Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

POSITIVE DEVIANCE GIZI PADA KELUARGA MISKIN DI DESA BARU, SAROLANGUN JAMBI

View through CrossRef
<p><strong><em>Objective</em></strong><em>: The purpose of this study was to analyze the positive deviance of nutrition among poor families in Village’s Baru, Sarolangun, Jambi. <strong>Methods</strong>: This study used a cross-sectional study design. This research was conducted in April until August, 2016. The sampling technique in this research is total sampling. The samples is all mothers who have children under five (24-60 months) from poor families in Village’s Baru, Sarolangun Jambi as many as 86 mothers. Determination of nutritional status using indicators of Weight for Age, which refers to the standard Kemenkes RI. The data of positive deviance, family and characteristics, taken using a questionnaire tools. The data collected was analyzed by univariate. <strong>Results</strong>: Univariate analysis showed that the positive deviance of infant feeding practice habits (91,9%), toddler's care (86,0%), toddler's hygiene (69,8%), utilization of health services (89,5%) categorized was good. </em></p><p>Keywords:<em> Nutrition, Poor Families, Positive Deviance</em></p><p><strong>Tujuan:</strong> Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis positive deviance gizi pada keluarga miskin di Desa Baru, Sarolangun Jambi. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Penenilitan ini telah dilaksanakan pada April sampai Agustus 2016. Teknik penelitian adalah total sampling. Sampel penelitian  adalah semua ibu yang memiliki balita (24-60 bulan) berasal dari keluarga miskin di Desa Baru, Kabupaten Sarolangun, Jambi sebanyak 86 ibu. Pengukuran status gizi menggunakan indikator Berat Badan menurut Umur (BB/U) berdasarkan indikator Kemenkes RI. Data positive deviance gizi, karakteristik keluarga menggunakan instrumen kuesioner. Data yang telah terkumpul dilakukan analisis secara univariat. <strong>Hasil: </strong>Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa positive deviance gizi kebiasaan pemberian makan (91,9%), pengasuhan balita (86,0%), kebersihan balita (69,8%), pemanfaatan fasilitas kesehatan (89,5%) tergolong baik.</p><p><strong>Kata Kunci</strong>: Gizi, Keluarga Miskin, Positive Deviance</p><p><em><br /></em></p>
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi - LLDIKTI - Wilayah X
Title: POSITIVE DEVIANCE GIZI PADA KELUARGA MISKIN DI DESA BARU, SAROLANGUN JAMBI
Description:
<p><strong><em>Objective</em></strong><em>: The purpose of this study was to analyze the positive deviance of nutrition among poor families in Village’s Baru, Sarolangun, Jambi.
<strong>Methods</strong>: This study used a cross-sectional study design.
This research was conducted in April until August, 2016.
The sampling technique in this research is total sampling.
The samples is all mothers who have children under five (24-60 months) from poor families in Village’s Baru, Sarolangun Jambi as many as 86 mothers.
Determination of nutritional status using indicators of Weight for Age, which refers to the standard Kemenkes RI.
The data of positive deviance, family and characteristics, taken using a questionnaire tools.
The data collected was analyzed by univariate.
<strong>Results</strong>: Univariate analysis showed that the positive deviance of infant feeding practice habits (91,9%), toddler's care (86,0%), toddler's hygiene (69,8%), utilization of health services (89,5%) categorized was good.
 </em></p><p>Keywords:<em> Nutrition, Poor Families, Positive Deviance</em></p><p><strong>Tujuan:</strong> Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis positive deviance gizi pada keluarga miskin di Desa Baru, Sarolangun Jambi.
<strong>Metode:</strong> Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study.
Penenilitan ini telah dilaksanakan pada April sampai Agustus 2016.
Teknik penelitian adalah total sampling.
Sampel penelitian  adalah semua ibu yang memiliki balita (24-60 bulan) berasal dari keluarga miskin di Desa Baru, Kabupaten Sarolangun, Jambi sebanyak 86 ibu.
Pengukuran status gizi menggunakan indikator Berat Badan menurut Umur (BB/U) berdasarkan indikator Kemenkes RI.
Data positive deviance gizi, karakteristik keluarga menggunakan instrumen kuesioner.
Data yang telah terkumpul dilakukan analisis secara univariat.
<strong>Hasil: </strong>Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa positive deviance gizi kebiasaan pemberian makan (91,9%), pengasuhan balita (86,0%), kebersihan balita (69,8%), pemanfaatan fasilitas kesehatan (89,5%) tergolong baik.
</p><p><strong>Kata Kunci</strong>: Gizi, Keluarga Miskin, Positive Deviance</p><p><em><br /></em></p>.

