Javascript must be enabled to continue!
BAHASA BANTIK DALAM TARIAN TRADISIONAL MAHAMBA DI KECAMATAN MALALAYANG MANADO
View through CrossRef
Tarian Mahamba adalah salah satu tarian tradisional masyarakat Bantik, khususnya Malalayang, yang dipentaskan dalam bentuk tari/gerak dan lagu. Penelitian ini khusus pada bahasa yang ada dalam tarian ini mulai dari kostum lagu/nyanyian.Salah satu cara mentransmisi suatu kebudayaan yaitu lewat bahasa. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan peranan bahasa dalam tarian tradisional mahamba, (2) mengidentifikasi aspek-aspek bahasa dan pola pikir masyarakat Malalayang lewat tarian tradisional Mahamba, (3) menguraikan kegunaan pemakaian bahasa daerah Bantik dalam tarian tradisional Mahamba di Kecamatan Malalayang sampai saat ini.Adapun penelitian ini dilaksanakan di kecamatan Malalayang. Data dikumpulkan lewat teknik observasi partisipasi dan wawancara terbuka, seperti yang dikemukakan oleh Spradley (1979) dengan mengemukakan sejumlah pertanyaan deskriptif. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dirangkum dari pertanyaan pokok/inti, khusus, meminta contoh atau yang menyangkut pengalaman yang dilihat dari informan atau dari orang lain. Disamping itu data yang terkumpul dianalisis dengan memakai teori yang dikemukakan oleh Casson (1981) yaitu analisis klasifikasi taksonomi yang meliputi analisis kategori dan polisemi. Aspek kategori meliputi unsur gramatikal dan leksikal.Untuk memaparkan hasil data,oenulis menggunakan metode deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa di balik ungkapan-ungkapan bahasa terdapat nilai dan makna sosial budaya yang mempengaruhi pola pikir dan tingkah laku masyarakat Bantik yang ada di Kecamatan Malalayang. Ungkapan-ungkapan bahasa tersebut ada yang berbentuk kata, frase, kalimat dan wacana. Besarnya peranan bahasa disebabkan oleh anggapan bahwa bahasa itu memiliki kekuatan gaib, apabila diucapkan memberikan hasil sesuai dengan yang diinginkan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat di Kecamatan Malalayang menghargai bahasa daerahnya sehingga istilah-istilah bahasa Bantik tetap dipakai dalam tarian Mahamba (mulai dari kostum, pengiring lagu/nyanyian).
Title: BAHASA BANTIK DALAM TARIAN TRADISIONAL MAHAMBA DI KECAMATAN MALALAYANG MANADO
Description:
Tarian Mahamba adalah salah satu tarian tradisional masyarakat Bantik, khususnya Malalayang, yang dipentaskan dalam bentuk tari/gerak dan lagu.
Penelitian ini khusus pada bahasa yang ada dalam tarian ini mulai dari kostum lagu/nyanyian.
Salah satu cara mentransmisi suatu kebudayaan yaitu lewat bahasa.
Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan peranan bahasa dalam tarian tradisional mahamba, (2) mengidentifikasi aspek-aspek bahasa dan pola pikir masyarakat Malalayang lewat tarian tradisional Mahamba, (3) menguraikan kegunaan pemakaian bahasa daerah Bantik dalam tarian tradisional Mahamba di Kecamatan Malalayang sampai saat ini.
Adapun penelitian ini dilaksanakan di kecamatan Malalayang.
Data dikumpulkan lewat teknik observasi partisipasi dan wawancara terbuka, seperti yang dikemukakan oleh Spradley (1979) dengan mengemukakan sejumlah pertanyaan deskriptif.
Pertanyaan-pertanyaan tersebut dirangkum dari pertanyaan pokok/inti, khusus, meminta contoh atau yang menyangkut pengalaman yang dilihat dari informan atau dari orang lain.
