Javascript must be enabled to continue!
Potensi Penurunan Debit Banjir di Sungai Sepaku Akibat Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi
View through CrossRef
The high rainfall in the Sepaku DAS is one of the factors causing the flooding in the River Sepaku. The heavy rain often resulted in the flooding of residents' houses and public facilities. Less water reservoirs and unavailable sustainable drainage systems are some of the causes of flooding in the region. To address the flood problems, the government plans to build a dam to control flooding and increase the need for raw water in the Penajam Paser Utara district, especially in the Sepaku district. In line with this, research has been carried out to obtain a reduction in flood discharge due to the awakening of the Sepaku Semoi Dam. This study analyzed maximum daily rainfall data from the past decade, land cover and soil types, and flood discharge using HEC-HMS with validated results. The next step is the analysis of the flood water's high surface and the dam's area using the HEC-RAS program with 2D modeling. Modeling shows that Sepaku Semoi Dam reduces flood discharge, height, and volume. Drainage was decreased by 48,450%, flood height was lowered to 0.45 m, and volume was decreased by 5,080.8 m3. The flooded area also fell by 9,144 ha.
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Title: Potensi Penurunan Debit Banjir di Sungai Sepaku Akibat Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi
Description:
The high rainfall in the Sepaku DAS is one of the factors causing the flooding in the River Sepaku.
The heavy rain often resulted in the flooding of residents' houses and public facilities.
Less water reservoirs and unavailable sustainable drainage systems are some of the causes of flooding in the region.
To address the flood problems, the government plans to build a dam to control flooding and increase the need for raw water in the Penajam Paser Utara district, especially in the Sepaku district.
In line with this, research has been carried out to obtain a reduction in flood discharge due to the awakening of the Sepaku Semoi Dam.
This study analyzed maximum daily rainfall data from the past decade, land cover and soil types, and flood discharge using HEC-HMS with validated results.
The next step is the analysis of the flood water's high surface and the dam's area using the HEC-RAS program with 2D modeling.
Modeling shows that Sepaku Semoi Dam reduces flood discharge, height, and volume.
Drainage was decreased by 48,450%, flood height was lowered to 0.
45 m, and volume was decreased by 5,080.
8 m3.
The flooded area also fell by 9,144 ha.
Related Results
Analisis Keruntuhan Bendungan Sepaku Semoi Kabupaten Penajam Paser Utara Melalui Simulasi HEC-RAS Dan Berbasis InaSAFE
Analisis Keruntuhan Bendungan Sepaku Semoi Kabupaten Penajam Paser Utara Melalui Simulasi HEC-RAS Dan Berbasis InaSAFE
Bendungan Sepaku Semoi yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan salah satu bendungan tipe timbunan homogen yang memiliki fungsi untuk mereduksi banjir dan mendukung...
KAJIAN PENINGKATAN BENDUNGAN BENANGA DI KOTA SAMARINDA PROPINSI KALIMANTAN TIMUR
KAJIAN PENINGKATAN BENDUNGAN BENANGA DI KOTA SAMARINDA PROPINSI KALIMANTAN TIMUR
Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan dokumen perencanaan teknis yang dilengkapi gambar perencanaan/desain peningkatan bendungan Benanga.Penelitian dilaksanakan di kawasan ben...
Penelusuran Limpasan Kejadian Banjir Sungai Padolo Di Kota Bima
Penelusuran Limpasan Kejadian Banjir Sungai Padolo Di Kota Bima
Kota Bima mengalami banjir besar tanggal 21 dan 23 Desember 2016. Banjir berasal luapan Sungai Padolo dan Sungai Melayu. Sungai Padolo memberikan dampak...
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa
Penanganan sungai pada Daerah Aliran Sungai (DAS) harus dilakukan secara integral, tidak dilakukan secara parsial, guna menjadi dasar dalam evaluasi terhadap banjir. Pada Pertemuan...
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa
Penanganan sungai pada Daerah Aliran Sungai (DAS) harus dilakukan secara integral, tidak dilakukan secara parsial, guna menjadi dasar dalam evaluasi terhadap banjir. Pada Pertemuan...
Evaluasi Kondisi Fisik Bendungan Sempor Kabupaten Kebumen Dalam Penentuan Prioritas Pemeliharaan Sebagai Upaya Memperpanjang Usia Operasional
Evaluasi Kondisi Fisik Bendungan Sempor Kabupaten Kebumen Dalam Penentuan Prioritas Pemeliharaan Sebagai Upaya Memperpanjang Usia Operasional
Selain memberikan manfaat bagi manusia, bendungan juga menimbulkan potensi bahaya yang besar bagi sekitarnya. Potensi bahaya tersebut adalah runtuhnya bangunan bendungan yang dapa...
pariwisata
pariwisata
Secara khusus, keunikan kota banjarmasin yakni kota yang puitis dengan sebutan kota seribu sungai. Posisi kota banjarmasin di kelilingi sungai-sungai besar yang sangat vital fungsi...
Mendeteksi kejadian banjir di sungai Tande Kabupaten Lingga dengan simulasi HEC-RAS
Mendeteksi kejadian banjir di sungai Tande Kabupaten Lingga dengan simulasi HEC-RAS
Sungai Tande merupakan sungai yang terletak di desa Daik Kabupaten Lingga dengan total panjang 9,41 km dan memiliki luas daerah aliran sungai (DAS) sebesar 3.170,42 ha. Penelitian ...

