Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Eksplorasi Lanskap Linguistik: Potret Keberlangsungan Bahasa Lokal dalam Modernitas Area Wisata di Manokwari

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keberadaan bahasa-bahasa lokal di ruang publik area wisata Kota Manokwari dalam kerangka studi lanskap linguistik, Papua Barat. Seiring dengan perkembangan modernitas dan peningkatan sektor pariwisata, penggunaan bahasa di ruang publik mengalami perubahan yang signifikan. Studi ini berfokus pada distribusi bahasa di berbagai media publik seperti papan nama, spanduk, dan tanda peringatan untuk memahami kontestasi antara bahasa lokal (Hatam), bahasa nasional (Bahasa Indonesia), dan bahasa global (Bahasa Inggris). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi partisipatif dan dokumentasi fotografi, penelitian ini menemukan bahwa Bahasa Indonesia mendominasi lanskap linguistik di area wisata, sementara Bahasa Hatam cenderung terpinggirkan dan hanya bertahan dalam konteks tertentu seperti tanda peringatan atau larangan. Bahasa Inggris mulai muncul dalam beberapa elemen informasi wisata, menunjukkan adanya pengaruh globalisasi dalam sektor pariwisata. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa bahasa memiliki peran penting dalam menegaskan identitas budaya suatu daerah. Namun, keberlangsungan Bahasa Hatam di Manokwari menghadapi tantangan besar karena dominasi Bahasa Indonesia dan meningkatnya penggunaan Bahasa Inggris. Untuk menjaga eksistensi bahasa lokal, diperlukan kebijakan strategis dalam pelestarian bahasa, termasuk peningkatan visibilitas Bahasa Hatam di ruang publik wisata.
Title: Eksplorasi Lanskap Linguistik: Potret Keberlangsungan Bahasa Lokal dalam Modernitas Area Wisata di Manokwari
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keberadaan bahasa-bahasa lokal di ruang publik area wisata Kota Manokwari dalam kerangka studi lanskap linguistik, Papua Barat.
Seiring dengan perkembangan modernitas dan peningkatan sektor pariwisata, penggunaan bahasa di ruang publik mengalami perubahan yang signifikan.
Studi ini berfokus pada distribusi bahasa di berbagai media publik seperti papan nama, spanduk, dan tanda peringatan untuk memahami kontestasi antara bahasa lokal (Hatam), bahasa nasional (Bahasa Indonesia), dan bahasa global (Bahasa Inggris).
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi partisipatif dan dokumentasi fotografi, penelitian ini menemukan bahwa Bahasa Indonesia mendominasi lanskap linguistik di area wisata, sementara Bahasa Hatam cenderung terpinggirkan dan hanya bertahan dalam konteks tertentu seperti tanda peringatan atau larangan.
Bahasa Inggris mulai muncul dalam beberapa elemen informasi wisata, menunjukkan adanya pengaruh globalisasi dalam sektor pariwisata.
Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa bahasa memiliki peran penting dalam menegaskan identitas budaya suatu daerah.
Namun, keberlangsungan Bahasa Hatam di Manokwari menghadapi tantangan besar karena dominasi Bahasa Indonesia dan meningkatnya penggunaan Bahasa Inggris.
Untuk menjaga eksistensi bahasa lokal, diperlukan kebijakan strategis dalam pelestarian bahasa, termasuk peningkatan visibilitas Bahasa Hatam di ruang publik wisata.

Related Results

SIKAP BAHASA MASYARAKAT DESA WISATA BREM DALAM LANSKAP LINGUISTIK
SIKAP BAHASA MASYARAKAT DESA WISATA BREM DALAM LANSKAP LINGUISTIK
Desa Kaliabu merupakan desa di Kabupaten Madiun yang dicanangkan sebagai desa wisata. Hal itu berhubungan dengan potensi desa tersebut sebagai desa penghasil brem terbesar dan tert...
lanskap Linguistik WUJUD PERTARUNGAN MULTILINGUAL: Kajian Lanskap Linguistik
lanskap Linguistik WUJUD PERTARUNGAN MULTILINGUAL: Kajian Lanskap Linguistik
Bentangan linguistic yang tersaji di ruang publik selalu menarik perhatian. Banyak peristiwa yang dapat diungkap di balik penggunaan bahasa tersebut. Lanskap linguistik sebagai sal...
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Lanskap Linguistik ( LL) merujuk pada objek penggunaan bahasa di ruang publik. Menurut Landry and Bourhis (1997) yang termasuk dalam LL adalah bahasa di ruang-ruang publik seperti ...
LANSKAP SEBAGAI PROSES DAN PRODUK (LANSKAP BUDAYA, LANSKAP PERKOTAAN, DAN LANSKAP PERKOTAAN BERSEJARAH)
LANSKAP SEBAGAI PROSES DAN PRODUK (LANSKAP BUDAYA, LANSKAP PERKOTAAN, DAN LANSKAP PERKOTAAN BERSEJARAH)
Abstract: The etymological meaning of the word landscape needs to be studied as a basis for conducting further research. In the extension of this meaning, the semantics of landscap...
Efforts to Overcome Fishery Crime Regarding the Use of Explosive Materials
Efforts to Overcome Fishery Crime Regarding the Use of Explosive Materials
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya penanggulangan penangkapan ikan dengan   menggunakan bahan peledak  di wilayah  perairan Pulau Lemon manokwari dan mengetahui serta ...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...

Back to Top