Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Non Performing Financing (NPF) dan Dana Pihak Ketiga (DPK) Terhadap Profitabilitas dengan Pembiayaan Murabahah Sebagai Variabel Intervening
View through CrossRef
Rasio profitabilitas pada BUS mengalami pergerakan yang berfluktuasi karena dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal bank. Faktor yang mempengaruhi profitabilitas BUS dapat berupa pengaruh langsung maupun dimediasi oleh faktor lain secara tidak langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Non Performing Financing (NPF) dan Dana Pihak Ketiga (DPK) terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah dengan pembiayaan murābaḥah sebagai variabel intervening. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yaitu data sekunder yang meliputi tingkat NPF, DPK, profitabilitas, serta pembiayaan murābaḥah dari BUS. Metode yang digunakan adalah dokumentasi. Metode analisis dalam penelitian adalah analisis jalur (path analysis). Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu IBM SPSS Statistics versi 20. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah, DPK berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas BUS, NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan murābaḥah pada BUS, DPK berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembiayaan murābaḥah pada BUS, pembiayaan murābaḥah berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas pada BUS, NPF berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas melalui pembiayaan murābaḥah pada BUS, DPK berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas melalui pembiayaan murābaḥah pada BUS
Title: Pengaruh Non Performing Financing (NPF) dan Dana Pihak Ketiga (DPK) Terhadap Profitabilitas dengan Pembiayaan Murabahah Sebagai Variabel Intervening
Description:
Rasio profitabilitas pada BUS mengalami pergerakan yang berfluktuasi karena dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal bank.
Faktor yang mempengaruhi profitabilitas BUS dapat berupa pengaruh langsung maupun dimediasi oleh faktor lain secara tidak langsung.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Non Performing Financing (NPF) dan Dana Pihak Ketiga (DPK) terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah dengan pembiayaan murābaḥah sebagai variabel intervening.
Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yaitu data sekunder yang meliputi tingkat NPF, DPK, profitabilitas, serta pembiayaan murābaḥah dari BUS.
Metode yang digunakan adalah dokumentasi.
Metode analisis dalam penelitian adalah analisis jalur (path analysis).
Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu IBM SPSS Statistics versi 20.
Hasil penelitian menunjukkan secara parsial NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah, DPK berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas BUS, NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan murābaḥah pada BUS, DPK berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembiayaan murābaḥah pada BUS, pembiayaan murābaḥah berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas pada BUS, NPF berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas melalui pembiayaan murābaḥah pada BUS, DPK berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas melalui pembiayaan murābaḥah pada BUS.
Related Results
The Business Cycle as a Moderator of Financing for Financing Risk of Islamic Commercial Banks in Indonesia
The Business Cycle as a Moderator of Financing for Financing Risk of Islamic Commercial Banks in Indonesia
ABSTRACT
Islamic banking is undoubtedly faced with several potential financing risks, with the three largest financing contracts (Mudharaba, Musharaka, and Murabaha) that reduce th...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Analisis Faktor Determinan Pertumbuhan Pembiayaan Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2016-2024
Analisis Faktor Determinan Pertumbuhan Pembiayaan Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2016-2024
Abstract. The development of financing at Islamic commercial banks in Indonesia shows instability. Fluctuations in growth in recent years. Financing is influenced by several intern...
Pengaruh NPF dan FDR Terhadap Pembiayaan Murabahah Pada Bank BJB Syariah Periode 2016-2023
Pengaruh NPF dan FDR Terhadap Pembiayaan Murabahah Pada Bank BJB Syariah Periode 2016-2023
Abstract. The development of murabahah financing in the Islamic banking sector, particularly at Bank BJB Syariah, showed fluctuations between 2016 and 2023. Murabahah, one of the m...
Dynamics of ultrafine particles and tropospheric ozone episodes
Dynamics of ultrafine particles and tropospheric ozone episodes
Atmospheric aerosol particles, particularly ultrafine particles (UFPs; particles with less than 100 nm in diameter), and tropospheric ozone (O3) are atmospheric pollutants highly i...
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
ABSTRACT
Islamic banking in Indonesia and Malaysia experienced differences in asset growth and market share, potentially causing dissimilarity in profitability performance. This st...
Pengaruh Dana Pihak Ketiga, CAR, dan NPF terhadap Jumlah Penyaluran Pembiayaan Bank Muamalat
Pengaruh Dana Pihak Ketiga, CAR, dan NPF terhadap Jumlah Penyaluran Pembiayaan Bank Muamalat
Abstrak. Dalam kaitannya dengan proyeksi kinerja Bank Muamalat, ada tiga faktor yang memainkan peran penting, yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Pe...
Studi Pembiayaan Murabahah di BMT Niaga Utama Karawang
Studi Pembiayaan Murabahah di BMT Niaga Utama Karawang
BMT (Baitul Maal wat Tamwil) is a microfinance institution that collects funds from the community and distributes them back to people in need. This thing that distinguishes it from...

