Javascript must be enabled to continue!
TRANSFORMASI PENJENAMAAN KOTA JAKARTA KOTA KOLABORASI MENJADI SUKSES JAKARTA UNTUK INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS KOTA JAKARTA
View through CrossRef
Ada banyak cara yang digunakan oleh Pemerintah Daerah untuk mempromosikan dan meningkatkan potensi daerah. Salah satunya adalah dengan menggunakan upaya pencitraan melalui penjenamaan atau branding. Pada tahun 2020, diperkenalkan jenama baru sebagai identitas Jakarta yang bernama +Jakarta kota kolaborasi. Namun jenama tersebut tidak bertahan lama, karena hanya bertahan 2 tahun dan perlahan digantikan oleh Sukses Jakarta untuk Indonesia sebagai cita provinsi seiring dengan adanya pergantian Gubernur DKI Jakarta. Banyak warga Jakarta yang bersuara di media sosial terkait kemunculan Sukses Jakarta untuk Indonesia dan +Jakarta kota kolaborasi ditinggalkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terkait Transformasi Penjenamaan Kota (city branding) Jakarta kota kolaborasi menjadi Sukses Jakarta untuk Indonesia sebagai identitas kota Jakarta, dengan menggunakan teori city branding yang dikemukakan oleh Sugiarsono (2020) dengan 4 dimensi, yaitu: Dimensi attributes, dimensi messages, dimensi differentiation, dan dimensi ambassadorship. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa narasumber lebih menyukai +Jakarta kota kolaborasi dari dimensi attributes berupa logo +Jakarta kota kolaborasi yang menggambarkan Jakarta dan penuh filosofis, dimensi messages yang memiliki pesan kolaborasi mengajak masyarakat membangun Jakarta serta menjadi program dalam pemerintah Provinsi DKI Jakarta 2017-2022, dimensi differentiation yaitu adanya keunikan seperti media sosial plus Jakarta, laman plus.jakarta.go.id, mural, instalasi tugu, tipografi Plus Jakarta Sans, dan dimensi ambassadorship yang mewakili Jakarta melalui Jenama kota dibandingkan Sukses Jakarta untuk Indonesia.
LPPM Universitas Abdurrab
Title: TRANSFORMASI PENJENAMAAN KOTA JAKARTA KOTA KOLABORASI MENJADI SUKSES JAKARTA UNTUK INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS KOTA JAKARTA
Description:
Ada banyak cara yang digunakan oleh Pemerintah Daerah untuk mempromosikan dan meningkatkan potensi daerah.
Salah satunya adalah dengan menggunakan upaya pencitraan melalui penjenamaan atau branding.
Pada tahun 2020, diperkenalkan jenama baru sebagai identitas Jakarta yang bernama +Jakarta kota kolaborasi.
Namun jenama tersebut tidak bertahan lama, karena hanya bertahan 2 tahun dan perlahan digantikan oleh Sukses Jakarta untuk Indonesia sebagai cita provinsi seiring dengan adanya pergantian Gubernur DKI Jakarta.
Banyak warga Jakarta yang bersuara di media sosial terkait kemunculan Sukses Jakarta untuk Indonesia dan +Jakarta kota kolaborasi ditinggalkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terkait Transformasi Penjenamaan Kota (city branding) Jakarta kota kolaborasi menjadi Sukses Jakarta untuk Indonesia sebagai identitas kota Jakarta, dengan menggunakan teori city branding yang dikemukakan oleh Sugiarsono (2020) dengan 4 dimensi, yaitu: Dimensi attributes, dimensi messages, dimensi differentiation, dan dimensi ambassadorship.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.
Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa narasumber lebih menyukai +Jakarta kota kolaborasi dari dimensi attributes berupa logo +Jakarta kota kolaborasi yang menggambarkan Jakarta dan penuh filosofis, dimensi messages yang memiliki pesan kolaborasi mengajak masyarakat membangun Jakarta serta menjadi program dalam pemerintah Provinsi DKI Jakarta 2017-2022, dimensi differentiation yaitu adanya keunikan seperti media sosial plus Jakarta, laman plus.
jakarta.
go.
id, mural, instalasi tugu, tipografi Plus Jakarta Sans, dan dimensi ambassadorship yang mewakili Jakarta melalui Jenama kota dibandingkan Sukses Jakarta untuk Indonesia.
Related Results
Penjenamaan RTM : Kajian Radio RTM Sabah
Penjenamaan RTM : Kajian Radio RTM Sabah
Penjenamaan Radio Televisyen Malaysia (RTM) bertujuan untuk menampilkan imej dan pakej baru siaran dan program RTM supaya releven dalam perkembangan dunia penyiaran masa kini. Caba...
Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto
Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto
Artikel ini membahas politik identitas sebagai tindakan politis yang bertujuan untuk memajukan kepentingan kelompok berdasarkan kesamaan identitas atau karakteristik mereka. Politi...
Catatan Editor: Langkah JPS dalam situasi pandemi dan pengantar Vol. 18 (3) tentang budaya, identitas, dan relasi antarkelompok
Catatan Editor: Langkah JPS dalam situasi pandemi dan pengantar Vol. 18 (3) tentang budaya, identitas, dan relasi antarkelompok
Salam sejahtera,
Tahun 2020 ini merupakan tahun yang menantang bagi kita semua. Awal tahun diwarnai dengan berbagai peristiwa, diantaranya politik global yang memanas serta perist...
BATIK LONTARA SEBUAH AFIRMASI IDENTITAS DAN LEGITIMASI BUDAYA BUGIS-MAKASSAR
BATIK LONTARA SEBUAH AFIRMASI IDENTITAS DAN LEGITIMASI BUDAYA BUGIS-MAKASSAR
Penyebaran batik meluas dan menyebar terutama di kota-kota besar di Indonesia saat ini terkhusus Kota Makassar Sulawesi Selatan. Makassar, meskipun tidak bersingungan secara langsu...
IDENTITAS NASIONAL
IDENTITAS NASIONAL
Identitas nasional adalah konsep yang kompleks dan signifikan dalam konteks masyarakat manusia. Proses-proses seperti migrasi, kemajuan teknologi, perubahan politik, dan interaksi ...
Taman Kota Suropati Sebagai Identitas Kota di DKI Jakarta
Taman Kota Suropati Sebagai Identitas Kota di DKI Jakarta
Saat ini banyak taman kota yang telah di renovasi tetapi telah kehilangan wajahnya, karena disain yang dilakukan secara instan, sehingga sulit dikenali asal-usulnya, taman kota ber...
PENGEMBANGAN PENJENAMAAN DIRI AUTENTIK GENERASI Z DALAM MEDIA SOSIAL
PENGEMBANGAN PENJENAMAAN DIRI AUTENTIK GENERASI Z DALAM MEDIA SOSIAL
In the digital era, social media has become a central platform for Generation Z to shape their identity and public self-image. However, the rapid flow of instant content and viral ...
Conference Committee
Conference Committee
Abstract
Advisory Committee
Prof. Dr. Dwia Ariestina Pulubuhu, MA. (Hasanuddin University, Indonesia) Prof. Dr. Ir....

