Javascript must be enabled to continue!
Kualitas Layanan Penyelesaian Perselisihan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tana Tidung (Studi Kasus PT. TH Felda Group)
View through CrossRef
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kualitas pelayanan ketenagakerjaan dalam penyelesaian perselisihan tenaga kerja di Perusahaan PT. TH Felda Group di Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan sumber informan perwakilan tenaga kerja di PT. TH Felda Group Kabupaten Tana Tidung sebanyak 3 orang, Bidang Pengawasan Tenaga Kerja dan Hubungan Industrial (HI) di Disnakertrans Kabupaten Tana Tidung (5 orang), dan perwakilan Ombusdman Kalimantan Utara. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan. Penentuan informan dengan cara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan ketenagakerjaan di Kabupaten Tana Tidung dalam penyelesaian perselisihan pembayaran pesangon, cuti sabatical, dan biaya pemulangan tenaga kerja di Perusahaan PT. TH Felda Group, pada dimensi-dimensi pelayanan reliability, responsiveness, assurance, dan empathy sudah berjalan cukup baik. Namun, pada dimensi tangible belum berjalan dengan baik, hal ini dikarenakan fasilitas kantor yang masih belum memadai mengingat kantor masih bergabung dengan dinas-dinas lain. Di sisi lain, keterbatasan tersebut tidak mempengaruhi pelayanan yang diberikan dalam menyelesaikan masalah pekerja/buruh PT. TH Felda Group. Implikasi dari penelitian ini adalah model collaborative governance antarpemangku kepentingan dalam mengelola dan mengatasi konflik ketenagakerjaan yang dihadapi di Kabupaten Tana Tidung.
Title: Kualitas Layanan Penyelesaian Perselisihan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tana Tidung (Studi Kasus PT. TH Felda Group)
Description:
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kualitas pelayanan ketenagakerjaan dalam penyelesaian perselisihan tenaga kerja di Perusahaan PT.
TH Felda Group di Kabupaten Tana Tidung.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan sumber informan perwakilan tenaga kerja di PT.
TH Felda Group Kabupaten Tana Tidung sebanyak 3 orang, Bidang Pengawasan Tenaga Kerja dan Hubungan Industrial (HI) di Disnakertrans Kabupaten Tana Tidung (5 orang), dan perwakilan Ombusdman Kalimantan Utara.
Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan.
Penentuan informan dengan cara purposive sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan ketenagakerjaan di Kabupaten Tana Tidung dalam penyelesaian perselisihan pembayaran pesangon, cuti sabatical, dan biaya pemulangan tenaga kerja di Perusahaan PT.
TH Felda Group, pada dimensi-dimensi pelayanan reliability, responsiveness, assurance, dan empathy sudah berjalan cukup baik.
Namun, pada dimensi tangible belum berjalan dengan baik, hal ini dikarenakan fasilitas kantor yang masih belum memadai mengingat kantor masih bergabung dengan dinas-dinas lain.
Di sisi lain, keterbatasan tersebut tidak mempengaruhi pelayanan yang diberikan dalam menyelesaikan masalah pekerja/buruh PT.
TH Felda Group.
Implikasi dari penelitian ini adalah model collaborative governance antarpemangku kepentingan dalam mengelola dan mengatasi konflik ketenagakerjaan yang dihadapi di Kabupaten Tana Tidung.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Penyelesaian Perselisihan Hak-Hak Pekerja Rumah Tangga Dalam Hukum Ketenagakerjaan Di Indonesia
Penyelesaian Perselisihan Hak-Hak Pekerja Rumah Tangga Dalam Hukum Ketenagakerjaan Di Indonesia
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk penyelesaian perselisihan apabila hak-hak pekerja Rumah Tangga tidak diberikan oleh pemberi kerja atau Lembaga Penyalur Peker...
Analisis Biaya pada Implementasi Resource Leveling Tenaga Kerja
Analisis Biaya pada Implementasi Resource Leveling Tenaga Kerja
Proyek konstruksi merupakan pekerjaan yang bersifat kompleks dalam jangka waktu tertentu dengan melibatkan banyak sumber daya material, peralatan, metode, dana, dan tenaga kerja. T...
‘Belimpun Taka Tugas, Insuai Taka Tapu’: Orang Tidung, Marginalisasi dan Perlawanan di Pulau Sebatik Nunukan
‘Belimpun Taka Tugas, Insuai Taka Tapu’: Orang Tidung, Marginalisasi dan Perlawanan di Pulau Sebatik Nunukan
The struggle among various ethnic groups socially forms ethnic stratification and contestation discourse. This article aims to explore Tidung movement as native inhabitants, but ma...
ANALISIS KARAKTERISTIK PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA PERHOTELAN DI KOTA BAUBAUSTUDI KASUS HOTEL BERBINTANG
ANALISIS KARAKTERISTIK PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA PERHOTELAN DI KOTA BAUBAUSTUDI KASUS HOTEL BERBINTANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tenaga kerja pada hotel berbintang di Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode ...
PENCURAHAAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI WORTEL (Studi Kasus : Desa Serdang Kecamatan Barus Jahe Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara)
PENCURAHAAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI WORTEL (Studi Kasus : Desa Serdang Kecamatan Barus Jahe Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pencurahaan tenaga kerja dalam keluarga dan tenaga kerja luar keluarga serta untuk mengetahui tingkat optimasi pencurahaan te...
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA UMKM DI PROVINSI JAMBI
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA UMKM DI PROVINSI JAMBI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penyerapan tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi, menganalisis pengaruh modal kerja, nilai produksi, tingkat upah minimum dan...
Analisis Kewenangan Badan Pertanahan Nasional Aceh Dan Dinas Pertanahan Aceh di Kota Banda Aceh
Analisis Kewenangan Badan Pertanahan Nasional Aceh Dan Dinas Pertanahan Aceh di Kota Banda Aceh
Berdasarkan Pasal 253 Undang-Undang No. 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh menegaskan tentang peralihan status Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Aceh dan Kantor Pertanaha...

