Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS PEMBERIAN PROGRAM KEPRIBADIAN DI LAPAS KELAS IIA CIKARANG
View through CrossRef
AbstrakLembaga Pemasyarakatan Kelas II A Cikarang melaksanakan tugas dan fungsi pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatannya. Lapas Kelas II A Cikarang memiliki program bagi warga binaan yakni program kepribadian sebagai bentuk usaha menuju reintegrasi sosial bagi warga binaan. Program kepribadian diberikan bagi warga binaan untuk meningkatkan kualitas kepribadian dengan metode memberikan pendekatan berbasis keagamaan. Kepribadian manusia adalah salah satu faktor internal yang sangat berpengaruh terhadap perilakunya. Lembaga Pemasyarakatan juga memiliki program kepribadian untuk membina mental, nilai dalam diri, dan pemahaman diri yang kuat bagi warga binaan pemasyarakatan. Program ini ditunjukkan untuk mencapai tujuan dari pemasyarakatan yakni mempersiapkan warga binaan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat atau yang dikenal dengan istlah re-integrasi sosial Penelitian ini dilakukan dengan metode kualtiatif, observasi dan studi Pustaka. Metode ini dilakukan agar mendapatkan infromasi yang akurat sesuai yang terjadi di lapangan.Kata kunci: Pemasyarakatan, Program Kepribadian, Reintegrasi Sosial
Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP)
Title: ANALISIS PEMBERIAN PROGRAM KEPRIBADIAN DI LAPAS KELAS IIA CIKARANG
Description:
AbstrakLembaga Pemasyarakatan Kelas II A Cikarang melaksanakan tugas dan fungsi pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatannya.
Lapas Kelas II A Cikarang memiliki program bagi warga binaan yakni program kepribadian sebagai bentuk usaha menuju reintegrasi sosial bagi warga binaan.
Program kepribadian diberikan bagi warga binaan untuk meningkatkan kualitas kepribadian dengan metode memberikan pendekatan berbasis keagamaan.
Kepribadian manusia adalah salah satu faktor internal yang sangat berpengaruh terhadap perilakunya.
Lembaga Pemasyarakatan juga memiliki program kepribadian untuk membina mental, nilai dalam diri, dan pemahaman diri yang kuat bagi warga binaan pemasyarakatan.
Program ini ditunjukkan untuk mencapai tujuan dari pemasyarakatan yakni mempersiapkan warga binaan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat atau yang dikenal dengan istlah re-integrasi sosial Penelitian ini dilakukan dengan metode kualtiatif, observasi dan studi Pustaka.
Metode ini dilakukan agar mendapatkan infromasi yang akurat sesuai yang terjadi di lapangan.
Kata kunci: Pemasyarakatan, Program Kepribadian, Reintegrasi Sosial.
Related Results
Efektifitas Hukum Pembinaan Narapidana Tindak Pidana Narkotika
Efektifitas Hukum Pembinaan Narapidana Tindak Pidana Narkotika
Skripsi ini berjudul: Efektifitas Hukum Pembinaan Narapidana Tindak Pidana Narkotika Di Lapas Kelas II A Sumbawa Besar. Latar belakang penulis melakukan penelitian ini dari permasa...
PEMBINAAN NARAPIDANA DI LEMPEMBINAAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS IIA TERNATE MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYUR DALAM EMBERBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS IIA TERNATE MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYUR DALAM EMBER
PEMBINAAN NARAPIDANA DI LEMPEMBINAAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS IIA TERNATE MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYUR DALAM EMBERBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS IIA TERNATE MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYUR DALAM EMBER
Wilayah kota khususnya kota metropolitan memiliki ciri-ciri kepadatan penduduk yang tinggi, lahan banyak digunakan untuk pemukiman dan pembangunan infrastruktur, serta terbatasnya ...
Pengendalian Peredaran Narkotika pada Lapas atau Rutan dalam Perspektif Warga Binaan Pemasyarakatan dan Pegawai
Pengendalian Peredaran Narkotika pada Lapas atau Rutan dalam Perspektif Warga Binaan Pemasyarakatan dan Pegawai
Pengendalian narkoba adalah suatu upaya yang dilakukan oleh suatu lembaga untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba serta mengaja masyarakat untuk berperilaku sesuai dengan ...
EVALUASI PROGRAM PENCEGAHAN HIV/AIDS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS I MAKASSAR PROPINSI SULAWESI SELATAN
EVALUASI PROGRAM PENCEGAHAN HIV/AIDS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS I MAKASSAR PROPINSI SULAWESI SELATAN
Latar Belakang: Angka infeksi HIV/AIDS pada populasi penjara cenderung lebih tinggidaripada populasi di luar penjara sebab adanya perilaku berisiko yang terjadi di penjara.Serosurv...
Kepribadian Tokoh Ayah dan Anak dalam Novel Ayah dan Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata Kajian (Psikologi Carl Gustav Jung)
Kepribadian Tokoh Ayah dan Anak dalam Novel Ayah dan Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata Kajian (Psikologi Carl Gustav Jung)
ABSTRAK Kata-kata kunci: Kepribadian, Struktur kepribadian, dinamika kepribadian, perkembangan kepribadian. Penelitian ini bertujuan menganalisis novel Ayah dan Sebelas ...
PENGGUNAAN SANDAL KAYU UNTUK PEMERIKSAAN LAYANAN KUNJUNGAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA BATAM
PENGGUNAAN SANDAL KAYU UNTUK PEMERIKSAAN LAYANAN KUNJUNGAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA BATAM
Latar Belakang : Penyelundupan narkoba di Lapas menjadi masalah serius, salah satunya melalui sandal pengunjung. Keterbatasan sarana, prasarana, dan SDM di Lapas Kelas IIA Batam me...
Dampak Over Kapasitas Terhadap Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIa Bogor
Dampak Over Kapasitas Terhadap Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIa Bogor
Lapas perlu melindungi warga binaan selayaknya manusia atau warga negara pada umumnya, tidak boleh ada asumsi bahwa lapas adalah tempat bagi narapidana yang merupakan tempat untuk ...
Kinetic and Thermodynamic Study of Plantaricin IIA-1A5, a Bacteriocin Produced by Indonesian Probiotic Lactobacillus plantarum IIA-1A5
Kinetic and Thermodynamic Study of Plantaricin IIA-1A5, a Bacteriocin Produced by Indonesian Probiotic Lactobacillus plantarum IIA-1A5
Background:
Plantaricin IIA-1A5 is a bacteriocin produced by Lactobacillus plantarum IIA-1A5, a locally isolat-ed probiotic from Indonesia. Plantaricin IIA-1A5 exhibits antibacteri...

