Javascript must be enabled to continue!
Regulasi Pemerintah Daerah terhadap Transportasi Umum Darat di Jakarta Tahun 2014-2024
View through CrossRef
Penelitian ini mengkaji perkembangan regulasi transportasi umum oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama periode 2014–2024 dengan menelaah faktor-faktor yang mendorong perubahan kebijakan, proses pengembangan regulasi, serta implikasinya terhadap masyarakat perkotaan. Penelitian menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, studi dokumentasi, observasi lapangan, dan wawancara dengan pegawai Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, pihak MRT Jakarta, pengemudi angkutan umum, aparat kepolisian, serta pengguna transportasi umum. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan mengintegrasikan dokumen kebijakan, data statistik, literatur ilmiah, dan hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan regulasi dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, kompleksitas kemacetan, tuntutan transportasi berkelanjutan, perubahan kerangka hukum nasional, serta dinamika politik pemerintahan daerah. Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2014 menjadi tonggak transformasi kebijakan dengan mengarahkan penyelenggaraan transportasi menuju sistem transportasi publik yang terintegrasi. Implementasi kebijakan diwujudkan melalui pengembangan MRT, LRT, revitalisasi TransJakarta, integrasi antarmoda melalui JakLingko, modernisasi sistem pembayaran elektronik, serta pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD). Meskipun demikian, implementasi masih menghadapi kendala berupa belum terintegrasinya tarif KRL Commuter Line, keterbatasan jaringan berbasis rel, belum meratanya konektivitas first mile–last mile, konflik dengan operator angkutan konvensional, dan perlunya penguatan koordinasi antarpemerintah. Kebijakan tersebut telah meningkatkan aksesibilitas, kualitas layanan, integrasi transportasi publik, serta mendorong perubahan pola mobilitas dan pembangunan perkotaan yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkembangan regulasi transportasi DKI Jakarta merupakan proses historis yang terus berkembang, dipengaruhi oleh kebutuhan masyarakat, dinamika politik, kapasitas kelembagaan, dan arah pembangunan kota.
PT. Teman Tugasmu Publisher
Title: Regulasi Pemerintah Daerah terhadap Transportasi Umum Darat di Jakarta Tahun 2014-2024
Description:
Penelitian ini mengkaji perkembangan regulasi transportasi umum oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama periode 2014–2024 dengan menelaah faktor-faktor yang mendorong perubahan kebijakan, proses pengembangan regulasi, serta implikasinya terhadap masyarakat perkotaan.
Penelitian menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi.
Data dikumpulkan melalui studi pustaka, studi dokumentasi, observasi lapangan, dan wawancara dengan pegawai Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, pihak MRT Jakarta, pengemudi angkutan umum, aparat kepolisian, serta pengguna transportasi umum.
Analisis dilakukan secara kualitatif dengan mengintegrasikan dokumen kebijakan, data statistik, literatur ilmiah, dan hasil wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan regulasi dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, kompleksitas kemacetan, tuntutan transportasi berkelanjutan, perubahan kerangka hukum nasional, serta dinamika politik pemerintahan daerah.
Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2014 menjadi tonggak transformasi kebijakan dengan mengarahkan penyelenggaraan transportasi menuju sistem transportasi publik yang terintegrasi.
Implementasi kebijakan diwujudkan melalui pengembangan MRT, LRT, revitalisasi TransJakarta, integrasi antarmoda melalui JakLingko, modernisasi sistem pembayaran elektronik, serta pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD).
Meskipun demikian, implementasi masih menghadapi kendala berupa belum terintegrasinya tarif KRL Commuter Line, keterbatasan jaringan berbasis rel, belum meratanya konektivitas first mile–last mile, konflik dengan operator angkutan konvensional, dan perlunya penguatan koordinasi antarpemerintah.
Kebijakan tersebut telah meningkatkan aksesibilitas, kualitas layanan, integrasi transportasi publik, serta mendorong perubahan pola mobilitas dan pembangunan perkotaan yang lebih berkelanjutan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkembangan regulasi transportasi DKI Jakarta merupakan proses historis yang terus berkembang, dipengaruhi oleh kebutuhan masyarakat, dinamika politik, kapasitas kelembagaan, dan arah pembangunan kota.
Related Results
PENERAPAN KEBIJAKAN TRANSPORTASI PUBLIK TERPADU MRT DALAM INVESTASI DAERAH DI JAKARTA
PENERAPAN KEBIJAKAN TRANSPORTASI PUBLIK TERPADU MRT DALAM INVESTASI DAERAH DI JAKARTA
Abstract
The integrated public transportation policy through Mass Rapid Transit (MRT) in Jakarta is regulated in DKI Jakarta Governor Regulation Number 53 of 2017, which stipulate...
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Irlan Fery
Fakultas Ekonomi Akuntansi Seko...
STUDI KELAYAKAN PROGRAM STUDI S2 TRANSPORTASI TERAPAN SEKOLAH TINGGI TRANSPORTASI DARAT
STUDI KELAYAKAN PROGRAM STUDI S2 TRANSPORTASI TERAPAN SEKOLAH TINGGI TRANSPORTASI DARAT
Dalam upaya menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) profesional untuk menangani kebutuhan layanan dan pengembangan sistem transportasi darat baik pada tataran nasional maupun global...
Determinasi Kinerja Pemerintah Daerah Provinsi Aceh
Determinasi Kinerja Pemerintah Daerah Provinsi Aceh
Kapasitas pemerintah daerah terlihat dari capaian kinerja yang dilaksanakan dalam satu periode. Capaian kinerja yang dicapai sangat tergantung dari anggaran yang tercermin dari per...
ANALISIS PAJAK DAERAH,RETRIBUSI DAERAH DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARABARAT
ANALISIS PAJAK DAERAH,RETRIBUSI DAERAH DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARABARAT
Tujuan penelitian untuk menganalisis efektivitas pemungutan pajak daerah, retribusi daerah dan Pendapatan Asli Daerah, mengalisis derajat kemandirian Keuangan daerah. dan menganali...
Implementasi Manajemen Transportasi Publik Di Provinsi DKI Jakarta(Studi Kasus Integrasi Antar Moda Angkutan Darat)
Implementasi Manajemen Transportasi Publik Di Provinsi DKI Jakarta(Studi Kasus Integrasi Antar Moda Angkutan Darat)
Kemacetan lalu lintas di DKI Jakarta saat ini semakin luas baik dari aspek ruang maupun aspek waktu dan bahkan kemacetan pun sudah merambah ke wilayah penyangga. Tidak hanya jalan ...
Analisis Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat
Analisis Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat
Tujuan penelitian untuk menganalisis efektivitas pemungutan pajak daerah, retribusi daerah dan Pendapatan Asli Daerah, mengalisis derajat kemandirian Keuangan daerah. Dan menganali...
TRANSFORMASI PENJENAMAAN KOTA JAKARTA KOTA KOLABORASI MENJADI SUKSES JAKARTA UNTUK INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS KOTA JAKARTA
TRANSFORMASI PENJENAMAAN KOTA JAKARTA KOTA KOLABORASI MENJADI SUKSES JAKARTA UNTUK INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS KOTA JAKARTA
Ada banyak cara yang digunakan oleh Pemerintah Daerah untuk mempromosikan dan meningkatkan potensi daerah. Salah satunya adalah dengan menggunakan upaya pencitraan melalui penjenam...

