Javascript must be enabled to continue!
RELASI SUAMI ISTRI DALAM PERSPEKTIF KAIDAH FIKIH DAN APLIKASINYA
View through CrossRef
Relasi suami istri dalam Islam merupakan fondasi utama bagi terciptanya keluarga yang harmonis, namun dalam praktiknya sering terjadi ketidakseimbangan antara hak dan kewajiban yang berujung pada konflik rumah tangga. Masalah ini menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai bagaimana kaidah-kaidah fikih dapat dijadikan pedoman dalam membangun hubungan suami istri yang adil dan maslahat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis relasi suami istri melalui perspektif kaidah fikih serta menemukan aplikasinya dalam kehidupan keluarga kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research), dengan sumber primer berupa kitab-kitab kaidah fikih klasik seperti al-Asybah wa al-Nazha’ir karya al-Suyuthi dan al-Manthur fi al-Qawa‘id al-Fiqhiyyah karya al-Zarkasyi, serta sumber sekunder berupa buku dan jurnal kontemporer tentang fikih keluarga. Analisis data dilakukan melalui content analysis dengan pendekatan deduktif-induktif, dari konsep kaidah fikih menuju penerapannya pada persoalan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaidah al-umūru bi maqāsidihā menekankan pentingnya niat mencapai sakinah, mawaddah, dan rahmah; kaidah al-masyaqqah tajlibut-taysīr memberi fleksibilitas dalam nafkah dan pembagian peran; kaidah adh-dhararu yuzāl menuntut penghapusan segala bentuk kekerasan dan bahaya dalam rumah tangga; dan kaidah al-‘ādah muhakkamah membuka ruang kesepakatan sesuai tradisi yang tidak bertentangan dengan syariat. Dengan demikian, penerapan kaidah fikih dapat menjadi solusi normatif sekaligus praktis dalam menciptakan relasi suami istri yang seimbang, adil, dan sesuai dengan maqashid al-shari‘ah.
Kata kunci: Relasi Suami Istri; Kaidah Fikih; Maqashid al-Shari‘ah; Nafkah;
Title: RELASI SUAMI ISTRI DALAM PERSPEKTIF KAIDAH FIKIH DAN APLIKASINYA
Description:
Relasi suami istri dalam Islam merupakan fondasi utama bagi terciptanya keluarga yang harmonis, namun dalam praktiknya sering terjadi ketidakseimbangan antara hak dan kewajiban yang berujung pada konflik rumah tangga.
Masalah ini menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai bagaimana kaidah-kaidah fikih dapat dijadikan pedoman dalam membangun hubungan suami istri yang adil dan maslahat.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis relasi suami istri melalui perspektif kaidah fikih serta menemukan aplikasinya dalam kehidupan keluarga kontemporer.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research), dengan sumber primer berupa kitab-kitab kaidah fikih klasik seperti al-Asybah wa al-Nazha’ir karya al-Suyuthi dan al-Manthur fi al-Qawa‘id al-Fiqhiyyah karya al-Zarkasyi, serta sumber sekunder berupa buku dan jurnal kontemporer tentang fikih keluarga.
Analisis data dilakukan melalui content analysis dengan pendekatan deduktif-induktif, dari konsep kaidah fikih menuju penerapannya pada persoalan rumah tangga.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaidah al-umūru bi maqāsidihā menekankan pentingnya niat mencapai sakinah, mawaddah, dan rahmah; kaidah al-masyaqqah tajlibut-taysīr memberi fleksibilitas dalam nafkah dan pembagian peran; kaidah adh-dhararu yuzāl menuntut penghapusan segala bentuk kekerasan dan bahaya dalam rumah tangga; dan kaidah al-‘ādah muhakkamah membuka ruang kesepakatan sesuai tradisi yang tidak bertentangan dengan syariat.
Dengan demikian, penerapan kaidah fikih dapat menjadi solusi normatif sekaligus praktis dalam menciptakan relasi suami istri yang seimbang, adil, dan sesuai dengan maqashid al-shari‘ah.
Kata kunci: Relasi Suami Istri; Kaidah Fikih; Maqashid al-Shari‘ah; Nafkah;.
