Javascript must be enabled to continue!
PENERAPAN PHASE EMBOK DALAM PELAKSANAAN SPECIAL EVENT ANUGERAH BAMBU INDONESIA
View through CrossRef
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Model EMBOK dapat diterapkan dalam penyelenggaraan acara Anugerah Bambu Indonesia. Menggunakan metode Description dalam penelitian dan observasi untuk pengumpulan data pada acara Anugerah Bambu Indonesia yang diadakan pada tanggal 25 Mei 2013. Tahapan tersebut menggambarkan sifat sekuensial manajemen acara, dengan menyoroti kekritisan waktu dalam setiap proyek acara. Tahapan tersebut meliputi inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, acara, dan penutupan. Acara ini diselenggarakan atas kerjasama Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Yayasan Bambu Indonesia, Komunitas Bambu Indonesia, Sentul City, Rumah Bambu Jatnika dan Sekolah Tingg Pariwisata Trisakti Jakarta . Acara tersebut diadakan di Kawasan Eco Park Sentul City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Indonesia. Penelitian ini memberikan informasi praktis tentang bagaimana mengadakan acara khusus berdasarkan EMBOK Model by Silvers (2005). Dan dari hasil kajian tersebut kami sepakat bahwa Tahap Model EMBOK Perak (2005) dapat diterapkan pada Event Anugerah Bambu Indonesia.
Kata kunci: event,special event, event phase, Embok Model, Anugerah Bambu Indonesia, tourism and hospitality industry
THE IMPLEMENTATION OF EMBOK PHASE IN THE SPECIAL EVENT OF THE ANUGERAH INDONESIAN BAMBOO
Abstract
This study aimed to know that the EMBOK Model can be applicable in the event management of Anugerah Bambu Indonesia. Using the Description in research methode and using observation for data collection on the Anugerah Bambu Indonesia event, that held on 25 Mei 2013. The phases illustrate the sequential nature of event management, highlighting the criticality of time in any event project. The phases include initiation, planning, implementation, the event, and closure The event held incolaboration of Ministry the Environtment of Republic of Indonesian, Yayasan Bambu Indonesia, Komunitas Bambu Indonesia, Sentul City, Rumah Bambu Jatnika and Gradute School Trisakti Institute of Tourism Jakarta. The event held in Eco Park Area of Sentul City, Kabupaten Bogor, West Java Indonesia. This study provides practical information about how to held special event based on EMBOK Model by Silvers (2005). And the result of the studied we have agreed that the Phase on EMBOK Model by Silver (2005) can be applied to Anugerah Bambu Indonesia Event.
Keywords: event,special event, event phase, Embok Model, Anugerah Bambu Indonesia, tourism and hospitality industry
Title: PENERAPAN PHASE EMBOK DALAM PELAKSANAAN SPECIAL EVENT ANUGERAH BAMBU INDONESIA
Description:
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Model EMBOK dapat diterapkan dalam penyelenggaraan acara Anugerah Bambu Indonesia.
Menggunakan metode Description dalam penelitian dan observasi untuk pengumpulan data pada acara Anugerah Bambu Indonesia yang diadakan pada tanggal 25 Mei 2013.
Tahapan tersebut menggambarkan sifat sekuensial manajemen acara, dengan menyoroti kekritisan waktu dalam setiap proyek acara.
Tahapan tersebut meliputi inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, acara, dan penutupan.
Acara ini diselenggarakan atas kerjasama Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Yayasan Bambu Indonesia, Komunitas Bambu Indonesia, Sentul City, Rumah Bambu Jatnika dan Sekolah Tingg Pariwisata Trisakti Jakarta .
Acara tersebut diadakan di Kawasan Eco Park Sentul City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Indonesia.
Penelitian ini memberikan informasi praktis tentang bagaimana mengadakan acara khusus berdasarkan EMBOK Model by Silvers (2005).
Dan dari hasil kajian tersebut kami sepakat bahwa Tahap Model EMBOK Perak (2005) dapat diterapkan pada Event Anugerah Bambu Indonesia.
Kata kunci: event,special event, event phase, Embok Model, Anugerah Bambu Indonesia, tourism and hospitality industry
THE IMPLEMENTATION OF EMBOK PHASE IN THE SPECIAL EVENT OF THE ANUGERAH INDONESIAN BAMBOO
Abstract
This study aimed to know that the EMBOK Model can be applicable in the event management of Anugerah Bambu Indonesia.
