Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KARAKTERISTIK KASUS PADA VISUM ET REPERTUM DENGAN DUGAAN KEKERASAN SEKSUAL DI RSUP SANGLAH DENPASAR

View through CrossRef
Kekerasan seksual merupakan kejahatan yang dapat ditemukan di seluruh dunia, pada tiap tingkatan masyarakat dan tidak memandang usia. Salah satu komponen penting dalam pengungkapan kasus kekerasan seksual adalah visum et repertum. Visum et repertum (VeR) adalah suatu keterangan tertulis yang dibuat berdasarkan permintaan penyidik memuat segala sesuatu yang dilihat dan ditemukan dalam pemeriksaan sesuai dengan keilmuannya sebaik-baiknya untuk kepentingan peradilan dengan mengingat sumpah ketika menerima jabatan. Dokter sebagai pihak yang mengetahui tubuh manusia memiliki peran dalam pembuatan VeR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik permintaan VeR kasus dengan dugaan kekerasan seksual di RSUP Sanglah Denpasar berdasarkan umur, hubungan korban dengan pelaku, tempat kejadian, temuan pada pemeriksaan fisik, keadaan selaput dara dan riwayat berhubungan seksual sebelumnya. Penelitian ini merupakan penelitian survei deskriptif dengan sampel penelitian adalah rekam medis pasien yang membawa permintaan VeR kasus dengan dugaan kekerasan seksual di RSUP Sanglah Denpasar dari 1 Januari 2014 sampai 31 Desember 2015. Dalam kurun waktu 2 tahun, didapatkan permintaan VeR kasus dengan dugaan kekerasan seksual ke RSUP Sanglah Denpasar sebanyak 113 kasus, hanya 93 kasus yang diteliti. Persentase terbanyak, berdasarkan umur 17-25 (25,8%), hubungan dengan pelaku adalah pacar (52,7%), tempat kejadian di rumah kost (32,3%), pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya perlukaan hanya pada alat kelamin (72,0%), keadaan selaput dara didapatkan robekan lama (73,1%), dan sebagian besar korban sudah pernah berhubungan seksual sebelumnya (73,1%).
Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Palangka Raya
Title: KARAKTERISTIK KASUS PADA VISUM ET REPERTUM DENGAN DUGAAN KEKERASAN SEKSUAL DI RSUP SANGLAH DENPASAR
Description:
Kekerasan seksual merupakan kejahatan yang dapat ditemukan di seluruh dunia, pada tiap tingkatan masyarakat dan tidak memandang usia.
Salah satu komponen penting dalam pengungkapan kasus kekerasan seksual adalah visum et repertum.
Visum et repertum (VeR) adalah suatu keterangan tertulis yang dibuat berdasarkan permintaan penyidik memuat segala sesuatu yang dilihat dan ditemukan dalam pemeriksaan sesuai dengan keilmuannya sebaik-baiknya untuk kepentingan peradilan dengan mengingat sumpah ketika menerima jabatan.
Dokter sebagai pihak yang mengetahui tubuh manusia memiliki peran dalam pembuatan VeR.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik permintaan VeR kasus dengan dugaan kekerasan seksual di RSUP Sanglah Denpasar berdasarkan umur, hubungan korban dengan pelaku, tempat kejadian, temuan pada pemeriksaan fisik, keadaan selaput dara dan riwayat berhubungan seksual sebelumnya.
Penelitian ini merupakan penelitian survei deskriptif dengan sampel penelitian adalah rekam medis pasien yang membawa permintaan VeR kasus dengan dugaan kekerasan seksual di RSUP Sanglah Denpasar dari 1 Januari 2014 sampai 31 Desember 2015.
Dalam kurun waktu 2 tahun, didapatkan permintaan VeR kasus dengan dugaan kekerasan seksual ke RSUP Sanglah Denpasar sebanyak 113 kasus, hanya 93 kasus yang diteliti.
Persentase terbanyak, berdasarkan umur 17-25 (25,8%), hubungan dengan pelaku adalah pacar (52,7%), tempat kejadian di rumah kost (32,3%), pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya perlukaan hanya pada alat kelamin (72,0%), keadaan selaput dara didapatkan robekan lama (73,1%), dan sebagian besar korban sudah pernah berhubungan seksual sebelumnya (73,1%).

Related Results

KEKUATAN ALAT BUKTI VISUM ET REPERTUM DALAM MENJATUHKAN PIDANA TERHADAP PELAKU PENCABULAN ANAK (STUDI KASUS NOMOR 123/PID.SUS/2020/PNOLM)
KEKUATAN ALAT BUKTI VISUM ET REPERTUM DALAM MENJATUHKAN PIDANA TERHADAP PELAKU PENCABULAN ANAK (STUDI KASUS NOMOR 123/PID.SUS/2020/PNOLM)
“Visum et repertum is an important piece of evidence in the criminal justice system, especially in cases of child sexual abuse. This study examines the strength of visum et repertu...
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Berbagai motif kejahatan seksual berkembang dalam dua dekade ini. Berkembangnya teknologi informasi serta arus globalisasi menambah kembali deretan modus operandi baru dalam kejaha...
Keberadaan Visum Et Reepertum Dalam Proses Peradilan Kasus Penganiayaan Keputusan Pengadilan Nomor 85/Pid.B/2022/Pn Semarang
Keberadaan Visum Et Reepertum Dalam Proses Peradilan Kasus Penganiayaan Keputusan Pengadilan Nomor 85/Pid.B/2022/Pn Semarang
. Hukum pidana adalah salah satu alternatif dalam menyelesaiakn masyarakat dalam menghadapi permasalahan yang menyangkut hak asasi manusia. Hukuman pidana itu sendiri harus adanya ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI KALANGAN PELAJAR
PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI KALANGAN PELAJAR
Kekerasan seksual merupakan salah satu masalah serius yang dihadapi oleh pelajar.  Bentuk kekerasan seperti pelecehan seksual, pemerkosaan, atau eksploitasi seksual. Dampaknya meli...
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...

Back to Top