Related Results

PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT PADA SISWA SMA 2 SAROLANGUN KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI
PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT PADA SISWA SMA 2 SAROLANGUN KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI
PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT PADA SISWA SMA 2 SAROLANGUN KABUPATEN SAROLANGUN JAMBI   Erwinsyah Email : erwiensyah555@gmail.com Jurusan Keperawatan, S...
Analisis Strategi Pengembangan Hutan Kota Gunung Kembang Sarolangun Di Kabupaten Sarolangun
Analisis Strategi Pengembangan Hutan Kota Gunung Kembang Sarolangun Di Kabupaten Sarolangun
ABSTRACT The Gunung Kembang Sarolangun City Forest is located in the Sarolangun Regency Government Office Complex. The urban forest was originally a biodiversity park and is includ...
Fungsi Pelaku dan Lingkungan Tindakan dalam Cerita Rakyat Sarolangun
Fungsi Pelaku dan Lingkungan Tindakan dalam Cerita Rakyat Sarolangun
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menguraikan kondisi dan keadaan dari identifikasi aspek-aspek fungsi pelaku, dan lingkungan tindakan yang terdapat pada...
CANDI MUARO JAMBI : KAJIAN CERITA RAKYAT, ARKEOLOGI, DAN PARIWISATA
CANDI MUARO JAMBI : KAJIAN CERITA RAKYAT, ARKEOLOGI, DAN PARIWISATA
Abstract               Muaro Jambi Temple is a cultural heritage of the Buddhist era of the Malay kingdom which has value for the people of Muaro Jambi Village. From Muaro Jambi Te...
PERBEDAAN PENGETAHUAN GIZI, BODY IMAGE, ASUPAN ENERGI DAN STATUS GIZI PADA MAHASISWI GIZI DAN NON GIZI UNIVERSITAS DIPONEGORO
PERBEDAAN PENGETAHUAN GIZI, BODY IMAGE, ASUPAN ENERGI DAN STATUS GIZI PADA MAHASISWI GIZI DAN NON GIZI UNIVERSITAS DIPONEGORO
Latar Belakang: Sebesar 8.7% penduduk usia >18 tahun mengalami  gizi kurang. Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan gizi di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan utama. Pada...
GAMBARAN KEBIASAAN MEMBACA LABEL PANGAN BERDASARKAN STATUS GIZI MAHASISWA GIZI POLTEKKES KEMENKES BENGKULU TAHUN 2023
GAMBARAN KEBIASAAN MEMBACA LABEL PANGAN BERDASARKAN STATUS GIZI MAHASISWA GIZI POLTEKKES KEMENKES BENGKULU TAHUN 2023
ABSTRAK Label gizi merupakan informasi  yang ditujukan kepada  masyarakat untuk  memberikan  informasi terkait  manfaat  dan  kandungan gizi makanan dalam kemasan tersebut. Membac...
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN TINGKAT KECUKUPAN ZAT GIZI DENGAN STATUS GIZI
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN TINGKAT KECUKUPAN ZAT GIZI DENGAN STATUS GIZI
Salah satu faktor penting dalam mencapai derajat Kesehatan yang optimal yaitu dengan status gizi yang baik. Tingkat pengetahuan gizi mempengaruhi seseorang dalam memilih makanan. B...

Back to Top