Javascript must be enabled to continue!
Tasawur Mahabbah Menurut Badiuzzaman Said Nursi Berdasarkan Kitab Kulliyyat Rasa’il Al-Nur [The Tasawur Of Mahabbah According To Bediuzzaman Said Nursi Based On The Book Of Kulliyyat Rasa'il Al-Nur]
View through CrossRef
Badiuzzaman Said Nursi merupakan salah seorang tokoh dalam bidang pentafsiran al-Quran. Kitab Kulliyyat Rasa’il al-Nur merupakan bukti nyata usaha beliau yang dilakukan dan masih kekal menjadi rujukan sehingga kini. Terkandung di dalamnya pelbagai perbincangan ilmiah antaranya berkaitan mahabbah. Mahabbah merupakan salah satu daripada nilai-nilai Islam yang ditekankan al-Quran dalam proses pembangunan insan. Justeru, kajian ini dijalankan bagi mencapai beberapa objektif iaitu; (1) mengenal pasti hakikat mahabbah menurut Badiuzzaman Said Nursi; dan (2) membentuk tasawur mahabbah berteraskan hakikat mahabbah yang diperkenalkan oleh Badiuzzaman Said Nursi. Kajian ini merupakan kajian kualitatif deskriptif berdasarkan analisis teks dan dokumen. Hasil kajian menemukan bahawa Badiuzzaman Said Nursi memiliki sudut pandang yang tersendiri tentang mahabbah, dan tasawur mahabbah yang terbina mengambil kira sudut hubungan vertikal dan horizontal yang perlu diterapkan dalam diri setiap insan untuk membangun menjadi insan yang cemerlang duniawi dan ukhrawi.
Bediuzzaman Said Nursi is one of the figures in Quranic Exegesis. The book of Kulliyyat Rasa'il al-Nur is a clear testament to his efforts and referred by many scholars till nowadays. There are various discussions in Kulliyyat Rasa’il al-Nur and among them is mahabbah. Mahabbah is one of the Islamic values emphasized by the Quran in the process of human development. Thus, this study was carried out to achieve several objectives namely, (1) identify the fact of mahabbah according to Bediuzzaman Said Nursi; and (2) form a tasawur of mahabbah based on the fact of mahabbah introduced by Bediuzzaman Said Nursi. The study is a descriptive qualitative study, based on the analysis of texts and documents. The results of the study found that Bediuzzaman Said Nursi has his own perspective on mahabbah, and the tasawur of mahabbah which is built considers the vertical and horizontal relationship angles that need to be applied in each human being to develop into an excellent worldly and ukhrawi person.
Universiti Sultan Zainal Abidin
Title: Tasawur Mahabbah Menurut Badiuzzaman Said Nursi Berdasarkan Kitab Kulliyyat Rasa’il Al-Nur [The Tasawur Of Mahabbah According To Bediuzzaman Said Nursi Based On The Book Of Kulliyyat Rasa'il Al-Nur]
Description:
Badiuzzaman Said Nursi merupakan salah seorang tokoh dalam bidang pentafsiran al-Quran.
Kitab Kulliyyat Rasa’il al-Nur merupakan bukti nyata usaha beliau yang dilakukan dan masih kekal menjadi rujukan sehingga kini.
Terkandung di dalamnya pelbagai perbincangan ilmiah antaranya berkaitan mahabbah.
Mahabbah merupakan salah satu daripada nilai-nilai Islam yang ditekankan al-Quran dalam proses pembangunan insan.
Justeru, kajian ini dijalankan bagi mencapai beberapa objektif iaitu; (1) mengenal pasti hakikat mahabbah menurut Badiuzzaman Said Nursi; dan (2) membentuk tasawur mahabbah berteraskan hakikat mahabbah yang diperkenalkan oleh Badiuzzaman Said Nursi.
Kajian ini merupakan kajian kualitatif deskriptif berdasarkan analisis teks dan dokumen.
Hasil kajian menemukan bahawa Badiuzzaman Said Nursi memiliki sudut pandang yang tersendiri tentang mahabbah, dan tasawur mahabbah yang terbina mengambil kira sudut hubungan vertikal dan horizontal yang perlu diterapkan dalam diri setiap insan untuk membangun menjadi insan yang cemerlang duniawi dan ukhrawi.
Bediuzzaman Said Nursi is one of the figures in Quranic Exegesis.
The book of Kulliyyat Rasa'il al-Nur is a clear testament to his efforts and referred by many scholars till nowadays.
There are various discussions in Kulliyyat Rasa’il al-Nur and among them is mahabbah.
Mahabbah is one of the Islamic values emphasized by the Quran in the process of human development.
