Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TARIAN SAJOMOANE

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan makna simbolik dan nili-nilai yang terkandung didalam tarian sajomoane.Untuk menganalisis data dalam penelitian ini menggunakan teori interpretasi simbolik Clifford Geertz. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik penelitian lapangan (field work) dengan menggunakan dua (2) metode yaitu pengamatan (observation) dan wawancara mendalam (indeepth interview). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan menggunakan metode etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tarian sajomoane adalah tarian “sakral” dan merupakan tarian perang olehnya itu tarian ini dimainkan oleh kaum laki-laki yang sehat bugar dan tubuhnya kuat dan kekar.Tarian ini merupakan penjemputan yaitu diperuntukan atau dipersembahkan untuk menjemput tamu-tamu terhormat atau tamu-tamu kerajaan. Adapun makna simbol yang terkandung dalam tarian sajomoane seperti gerakan persiapan pasukan sebagai gerakan awal dalam tarian bermakna menggambarkan keadaan dan kesiapan pasukan untuk melakukan pengintaian terhadap musuh. Selanjutnya gerakan pengintaian musuh oleh pasukan gerakan yang dilakukan yaitu penari masuki area atau lapangan dengan berlari-lari, dan mengancungkan parang keatas dan membentuk formasi barisan empat banjar yang diiringi oleh tabuhan gong bemakna menggambarkan pasukan yang telah melaksanakan pengintaian dan bersiap melaporkan hasil pengintaian tesebut kepada komandan atau pimpinan pasukan utama. Nilai dalam tarian sajomoane yaitu nilai estetika, nilai budaya, dan nilai pendidikan.
Title: TARIAN SAJOMOANE
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan makna simbolik dan nili-nilai yang terkandung didalam tarian sajomoane.
Untuk menganalisis data dalam penelitian ini menggunakan teori interpretasi simbolik Clifford Geertz.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik penelitian lapangan (field work) dengan menggunakan dua (2) metode yaitu pengamatan (observation) dan wawancara mendalam (indeepth interview).
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan menggunakan metode etnografi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tarian sajomoane adalah tarian “sakral” dan merupakan tarian perang olehnya itu tarian ini dimainkan oleh kaum laki-laki yang sehat bugar dan tubuhnya kuat dan kekar.
Tarian ini merupakan penjemputan yaitu diperuntukan atau dipersembahkan untuk menjemput tamu-tamu terhormat atau tamu-tamu kerajaan.
Adapun makna simbol yang terkandung dalam tarian sajomoane seperti gerakan persiapan pasukan sebagai gerakan awal dalam tarian bermakna menggambarkan keadaan dan kesiapan pasukan untuk melakukan pengintaian terhadap musuh.
Selanjutnya gerakan pengintaian musuh oleh pasukan gerakan yang dilakukan yaitu penari masuki area atau lapangan dengan berlari-lari, dan mengancungkan parang keatas dan membentuk formasi barisan empat banjar yang diiringi oleh tabuhan gong bemakna menggambarkan pasukan yang telah melaksanakan pengintaian dan bersiap melaporkan hasil pengintaian tesebut kepada komandan atau pimpinan pasukan utama.
Nilai dalam tarian sajomoane yaitu nilai estetika, nilai budaya, dan nilai pendidikan.

Related Results

Tinjauan Teologis tentang Tarian dan Manfaatnya bagi Pertumbuhan Rohani
Tinjauan Teologis tentang Tarian dan Manfaatnya bagi Pertumbuhan Rohani
Dance is strongly connected to life, freedom, salvation, restoration and victory over the enemies. The Bible uses the word dance for the first time in the verse when Miriam took he...
Memasyarakatkan Tarian Wisisi: Sebuah Upaya Mengolahragakan Masyarakat Melalui Kearifan Lokal Papua
Memasyarakatkan Tarian Wisisi: Sebuah Upaya Mengolahragakan Masyarakat Melalui Kearifan Lokal Papua
Papua memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dan salah satunya adalah tarian wasisi. Namun, seiring kemajuan jaman atau modernisasi, pengetahuan masyarakat tentang tarian ini sem...
Kostum Tarian Topeng Ireng Kabupaten Magelang Menurut Perspektif Semiotika Charles Sanders Pierce
Kostum Tarian Topeng Ireng Kabupaten Magelang Menurut Perspektif Semiotika Charles Sanders Pierce
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dari kostum tarian Topeng Ireng. Tarian Topeng Ireng merupakan salah satu kesenian asli daerah Kabupaten Magelang yang masih berkemb...
BAHASA BANTIK DALAM TARIAN TRADISIONAL MAHAMBA DI KECAMATAN MALALAYANG MANADO
BAHASA BANTIK DALAM TARIAN TRADISIONAL MAHAMBA DI KECAMATAN MALALAYANG MANADO
Tarian Mahamba adalah salah satu tarian tradisional masyarakat Bantik, khususnya Malalayang, yang dipentaskan dalam bentuk tari/gerak dan lagu. Penelitian ini khusus pada bahasa ya...
TARIAN DADAS DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN ANAK PADA SANGGAR IGAL JUE PALANGKA RAYA
TARIAN DADAS DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN ANAK PADA SANGGAR IGAL JUE PALANGKA RAYA
Problems discussed by Dadas Dance in Forming Disciplinary Character of Children in Jgal Palangka Raya Studio Igal. This study aims to determine the Dadas Dance in the Formation of ...
Batasan Tarian dalam Majlis Maulud
Batasan Tarian dalam Majlis Maulud
Syara' do not forbid a person to express his excitement, especially when the excitement is indeed instructed by Syara' as grateful to the birth of Prophet Muhammad s.a.w. Some of t...
PESAN DALAM TARIAN TOPENG PANJI CIREBON
PESAN DALAM TARIAN TOPENG PANJI CIREBON
Topeng Panji Cirebon merupakan jenis topeng yang ditarikan di awal pertunjukan,   namun   paling   sulit   ditarikan.   Gerak   dan   musiknya   sangat berlawanan. Gerak yang banya...
CULTURE STUDIES DALAM NOVEL TARIAN BUMI KARYA OKA RUSMINI
CULTURE STUDIES DALAM NOVEL TARIAN BUMI KARYA OKA RUSMINI
This study aims to examine the existing culture in the novel Tarian Bumi. In conducting this research the researcher used a qualitative descriptive method. Qualitative method means...

Back to Top