebagai sebuah budaya atau syariat agama Islam. Kasus tersebut tidak selesai pada perselisihan ideologis bahkan dalam beberapa kasus sampai pada perselisihan secara sosial, seperti stigma masyarakat tentang cadar yang diidentifikasi dalam satu gerakan/kelompok Islam tertentu, cadar sebagai fanomena keislaman yang murni, cadar sebagai identitas budaya Arab, dan bahkan bagian dari identitas budaya agama lain (selain Islam). Kemudian kajian tentang cadar dalam berbagai perspektif menjadi urgen dilakukan sebagai upaya mempertegas status cadar kaitannya dalam identitas budaya dan agama. Sehingga akan ditemukan identitas sebenarnya dan menyelesaikan berbagai perselisihan yang secara umum diakibatkan oleh perbedaan cara pandang dan pemahaman terhadap cadar tersebut. 
Title: Fenomena Dan Identitas Cadar: Memahami Cadar dalam Kajian Sejarah, Al-Qur’an, Hadis, dan Ijma’
Description:
Cadar merupakan suatu realitas yang problematis dan menjadi topik pembicaraan yang hangat, khususnya dalam kontek Indonesia.
Perselisihan tersebut tidak jauh berkutat pada tataran identitas cadar sebagai sebuah budaya atau syariat agama Islam.
Kasus tersebut tidak selesai pada perselisihan ideologis bahkan dalam beberapa kasus sampai pada perselisihan secara sosial, seperti stigma masyarakat tentang cadar yang diidentifikasi dalam satu gerakan/kelompok Islam tertentu, cadar sebagai fanomena keislaman yang murni, cadar sebagai identitas budaya Arab, dan bahkan bagian dari identitas budaya agama lain (selain Islam).
Kemudian kajian tentang cadar dalam berbagai perspektif menjadi urgen dilakukan sebagai upaya mempertegas status cadar kaitannya dalam identitas budaya dan agama.
Sehingga akan ditemukan identitas sebenarnya dan menyelesaikan berbagai perselisihan yang secara umum diakibatkan oleh perbedaan cara pandang dan pemahaman terhadap cadar tersebut.
 .

Related Results

PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
Metode Penelitian Fiqh al-Hadis
Metode Penelitian Fiqh al-Hadis
Hadis Nabi dalam hierarki sumber hukum Islam berada pada kedudukan kedua selepas al-Quran. Hadis berfungsi untuk menjelaskan, menafsirkan apa yang terkandung dalam al-Qur...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
<p>Artikel ini akan membahas tentang kontribusi Ali Mustafa Yaqub dalam dinamika kajian hadis di Indonesia. Ia adalah salah seorang pakar di bidang hadis. Hadis-hadis yang di...
IJMA’ SEBAGAI YURISPRUDENSI HUKUM ISLAM DALAM PANDANGAN IMAM HANAFI DAN IMAM SYAFI’I
IJMA’ SEBAGAI YURISPRUDENSI HUKUM ISLAM DALAM PANDANGAN IMAM HANAFI DAN IMAM SYAFI’I
Perbincangan (discourse) tentang ijma‟ menjadi sangat signifikan dan urgen, sebab pada segmen-segmen hukum tertentu masih banyak hal yang belum tersentuh oleh teks-teks al-Qur‟an d...
IJMA’ SEBAGAI YURISPRUDENSI HUKUM ISLAM DALAM PANDANGAN IMAM HANAFI DAN IMAM SYAFI’I
IJMA’ SEBAGAI YURISPRUDENSI HUKUM ISLAM DALAM PANDANGAN IMAM HANAFI DAN IMAM SYAFI’I
Perbincangan (discourse) tentang ijma‟ menjadi sangat signifikan dan urgen, sebab pada segmen-segmen hukum tertentu masih banyak hal yang belum tersentuh oleh teks-teks al-Qur‟an d...
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
Hadis disepakati sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur’an. Namun, untuk dapat menjadikannya sebagai dasar ajaran, hadis harus melewati uji naqd al-hadis dan fiqh al-hadi...

Back to Top