Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Terapi Relaksasi Napas Dalam terhadap Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi
View through CrossRef
Hipertensi adalah suatu kondisi di mana pembuluh darah terus-menerus meningkatkan tekanan darah. Melalui teknik relaksasi dalam secara otomatis akan merangsang sistem saraf simpatis untuk menurunkan kadar zat ketokolamin yang mana ketokolamin adalah suatu zat yang dapat menyebabkan konstriksi pembuluh darah sehingga dapat menyebabkan meningkatnya tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan tekanan darah pasien hipertensi. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Wania SP1 Kabupaten Mimika, Papua pada bulan Februari – Maret 2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian quasy experimental pre test-post test with control group design yang merupakan pengelompokan anggota sampel dengan 2 kelompok yang terdiri dari 15 kelompok perlakuan dan 15 kelompok kontrol, dengan jumlah populasi 30 orang, kelompok perlakuan diberikan perlakukan dan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Tekanan darah ini akan di ukur menggunakan alat ukur seperti : lembar observasi, dan sphygnomanometer/ tensimeter digital. Hasil penelitian hipertensi kelompok perlakuan tekanan darah sistolik P=0,000 dan tekanan darah diastolik P=0,001 sedangkan kelompok kontrol tekanan darah sisolik P=0,059 dan tekanan darah diastolik P=0,192. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan tekanan darah. Diharapkan peneliti selanjutnya untuk memperbanyak populasi dan sampel menjadi lebih besar dan memperhatikan frekuensi pemberian terapi relaksasi nafas dalam.
Universitas Muslim Indonesia
Title: Pengaruh Terapi Relaksasi Napas Dalam terhadap Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi
Description:
Hipertensi adalah suatu kondisi di mana pembuluh darah terus-menerus meningkatkan tekanan darah.
Melalui teknik relaksasi dalam secara otomatis akan merangsang sistem saraf simpatis untuk menurunkan kadar zat ketokolamin yang mana ketokolamin adalah suatu zat yang dapat menyebabkan konstriksi pembuluh darah sehingga dapat menyebabkan meningkatnya tekanan darah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan tekanan darah pasien hipertensi.
Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Wania SP1 Kabupaten Mimika, Papua pada bulan Februari – Maret 2022.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian quasy experimental pre test-post test with control group design yang merupakan pengelompokan anggota sampel dengan 2 kelompok yang terdiri dari 15 kelompok perlakuan dan 15 kelompok kontrol, dengan jumlah populasi 30 orang, kelompok perlakuan diberikan perlakukan dan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan.
Tekanan darah ini akan di ukur menggunakan alat ukur seperti : lembar observasi, dan sphygnomanometer/ tensimeter digital.
Hasil penelitian hipertensi kelompok perlakuan tekanan darah sistolik P=0,000 dan tekanan darah diastolik P=0,001 sedangkan kelompok kontrol tekanan darah sisolik P=0,059 dan tekanan darah diastolik P=0,192.
Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan tekanan darah.
Diharapkan peneliti selanjutnya untuk memperbanyak populasi dan sampel menjadi lebih besar dan memperhatikan frekuensi pemberian terapi relaksasi nafas dalam.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia da...
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PEMAIN MUSIK DI SEKOLAH MUSIK TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PEMAIN MUSIK DI SEKOLAH MUSIK TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
Abstract: Blood pressureand pulse rateis very important in the health sectorin general, and particularly in the field of medicine, since the blood pressure and pulse rateis a facto...
Kombinasi Terapi Relaksasi Napas Dalam dan Musik Suara Alam Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi: Studi Kasus
Kombinasi Terapi Relaksasi Napas Dalam dan Musik Suara Alam Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi: Studi Kasus
Hipertensi pada lansia menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Hipertensi yang tidak diatasi dengan baik bisa menyebabkan komplikasi serius seperti kerusakan pada ginjal...
Efektivitas Pemberian Terapi Relaksasi Otot Progresif Dan Benson Pada Lansia Dengan Hipertensi
Efektivitas Pemberian Terapi Relaksasi Otot Progresif Dan Benson Pada Lansia Dengan Hipertensi
Pendahuluan: Penelitian ini bermula dari adanya angka kejadian hipertensi pada lansia masih tinggi. Peningkatan sensitifitas terhadap asupan natrium dan terjadinya penurunan elasti...
Pengaruh terapi relaksasi benson terhadap penurunan tekanan darah terhadap pasien hipertensi
Pengaruh terapi relaksasi benson terhadap penurunan tekanan darah terhadap pasien hipertensi
Latar belakang: Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah sistolik > 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik >90 mmHg. Prevalensi hipertensi meningkat dengan cepat dar...
Terapi Komplementer Rendam Kaki Air Jahe Hangat Untuk Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di Puskesmas Puu Weri Kabupaten Sumba Barat
Terapi Komplementer Rendam Kaki Air Jahe Hangat Untuk Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di Puskesmas Puu Weri Kabupaten Sumba Barat
Latar Belakang: Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik <140 mmHg dan diastolik <90 mmHg, kondisi ini adalah kondisi serius yang dikenal sebagai “the silent...

