Javascript must be enabled to continue!
PROFIL BERPIKIR ANALITIK SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF SISTEMATIS DAN INTUITIF
View through CrossRef
Berpikir analitik adalah jenis berpikir tingkat tinggi yang didefinisikan sebagai kemampuan memeriksadengan teliti, memilah-milah dan mengidentifikasi bagian-bagian pokok dari suatu masalah untukmemahami bagaimana bagian-bagian tersebut saling terkait dan membentuk suatu solusi atau kesimpulanyang logis. Dalam memecahkan masalah matematika setiap siswa mempunyai cara penyelesaian yangberbeda. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah gaya kognitif. Gaya kognitif yang digunakandalam penelitian ini adalah gaya kognitif sistematis dan intuitif. Alasan peneliti memilih gaya kognitifsistematis dan intuitif karena kedua gaya kognitif tersebut sama-sama mengacu pada kecenderungan untukmenganalisis suatu situasi atau informasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yangbertujuan untuk mendeskripsikan profil berpikir analitik siswa SMP dalam memecahkan masalahmatematika berdasarkan gaya kognitif sistematis dan intuitif. Teknik pengumpulan data denganmenggunakan tes gaya kognitif (TGK), tes pemecahan masalah matematika (TPMM), dan wawancara.Subjek dalam penelitian ini adalah satu siswa dengan gaya kognitif sistematis dan satu siswa dengan gayakognitif intuitif. Dari hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa siswa bergaya kognitifsistematis dapat mengalami berpikir analitik dalam memecahkan masalah matematika yaitu pada tahapmemahami masalah siswa mengalami aktivitas berpikir analitik membedakan, mengorganisasi, danmemberikan atribut, pada tahap membuat dan melaksanakan rencana siswa mengalami aktivitas berpikiranalitik mengorganisasi dan memberikan atribut, cara yang digunakan terstruktur dan dalam menyelesaikanmasalah sesuai dengan langkah-demi-langkah yang telah disusun, pada tahap melihat kembali siswamengalami aktivitas berpikir analitik memberikan atribut. Siswa bergaya kognitif intuitif juga dapatmengalami berpikir analitik dalam memecahkan masalah yaitu pada tahap memahami masalah siswamengalami aktivitas berpikir analitik membedakan, mengorganisasi, dan memberikan atribut, pada tahapmembuat dan melaksanakan rencana siswa mengalami aktivitas berpikir analitik mengorganisasi danmemberikan atribut, dalam menyelesaikan masalah menggunakan urutan langkah-langkah yang tidak dapatdiprediksi karena siswa melakukan cara coba-coba atau trial and error, pada tahap melihat kembali siswamengalami aktivitas berpikir analitik memberikan atribut.
Title: PROFIL BERPIKIR ANALITIK SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF SISTEMATIS DAN INTUITIF
Description:
Berpikir analitik adalah jenis berpikir tingkat tinggi yang didefinisikan sebagai kemampuan memeriksadengan teliti, memilah-milah dan mengidentifikasi bagian-bagian pokok dari suatu masalah untukmemahami bagaimana bagian-bagian tersebut saling terkait dan membentuk suatu solusi atau kesimpulanyang logis.
Dalam memecahkan masalah matematika setiap siswa mempunyai cara penyelesaian yangberbeda.
Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah gaya kognitif.
Gaya kognitif yang digunakandalam penelitian ini adalah gaya kognitif sistematis dan intuitif.
Alasan peneliti memilih gaya kognitifsistematis dan intuitif karena kedua gaya kognitif tersebut sama-sama mengacu pada kecenderungan untukmenganalisis suatu situasi atau informasi.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yangbertujuan untuk mendeskripsikan profil berpikir analitik siswa SMP dalam memecahkan masalahmatematika berdasarkan gaya kognitif sistematis dan intuitif.
Teknik pengumpulan data denganmenggunakan tes gaya kognitif (TGK), tes pemecahan masalah matematika (TPMM), dan wawancara.
Subjek dalam penelitian ini adalah satu siswa dengan gaya kognitif sistematis dan satu siswa dengan gayakognitif intuitif.
Dari hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa siswa bergaya kognitifsistematis dapat mengalami berpikir analitik dalam memecahkan masalah matematika yaitu pada tahapmemahami masalah siswa mengalami aktivitas berpikir analitik membedakan, mengorganisasi, danmemberikan atribut, pada tahap membuat dan melaksanakan rencana siswa mengalami aktivitas berpikiranalitik mengorganisasi dan memberikan atribut, cara yang digunakan terstruktur dan dalam menyelesaikanmasalah sesuai dengan langkah-demi-langkah yang telah disusun, pada tahap melihat kembali siswamengalami aktivitas berpikir analitik memberikan atribut.
Siswa bergaya kognitif intuitif juga dapatmengalami berpikir analitik dalam memecahkan masalah yaitu pada tahap memahami masalah siswamengalami aktivitas berpikir analitik membedakan, mengorganisasi, dan memberikan atribut, pada tahapmembuat dan melaksanakan rencana siswa mengalami aktivitas berpikir analitik mengorganisasi danmemberikan atribut, dalam menyelesaikan masalah menggunakan urutan langkah-langkah yang tidak dapatdiprediksi karena siswa melakukan cara coba-coba atau trial and error, pada tahap melihat kembali siswamengalami aktivitas berpikir analitik memberikan atribut.
Related Results
PROFIL KOMUNIKASI MATEMATIKA TULIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT DAN FIELD INDEPENDENT
PROFIL KOMUNIKASI MATEMATIKA TULIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT DAN FIELD INDEPENDENT
Kompetensi komunikasi siswa haruslah menjadi fokus utama guru karena termasuk dalam salah satu tujuan kurikulum 2013 dalam pembelajaran matematika. Komunikasi berperan penting dala...
KEMAMPUAN LITERASI STATISTIS SISWA SMA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISTEMATIS DAN INTUITIF
KEMAMPUAN LITERASI STATISTIS SISWA SMA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISTEMATIS DAN INTUITIF
Kemampuan seseorang dalam memahami, menginterpretasi, mengevaluasi, dan mengomunikasikan data atau statistik disebut sebagai kemampuan literasi statistis yang dapat dipengaruhi ole...
DEFRAGMENTASI STRUKTUR BERPIKIR SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA GEOMETRI BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT
DEFRAGMENTASI STRUKTUR BERPIKIR SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA GEOMETRI BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Perbedaan karakter individu juga mempengaruhi proses penyelesaian masalah, perb...
ANALISIS BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF
ANALISIS BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif. Penelitian ini merupakan jenis peneliti...
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....
Kemampuan Literasi Matematika Siswa Kelas VIII Ditinjau dari Gaya Kognitif
Kemampuan Literasi Matematika Siswa Kelas VIII Ditinjau dari Gaya Kognitif
Kemampuan literasi matematika memiliki peran penting dalam kehidupan modern, dimana setiap individu diharapkan dapat memanfaatkan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan masalah...
Pentingnya kemampuan literasi matematika dalam pembelajaran matematika
Pentingnya kemampuan literasi matematika dalam pembelajaran matematika
Untuk menyelesaikan suatu masalah dalam matematika diperlukan literasi matematika. Literasi matematika merupakan kapasitas untuk memformulasikan, menafsirkan dan menjabarkan matema...
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DAN JENIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DAN JENIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) menjelaskan perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran pemecahan masalah dengan siswa...