Thus, this study was carried out to achieve several objectives namely, (1) identify the fact of mahabbah according to Bediuzzaman Said Nursi; and (2) form a tasawur of mahabbah based on the fact of mahabbah introduced by Bediuzzaman Said Nursi.
The study is a descriptive qualitative study, based on the analysis of texts and documents.
The results of the study found that Bediuzzaman Said Nursi has his own perspective on mahabbah, and the tasawur of mahabbah which is built considers the vertical and horizontal relationship angles that need to be applied in each human being to develop into an excellent worldly and ukhrawi person.
.
Related Results
The Concept Of Mahabbah According To Bediuzzaman Said Nursi Based On Risale-I Nur
The Concept Of Mahabbah According To Bediuzzaman Said Nursi Based On Risale-I Nur
Mahabbah, which is also referred to love, is often considered as a feeling that only occurs between men and women. However, mahabbah is not limited to such feelings. In reality, ma...
Elemen Kinesik, Kronemik, Paralinguistik dan Artifaktual dalam Dakwah: Kajian Komunikasi Bukan Lisan Badiuzzaman Said Nursi
Elemen Kinesik, Kronemik, Paralinguistik dan Artifaktual dalam Dakwah: Kajian Komunikasi Bukan Lisan Badiuzzaman Said Nursi
Komunikasi dakwah yang efektif meliputi komunikasi lisan dan bukan lisan. Seseorang komunikator Islam perlu mengambil kira faktor komunikasi bukan lisan ketika menyampaikan pesan d...
BADIUZZAMAN SAID NURSI'S CONCEPT OF EFFECTIVE DAKWAH COMMUNICATION: A STUDY OF THE 4 ELEMENTS OF NON-VERBAL COMMUNICATION
BADIUZZAMAN SAID NURSI'S CONCEPT OF EFFECTIVE DAKWAH COMMUNICATION: A STUDY OF THE 4 ELEMENTS OF NON-VERBAL COMMUNICATION
Effective dakwah communication includes verbal and non-verbal communication. A Muslim communicator or a da’include should take into account various dakwah dissemination in this cas...
Makna Diri Wanita Muslim Menerusi Pandangan Said Nursi
Makna Diri Wanita Muslim Menerusi Pandangan Said Nursi
This study aims to analyse the self-concept of Muslim women from the perspective of Badiuzzaman Said Nursi. This study uses a qualitative approach through document analysis. The ma...
KESEPADUAN SAINS DAN AGAMA DALAM PENDIDIKAN: TINJAUAN PEMIKIRAN BEDIUZZAMAN SAID NURSI
KESEPADUAN SAINS DAN AGAMA DALAM PENDIDIKAN: TINJAUAN PEMIKIRAN BEDIUZZAMAN SAID NURSI
Bediuzzaman Said Nursi, dikenali sebagai ulama Turki yang terkemuka (1877-1960) telah menawarkan pendekatan alternatif kepada pendidikan dimana beliau mencadangkan idea tentang per...
Konsep Komunikasi Dakwah Bukan Lisan (Non-Verbal) Badiuzzaman Said Nursi Berdasarkan Kitab Rasail An-Nur
Konsep Komunikasi Dakwah Bukan Lisan (Non-Verbal) Badiuzzaman Said Nursi Berdasarkan Kitab Rasail An-Nur
Komunikasi dakwah efektif sangat diperlukan dalam memelihara kemaslahatan masyarakat supaya sentiasa berada dalam keamanan, kedamaian dan harmoni. Niaz Muhammad dan Fazle Omer meny...
Dakwah Lintas Iman Perspektif Said An-Nursi dalam Risala-i Nur dan Relevansinya dengan Gerakan Dakwah Lintas Iman di Indonesia
Dakwah Lintas Iman Perspektif Said An-Nursi dalam Risala-i Nur dan Relevansinya dengan Gerakan Dakwah Lintas Iman di Indonesia
Penelitian ini - berbasis library reseach, dengan tema “Dakwah lintas Iman perpektif Said an-Nursi dalam Risala-i Nur dan relevansinya dengan gerakan Dakwah lintas iman di Indonesi...
Dakwah Lintas Iman Sebagai Upaya Harmonisasi Agama: Studi Dakwah Lintas Iman Perpektif Sain An-Nursi
Dakwah Lintas Iman Sebagai Upaya Harmonisasi Agama: Studi Dakwah Lintas Iman Perpektif Sain An-Nursi
Penelitian ini adalah penelitian yang berbasis library reseach, penelitian ini bertema tentang “ Dakwah lintas sebagai upaya harmonisasi Agama : Studi Dakwah Lintas Iman perpektif ...

