Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DEFRAGMENTASI STRUKTUR BERPIKIR SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA GEOMETRI BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT

View through CrossRef
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Perbedaan karakter individu juga mempengaruhi proses penyelesaian masalah, perbedaan tersebut diungkapkan oleh tipe kognitif yang dikenal dengan gaya kognitif. Siswa yang mempunyai ciri kognitif Field Independent adalah siswa yang mempunyai ciri-ciri tidak mudah dipengaruhi oleh lingkungannya, mandiri, mudah mengungkapkan permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan defragmentasi struktur berpikir siswa dengan gaya kognitif FI tinggi dan rendah dalam menyelesaikan masalah matematika geometri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-I SMPN 1 Sumbergempol yang berjumlah 6 siswa dari 31 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini antara lain 1) Siswa dengan gaya kognitif FI tinggi mengalami fragmentasi berupa konstruksi lubang, konstruksi semu, dan konstruksi mislogis. Defragmentasi struktur berpikir dilakukan melalui beberapa intervensi yaitu disekuilibrasi dan scaffolding dalam memahami masalah dan merencanakan strategi pemecahan masalah; disekuilibrasi, konflik kognitif, dan scaffolding dalam menjalankan strategi penyelesaian; serta disekuilibrasi dan scaffolding dalam mengkaji ulang pemecahan masalah, dan 2) Siswa dengan gaya kognitif FI rendah mengalami fragmentasi berupa lubang konstruksi dan konstruksi semu. Defragmentasi struktur berpikir dilakukan melalui beberapa intervensi yaitu disekuilibrasi, konflik kognitif, dan scaffolding dalam memahami masalah; disekuilibrasi dan scaffolding dalam perencanaan strategi pemukiman; disekuilibrasi, konflik kognitif, dan scaffolding dalam menerapkan strategi penyelesaian dan mengkaji ulang pemecahan masalah.
Title: DEFRAGMENTASI STRUKTUR BERPIKIR SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA GEOMETRI BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT
Description:
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika.
Perbedaan karakter individu juga mempengaruhi proses penyelesaian masalah, perbedaan tersebut diungkapkan oleh tipe kognitif yang dikenal dengan gaya kognitif.
Siswa yang mempunyai ciri kognitif Field Independent adalah siswa yang mempunyai ciri-ciri tidak mudah dipengaruhi oleh lingkungannya, mandiri, mudah mengungkapkan permasalahan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan defragmentasi struktur berpikir siswa dengan gaya kognitif FI tinggi dan rendah dalam menyelesaikan masalah matematika geometri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.
Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-I SMPN 1 Sumbergempol yang berjumlah 6 siswa dari 31 siswa.
Metode pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara.
Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini antara lain 1) Siswa dengan gaya kognitif FI tinggi mengalami fragmentasi berupa konstruksi lubang, konstruksi semu, dan konstruksi mislogis.
Defragmentasi struktur berpikir dilakukan melalui beberapa intervensi yaitu disekuilibrasi dan scaffolding dalam memahami masalah dan merencanakan strategi pemecahan masalah; disekuilibrasi, konflik kognitif, dan scaffolding dalam menjalankan strategi penyelesaian; serta disekuilibrasi dan scaffolding dalam mengkaji ulang pemecahan masalah, dan 2) Siswa dengan gaya kognitif FI rendah mengalami fragmentasi berupa lubang konstruksi dan konstruksi semu.
Defragmentasi struktur berpikir dilakukan melalui beberapa intervensi yaitu disekuilibrasi, konflik kognitif, dan scaffolding dalam memahami masalah; disekuilibrasi dan scaffolding dalam perencanaan strategi pemukiman; disekuilibrasi, konflik kognitif, dan scaffolding dalam menerapkan strategi penyelesaian dan mengkaji ulang pemecahan masalah.

Related Results

PROFIL BERPIKIR ANALITIK SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF SISTEMATIS DAN INTUITIF
PROFIL BERPIKIR ANALITIK SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF SISTEMATIS DAN INTUITIF
Berpikir analitik adalah jenis berpikir tingkat tinggi yang didefinisikan sebagai kemampuan memeriksadengan teliti, memilah-milah dan mengidentifikasi bagian-bagian pokok dari suat...
ANALISIS BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF
ANALISIS BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif. Penelitian ini merupakan jenis peneliti...
Analisis Proses Dynamic Thinking dalam Menyelesaikan Soal Geometri Analitik Ruang
Analisis Proses Dynamic Thinking dalam Menyelesaikan Soal Geometri Analitik Ruang
Geometri dipelajari oleh siswa SD, SMP, dan SMA, tidak terkecuali juga mahasiswa calon guru matematika. Sejarah matematika mengungkapkan cara berpikir dinamis yang mendasari konsep...
Analisis Miskonsepsi Matematika Siswa Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Independent
Analisis Miskonsepsi Matematika Siswa Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Independent
Penelitian iniĀ  bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi matematika siswa bedasarkan gaya kognitif field independent. Penentuan siswa pada penelitian ini menggunakan metode purposive...
Kemampuan Literasi Matematika Siswa Kelas VIII Ditinjau dari Gaya Kognitif
Kemampuan Literasi Matematika Siswa Kelas VIII Ditinjau dari Gaya Kognitif
Kemampuan literasi matematika memiliki peran penting dalam kehidupan modern, dimana setiap individu diharapkan dapat memanfaatkan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan masalah...
Analisis Pemecahan Masalah Matematika Higher Order Thinking Ditinjau Dari Gaya Kognitif Siswa
Analisis Pemecahan Masalah Matematika Higher Order Thinking Ditinjau Dari Gaya Kognitif Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemecahan masalah Higher Order Thinking yang ditinjau dari gaya kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penel...
Analisis Berpikir Kritis Siswa Berdasarkan Gaya Kognitif dalam Menyelesaikan Masalah
Analisis Berpikir Kritis Siswa Berdasarkan Gaya Kognitif dalam Menyelesaikan Masalah
Kemampuan berpikir terutama berpikir kritis yang melibatkan kognitif seseorang sangat berpengaruh dalam menyelesaikan masalah pada abad 21. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki...

Back to Top