Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS SEMIOTIK PADA PUISI SUBUH KARYA AMIR HAMZAH
View through CrossRef
Sastra merupakan sebuah karya berupa tulisan indah yang mengandung unsur imajinatif di dalamnya sehingga dapat dengan mudah dinikmati oleh penikmatnya. Salah satu dari karya sastra adalah puisi. Puisi merupakan karya tulis yang dibuat oleh seorang penulis atau penyair, dengan menggunakan diksi yang indah dan juga dengan tujuan mengungkapkan isi perasaan, pengalaman, dan pemahaman agar dapat dinikmati oleh para pendengar dan pembacanya. Puisi mengalami beberapa perkembangan sesuai masa nya. Salah satunya terdapat puisi angkatan pujangga baru, yaitu sekitar tahun 1920-1930 an. Pada angkatan pujangga baru terdapat pula sastrawan yang menjadi pencetus adanya pujangga baru, diantaranya Sultan Takdir Alisyahbana, Sanusi Pane dan Amir Hamzah. Puisi menjadi salah satu objek pembahasan yang analisisnya dilakukan oleh beberapa peneliti. Hal tersebut dapat dikatakan sebagai apresiasi puisi. Namun analisis puisi juga tidak hanya dilakukan secara struktural maupun formal, terdapat juga analisis berdasarkan semiotiknya. Analisis berdasarkan semiotik ini merupakan analisis suatu karya yang dilihat maknanya dari segi tanda seperti ikon, simbol dan indeks. Analisis tersebut pada akhirnya menjadi sebuah judul dalam penelitian ini. Dengan tujuan agar pembaca dan pendengar puisi dapat mengetahui makna yang terkandung dalam puisi tersebut berdasarkan tanda-tandanya. Namun tidak hanya berdasarkan tanda, pada artikel ini disampaikan hasil analisis berdasarkan majas atau gaya bahasanya. Dalam penelitian ini metode yang digunakan merupakan kualitatif deskripsi. Yaitu dengan mengkaji puisi melalui teksnya saja yang kemudian diuraikan dengan cara menjelaskannya atau mendeskripsikan hasil analisis sesuai dengan fakta yang ditemukan dari beberapa sumber. Hasil analisis berdasarkan pendekatan semiotik pada puisi “Subuh” karya Amir Hamzah ini ditemukan elemen semiotika yang paling dominan adalah indeks, namun masih terdapat beberapa elemen juga yang memuat elemen simbol dan ikon.selain itu juga pada ini terdapat majas metafora, hiperbola dan personifikasi.
Sunan Gunung Djati State Islamic University of Bandung
Title: ANALISIS SEMIOTIK PADA PUISI SUBUH KARYA AMIR HAMZAH
Description:
Sastra merupakan sebuah karya berupa tulisan indah yang mengandung unsur imajinatif di dalamnya sehingga dapat dengan mudah dinikmati oleh penikmatnya.
Salah satu dari karya sastra adalah puisi.
Puisi merupakan karya tulis yang dibuat oleh seorang penulis atau penyair, dengan menggunakan diksi yang indah dan juga dengan tujuan mengungkapkan isi perasaan, pengalaman, dan pemahaman agar dapat dinikmati oleh para pendengar dan pembacanya.
Puisi mengalami beberapa perkembangan sesuai masa nya.
Salah satunya terdapat puisi angkatan pujangga baru, yaitu sekitar tahun 1920-1930 an.
Pada angkatan pujangga baru terdapat pula sastrawan yang menjadi pencetus adanya pujangga baru, diantaranya Sultan Takdir Alisyahbana, Sanusi Pane dan Amir Hamzah.
Puisi menjadi salah satu objek pembahasan yang analisisnya dilakukan oleh beberapa peneliti.
Hal tersebut dapat dikatakan sebagai apresiasi puisi.
Namun analisis puisi juga tidak hanya dilakukan secara struktural maupun formal, terdapat juga analisis berdasarkan semiotiknya.
Analisis berdasarkan semiotik ini merupakan analisis suatu karya yang dilihat maknanya dari segi tanda seperti ikon, simbol dan indeks.
Analisis tersebut pada akhirnya menjadi sebuah judul dalam penelitian ini.
Dengan tujuan agar pembaca dan pendengar puisi dapat mengetahui makna yang terkandung dalam puisi tersebut berdasarkan tanda-tandanya.
Namun tidak hanya berdasarkan tanda, pada artikel ini disampaikan hasil analisis berdasarkan majas atau gaya bahasanya.
Dalam penelitian ini metode yang digunakan merupakan kualitatif deskripsi.
Yaitu dengan mengkaji puisi melalui teksnya saja yang kemudian diuraikan dengan cara menjelaskannya atau mendeskripsikan hasil analisis sesuai dengan fakta yang ditemukan dari beberapa sumber.
Hasil analisis berdasarkan pendekatan semiotik pada puisi “Subuh” karya Amir Hamzah ini ditemukan elemen semiotika yang paling dominan adalah indeks, namun masih terdapat beberapa elemen juga yang memuat elemen simbol dan ikon.
selain itu juga pada ini terdapat majas metafora, hiperbola dan personifikasi.
Related Results
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan ...
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
Memahami puisi dan memahami prosa ada bedanya. Ini disebabkan karena bahasa yang digunakan dalam puisi berbeda dengan yang dipakai prosa. Memahami puisi mungkin sedikit lebih rumit...
EKSPRESI AMIR HAMZAH DAN CHAIRIL ANWAR DALAM PUISI-PUISI PERCINTAAN (The Expression of Amir Hamzah and Chairil Anwar in Romantic-Poetry)
EKSPRESI AMIR HAMZAH DAN CHAIRIL ANWAR DALAM PUISI-PUISI PERCINTAAN (The Expression of Amir Hamzah and Chairil Anwar in Romantic-Poetry)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kekasih dalam puisi Amir Hamzah “Dalam Matamu” dan puisi Chairil Anwar “Sajak Putih” serta konsep pengkhianatan kekasih dalam puisi...
ANALISIS SEMIOTIKA RIFFATERRE PADA PUISI BARU KARYA SULTAN TAKDIR ALISJAHBANA
ANALISIS SEMIOTIKA RIFFATERRE PADA PUISI BARU KARYA SULTAN TAKDIR ALISJAHBANA
Bahasa merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan. Aktivitas Bahasa mengenal adanya empat keterampilan berbahasa yaitu, mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis....
Membaca Puisi
Membaca Puisi
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa I...
Membaca Puisi
Membaca Puisi
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa I...
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
Puisi memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, adanya sebuah karakteristik dikarenakan ada faktor pembeda. Karakteristik puisi adalah ciri khas yang terdapat didalam pui...
Religiusitas dalam Puisi Subuh Karya Amir Hamzah dan Kembali Pada Tuhan Karya Jalaluddin Rumi
Religiusitas dalam Puisi Subuh Karya Amir Hamzah dan Kembali Pada Tuhan Karya Jalaluddin Rumi
Tujuan penelitian ini membandingkan puisi “Subuh†karya Amir Hamzah dan “Kembali Pada Tuhan†karya Jalaludin Rumi dan bagaimana kedua pengarang tersebut mendeskripsikan rel...