Using the Description in research methode and using observation for data collection on the Anugerah Bambu Indonesia event, that held on 25 Mei 2013.
The phases illustrate the sequential nature of event management, highlighting the criticality of time in any event project.
The phases include initiation, planning, implementation, the event, and closure The event held incolaboration of Ministry the Environtment of Republic of Indonesian, Yayasan Bambu Indonesia, Komunitas Bambu Indonesia, Sentul City, Rumah Bambu Jatnika and Gradute School Trisakti Institute of Tourism Jakarta.
The event held in Eco Park Area of Sentul City, Kabupaten Bogor, West Java Indonesia.
This study provides practical information about how to held special event based on EMBOK Model by Silvers (2005).
And the result of the studied we have agreed that the Phase on EMBOK Model by Silver (2005) can be applied to Anugerah Bambu Indonesia Event.
Keywords: event,special event, event phase, Embok Model, Anugerah Bambu Indonesia, tourism and hospitality industry.
Related Results
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
Bambu merupakan material konstruksi ramah lingkungan mempunyai keunggulan dari segi kekuatan yang diketahui dari sifat mekaniknya seperti kuat tarik, kuat tekan dan kuat lentur. Ba...
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
Bambu merupakan material konstruksi ramah lingkungan mempunyai keunggulan dari segi kekuatan yang diketahui dari sifat mekaniknya seperti kuat tarik, kuat tekan dan kuat lentur. Ba...
JENIS-JENIS BAMBU DI BUKIT GUNUNG ANGGAS, DESA SIDING, KECAMATAN SIDING, KABUPATEN BENGKAYANG
JENIS-JENIS BAMBU DI BUKIT GUNUNG ANGGAS, DESA SIDING, KECAMATAN SIDING, KABUPATEN BENGKAYANG
Gunung Anggas Hill, Siding Village, Siding Subdistrict, Bengkayang District has many wildly bamboo plants. Bamboo is a type of grass that belongs to the Gramineae family and is one...
PELATIHAN PENGAWETAN BAMBU TALI (GIGANTOCHLOA APUS) DENGAN METODE PENGAWETAN BOUCHERIE DI HKm AIK BUAL
PELATIHAN PENGAWETAN BAMBU TALI (GIGANTOCHLOA APUS) DENGAN METODE PENGAWETAN BOUCHERIE DI HKm AIK BUAL
Tanaman bambu tumbuh secara alami dan berumpun di kawasan hutan Indonesia, tak terkecuali di daerah Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebagai salah satu daerah tujuan wisata, pemanfaata...
Pusat Pengelolahan Bambu Di Kabupaten Nagekeo Dengan Tema Eko Arsitektur
Pusat Pengelolahan Bambu Di Kabupaten Nagekeo Dengan Tema Eko Arsitektur
Sejalan dengan perkembangan jaman, kebutuhan kayu untuk konstruksi dan mebel semakin langka dan mahal. Maka dari itu muncul ide-ide dasar untuk mencari alternatif pengganti kayu un...
KAJIAN INTERAKSI TANAH-BAMBU DITINJAU DARI PARAMETER KUAT GESER
KAJIAN INTERAKSI TANAH-BAMBU DITINJAU DARI PARAMETER KUAT GESER
Stabilitas lereng memerlukan perkuatan untuk meningkatkan kuat geser. Perkuatan dari material bambu dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengganti peran geotekstil yang biasa d...
Bambu Sebagai Alternatif Penerapan Material Ekologis: Potensi dan Tantangannya
Bambu Sebagai Alternatif Penerapan Material Ekologis: Potensi dan Tantangannya
Bidang industri konstruksi disinyalir menjadi pelaku kedua dalam menyumbang pemanasan global. Pemakaian bahan material yang tidak dapat diperbaharui dalam jangka waktu tertentu aka...
Pembinaan Seni Pada Kelompok Kerajinan Bambu di Tlogosari, Margoyoso, Magelang, Jawa Tengah
Pembinaan Seni Pada Kelompok Kerajinan Bambu di Tlogosari, Margoyoso, Magelang, Jawa Tengah
AbstrakDusun Tlogosari adalah salah satu dusun yang terdapat di wilayah Margoyoso, Salaman, Magelang, Jawa Tengah. Di dusun ini terdapat Kelompok Pelestari pengrajin Bambu “KOPPERB...

