Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian pola aliran penyerap panas dengan teknik sudut hambatan 1050

View through CrossRef
Pola aliran dalam saluran tersebut mempunyai suatu stuktur tiga dimensi yang kompleks, karena pemisahan aliran disebabkan oleh perubahan arah yang mendadakitiba-tiba dari aliran di dalam belokan tajam lebih-lebih untuk aliran sekunder yang disebabkan oleh gaya sentrifugal, oleh karena itu laju perpindahan panas konveksi lokal untuk permukaan daerah yang kecil diharapkan tingkat perubahan secara nyata. Ukuran kolektor adalah 250 cm x 80 cm. Pada setiap sisi dari kotak absober dilapisi dengan isolator termal berupa karet bewarna hitam dengan tebal 10 mm. Sebagai penyerap radiasi surya pada pengujian ini digunakan pasir besi dengan tebal 6 cm. Posisi kotak pemanas udara dibuat miring 15”. Jumlah hambatan sebanyak sembilan buah. Susunan hambatan yang berbentuk saluran multi belokan tajam (sudut 105”) dan tanpa belokan. Pengujian dilakukan di alam terbuka dengan menggunakan energi surya sebagai energi pemanas dan pengukuran temperatur dilakukan sebanyak 29 titik pada laluan aliran Pengujian dilakukan dari jam 11.00 sampai dengan 15.00 wib. Hasil penelitian menunjukan, distribusi temperatur tertinggi dapat dicapai oleh kolektor dengan belokan tajam sudut hambatan 105” yaitu temperatur maksimum 83” C pada waktu pukul 12.30 — 13.30. Hasil dari kajian ini menyatakan bahwa tipe kolektor saluran sudut hambatan 105" memperoleh kemampuan memanaskan udara di dalam saluran kolektor cukup baik.Kata kunci : Kolektor surya, saluran multi belokan, hambatan, absorber
Politeknik Negeri Lhokseumawe
Title: Kajian pola aliran penyerap panas dengan teknik sudut hambatan 1050
Description:
Pola aliran dalam saluran tersebut mempunyai suatu stuktur tiga dimensi yang kompleks, karena pemisahan aliran disebabkan oleh perubahan arah yang mendadakitiba-tiba dari aliran di dalam belokan tajam lebih-lebih untuk aliran sekunder yang disebabkan oleh gaya sentrifugal, oleh karena itu laju perpindahan panas konveksi lokal untuk permukaan daerah yang kecil diharapkan tingkat perubahan secara nyata.
Ukuran kolektor adalah 250 cm x 80 cm.
Pada setiap sisi dari kotak absober dilapisi dengan isolator termal berupa karet bewarna hitam dengan tebal 10 mm.
Sebagai penyerap radiasi surya pada pengujian ini digunakan pasir besi dengan tebal 6 cm.
Posisi kotak pemanas udara dibuat miring 15”.
Jumlah hambatan sebanyak sembilan buah.
Susunan hambatan yang berbentuk saluran multi belokan tajam (sudut 105”) dan tanpa belokan.
Pengujian dilakukan di alam terbuka dengan menggunakan energi surya sebagai energi pemanas dan pengukuran temperatur dilakukan sebanyak 29 titik pada laluan aliran Pengujian dilakukan dari jam 11.
00 sampai dengan 15.
00 wib.
Hasil penelitian menunjukan, distribusi temperatur tertinggi dapat dicapai oleh kolektor dengan belokan tajam sudut hambatan 105” yaitu temperatur maksimum 83” C pada waktu pukul 12.
30 — 13.
30.
Hasil dari kajian ini menyatakan bahwa tipe kolektor saluran sudut hambatan 105" memperoleh kemampuan memanaskan udara di dalam saluran kolektor cukup baik.
Kata kunci : Kolektor surya, saluran multi belokan, hambatan, absorber.

Related Results

Kaji efisiensi temperatur penukar panas dengan variasi aliran untuk aplikasi pengering
Kaji efisiensi temperatur penukar panas dengan variasi aliran untuk aplikasi pengering
Abstrak Heat exchanger atau alat penukar panas adalah alat-alat yang digunakan untuk mengubah temperatur fluida atau mengubah fasa fluida dengan cara mempertukarkan panasnya dengan...
Kajian karakteristik perpindahan panas pada ruang sistem pengering/pengasapan dengan enersi panas. dari bahan bakar 0
Kajian karakteristik perpindahan panas pada ruang sistem pengering/pengasapan dengan enersi panas. dari bahan bakar 0
Penggunaan lemari pengering untuk pengeringan masih mempunyai kelemahan, yaitu temperatur pengering di dalam lemari pengering sering tidak seragam atau tidak sama di setiap rak yan...
Simulasi Aliran Fluida Crude Palm Oil (CPO) dan Air Pada Pipa Horizontal Menggunakan Metode Volume Hingga
Simulasi Aliran Fluida Crude Palm Oil (CPO) dan Air Pada Pipa Horizontal Menggunakan Metode Volume Hingga
Telah dilakukan simulasi aliran dua fasa cair- cair crude palm oil (CPO) dan air yang mengalir satu arah dalam pipa horizontal untuk mendapatkan pola aliran campuran dan karakteris...
Tinjauan sistematik Hubungan Quadriceps Angle (Q-Angle) Dan Tibiofemoral Angle Terhadap Keluhan Knee Pain
Tinjauan sistematik Hubungan Quadriceps Angle (Q-Angle) Dan Tibiofemoral Angle Terhadap Keluhan Knee Pain
Latar belakang: Sudut tekanan otot quadriceps ditunjukkan oleh sudut Q, yaitu sudut yang terbentuk antara otot quadriceps dan tendon patela. Permukaan cembung kondilus femoralis da...
SISTEM PANAS BUMI TEMPERATUR RENDAH-SEDANG PADA CEKUNGAN KUTAI DAN REKOMENDASI PEMANFAATANNYA
SISTEM PANAS BUMI TEMPERATUR RENDAH-SEDANG PADA CEKUNGAN KUTAI DAN REKOMENDASI PEMANFAATANNYA
Pengembangan panas bumi di Indonesia masih didominasi pada sistem panas bumi vulkanik yang digunakan sebagai pemanfaatan tidak langsung (listrik), padahal sekitar 70% dari 357 loka...
METODE BEDA HINGGA EKSPLISIT DAN IMPLISIT UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN PANAS
METODE BEDA HINGGA EKSPLISIT DAN IMPLISIT UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN PANAS
Persamaan difusi adalah persamaan diferensial parsial orde dua yang termasuk ke dalam tipe persamaan diferensial parsial parabolik. Persamaan difusi dapat juga disebut persamaan pa...
Aliran Asy’ariyah: Sebuah Kajian Historis Pengaruh Aliran Serta Pokok Teologinya
Aliran Asy’ariyah: Sebuah Kajian Historis Pengaruh Aliran Serta Pokok Teologinya
Aliran Asy’ariyah merupakan salah satu alairan ilmu kalam yang  banyak dilakukan studi oleh para akademisi. Aliran Asy’ariyah didirikan oleh Abu Hasan Al-Asy’ari  menjadi salah sat...
Kaji pemanfaataan energi matahari dengan teknik saluran belokan tajam
Kaji pemanfaataan energi matahari dengan teknik saluran belokan tajam
Pola aliran dalam  saluran  tersebut mempunyai suatu stuktur tiga dimensi  yang kompleks,  karena pemisahan aliran disebabkan oleh perubahan arah yang mendadak/tiba-tiba dari alira...

Back to Top