Disamping itu data yang terkumpul dianalisis dengan memakai teori yang dikemukakan oleh Casson (1981) yaitu analisis klasifikasi taksonomi yang meliputi analisis kategori dan polisemi.
Aspek kategori meliputi unsur gramatikal dan leksikal.
Untuk memaparkan hasil data,oenulis menggunakan metode deskriptif.
Hasil analisis menunjukkan bahwa di balik ungkapan-ungkapan bahasa terdapat nilai dan makna sosial budaya yang mempengaruhi pola pikir dan tingkah laku masyarakat Bantik yang ada di Kecamatan Malalayang.
Ungkapan-ungkapan bahasa tersebut ada yang berbentuk kata, frase, kalimat dan wacana.
Besarnya peranan bahasa disebabkan oleh anggapan bahwa bahasa itu memiliki kekuatan gaib, apabila diucapkan memberikan hasil sesuai dengan yang diinginkan.
Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat di Kecamatan Malalayang menghargai bahasa daerahnya sehingga istilah-istilah bahasa Bantik tetap dipakai dalam tarian Mahamba (mulai dari kostum, pengiring lagu/nyanyian).
.
Related Results
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik adalah salah satu cabang ilmu dalam bidang linguistik terapan yang mempelajari keterkaitan antara aspek sosial dan psikologis dalam proses penggunaan dan pema...
Tinjauan Teologis tentang Tarian dan Manfaatnya bagi Pertumbuhan Rohani
Tinjauan Teologis tentang Tarian dan Manfaatnya bagi Pertumbuhan Rohani
Dance is strongly connected to life, freedom, salvation, restoration and victory over the enemies. The Bible uses the word dance for the first time in the verse when Miriam took he...
Maritime Culture of Bantik Ethnic Group From North Sulawesi, Indonesia
Maritime Culture of Bantik Ethnic Group From North Sulawesi, Indonesia
Indonesia is well known as an archipelagic country on the equator with a huge population and diverse cultures where up to 70% of its area constitutes a maritime continent. This stu...
TARIAN SAJOMOANE
TARIAN SAJOMOANE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan makna simbolik dan nili-nilai yang terkandung didalam tarian sajomoane.Untuk menganalisis data dalam penelitian ini me...
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Lanskap Linguistik ( LL) merujuk pada objek penggunaan bahasa di ruang publik. Menurut Landry and Bourhis (1997) yang termasuk dalam LL adalah bahasa di ruang-ruang publik seperti ...
Penggunaan Bahasa Sunda Pada Pembelajaran Bahasa Inggris
Penggunaan Bahasa Sunda Pada Pembelajaran Bahasa Inggris
ABSTRAK Bahasa Sunda merupakan bahasa pertama masyarakat Jawa Barat dan tidak sedikit orang yang menggunakan bahasa sunda diberbagai aspek kehidupan, salah satunya dalam pendidikan...
KARAKTERISTIK ERITROSIT PADA PASIEN ANAK DENGAN INFEKSI VIRUS DENGUE DI MANADO
KARAKTERISTIK ERITROSIT PADA PASIEN ANAK DENGAN INFEKSI VIRUS DENGUE DI MANADO
Abstract: Dengue infection is a kind of viral infectious disease that can cause death. There are several hematological abnormalities frequently found in dengue infection, as follow...
PENGARUH KONSUMSI APEL (Pyrus malus) TERHADAP INDEKS DEBRIS PADA ANAK USIA 9 TAHUN DI SD KATOLIK ST. THERESIA MALALAYANG
PENGARUH KONSUMSI APEL (Pyrus malus) TERHADAP INDEKS DEBRIS PADA ANAK USIA 9 TAHUN DI SD KATOLIK ST. THERESIA MALALAYANG
Absract: Oral hygiene andpoor food consumption patterns can lead to dental caries. One of the contributing factors that cause dental caries is debris or remnants of food stuck in t...