Related Results
PENERAPAN KAIDAH FIQH DALAM FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL (DSN) TENTANG PERBANKAN SYARIAH
PENERAPAN KAIDAH FIQH DALAM FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL (DSN) TENTANG PERBANKAN SYARIAH
Tulisan ini menjelaskan tentang subtansi kaidah-kaidah fiqh dalam fatwa Dewan Syariah Nasional dan penerapan kaidah-kaidah fiqh dalam fatwa Dewan Syariah Nasional. Maka ada 96 fatw...
Metode Penerapan Dan Pengembangan Qowa`id Al-Ahkam
Metode Penerapan Dan Pengembangan Qowa`id Al-Ahkam
Walaupun sudah ada pengembangan dalam berbagai hal terkait hukum Islam, namun dalam bidang qawa`id al-ahkam (kaidah-kaidah hukum Islam) pengembangan itu belum begitu tampak. Pada...
PEMENUHAN NAFKAH ISTRI DAN ANAK OLEH SUAMI YANG MELAKSANAKAN KHURUJ DALAM PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM (Studi Pada Jama’ah Tabligh Kota Bandar Lampung)
PEMENUHAN NAFKAH ISTRI DAN ANAK OLEH SUAMI YANG MELAKSANAKAN KHURUJ DALAM PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM (Studi Pada Jama’ah Tabligh Kota Bandar Lampung)
Khuruj, yakni keluar dari rumah ke rumah, dari kampung satu ke kampung yang lain dan bahkan keluar negeri dengan tujuan untuk mendakwahkan agama. Konsep Khuruj dalam aplikasinya te...
Pengalaman Suami dengan Istri Kanker serviks
Pengalaman Suami dengan Istri Kanker serviks
Kanker adalah penyakit yang saat ini menjadi masalah kesehatan masyarakat, salah satunya adalah kanker serviks yang banyak menyebabkan kematian pada wanita didunia maupun di Indone...
Relevansi Qawā’id Fiqhiyyah dalam Merespons Persoalan Baru Hukum Ekonomi di Indonesia Perspektif DSN-MUI
Relevansi Qawā’id Fiqhiyyah dalam Merespons Persoalan Baru Hukum Ekonomi di Indonesia Perspektif DSN-MUI
Menurut jumhur ulama, kaidah-kaidah fikih (qawā’id fiqhiyyah) merupakan kunci berpikir dalam pengembangan dan seleksi hukum fikih. Dengan bantuan qawā’id fiqhiyyah semakin tampak ...
IMPLEMENTASI KEADILAN MENURUT PANDANGAN SUAMI ISTRI DALAM PERKAWINAN POLIGAMI DI KECAMATAN PRAYA TENGAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH
IMPLEMENTASI KEADILAN MENURUT PANDANGAN SUAMI ISTRI DALAM PERKAWINAN POLIGAMI DI KECAMATAN PRAYA TENGAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Keadilan merupakan pra-syarat sesorang dapat melakukan poligami. Bagi para pihak istri (perempuan), poligami yang dilakukan oleh suami adalah sebuah keterpaksaan. Dalam banyaknya k...
Memandikan Jenazah Suami yang Menzhihar Istri Sebelum Membayar Kafarat dalam Hukum Islam
Memandikan Jenazah Suami yang Menzhihar Istri Sebelum Membayar Kafarat dalam Hukum Islam
Pada umumnya suami ataupun istri yang meninggal dunia antara keduanya boleh saling memandikan jenazahnya. Berbeda halnya jika istri memandikan jenazah suami telah mengucapan lafazh...
Problematika Nusyuz Istri terhadap Suami: Studi Kasus Pasangan Suami – Istri Desa Pringsurat, Temanggung, Jawa Tengah
Problematika Nusyuz Istri terhadap Suami: Studi Kasus Pasangan Suami – Istri Desa Pringsurat, Temanggung, Jawa Tengah
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena nusyuz istri terhadap suami, dengan fokus pada studi kasus Desa Pringsurat, Temanggung, Jawa Tengah. Nusyuz, dalam konteks ini,...

