Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Masa Kerja dan Durasi Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Pekerja Pemanen Sawit PT Abdi Budi Mulia Teluk Panji Labuhanbatu Selatan

View through CrossRef
Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah gangguan yang mempengaruhi fungsi normal sistem musculoskeletal akibat paparan berulang berbagai faktor risiko di tempat bekerja. Faktor pekerjaan yang berkaitan dengan MSDs adalah beban kerja, masa kerja, dan durasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan masa kerja dan durasi kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja pemanen sawit yang berada di Teluk Panji. Sampel pada penelitian ini adalah semua pekerja pemanen sawit yang berada di Teluk Panji. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner nordic body map. Analisis data menggunakan uji statistik spearmen rank. Responden yang mengalami keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) lebih banyak yaitu 94 responden (93.1%). Responden yang memiliki masa kerja <10 tahun lebih banyak yaitu 59 responden (58,4%). Responden yang memiliki durasi kerja <7 jam lebih banyak yaitu 88 responden (87,1%). Ada hubungan antara masa kerja dengan keluhan MSDs dengan nilai p=0,001<? (0,05) Ada hubungan antara durasi kerja dengan keluhan MSDs dengan nilai p=0,006<? (0,05). Kondisi muskuloskeletal penting sepanjang kehidupan, dari masalah jangka pendek seperti nyeri dibagian tubuh tertentu. Penelitian ini menemukan pekerja pemanen kelapa sawit sering mengalami keluhan MSDs pada bahu, punggung, paha, leher, dan lengan bawah, terkait dengan masa dan durasi kerja.
Title: Hubungan Masa Kerja dan Durasi Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Pekerja Pemanen Sawit PT Abdi Budi Mulia Teluk Panji Labuhanbatu Selatan
Description:
Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah gangguan yang mempengaruhi fungsi normal sistem musculoskeletal akibat paparan berulang berbagai faktor risiko di tempat bekerja.
Faktor pekerjaan yang berkaitan dengan MSDs adalah beban kerja, masa kerja, dan durasi kerja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan masa kerja dan durasi kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja pemanen sawit yang berada di Teluk Panji.
Sampel pada penelitian ini adalah semua pekerja pemanen sawit yang berada di Teluk Panji.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner nordic body map.
Analisis data menggunakan uji statistik spearmen rank.
Responden yang mengalami keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) lebih banyak yaitu 94 responden (93.
1%).
Responden yang memiliki masa kerja <10 tahun lebih banyak yaitu 59 responden (58,4%).
Responden yang memiliki durasi kerja <7 jam lebih banyak yaitu 88 responden (87,1%).
Ada hubungan antara masa kerja dengan keluhan MSDs dengan nilai p=0,001<? (0,05) Ada hubungan antara durasi kerja dengan keluhan MSDs dengan nilai p=0,006<? (0,05).
Kondisi muskuloskeletal penting sepanjang kehidupan, dari masalah jangka pendek seperti nyeri dibagian tubuh tertentu.
Penelitian ini menemukan pekerja pemanen kelapa sawit sering mengalami keluhan MSDs pada bahu, punggung, paha, leher, dan lengan bawah, terkait dengan masa dan durasi kerja.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Hubungan Karakteristik Pekerja dan Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pemanen Sawit PT. Bakrie
Hubungan Karakteristik Pekerja dan Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pemanen Sawit PT. Bakrie
<p><em>Kelelahan kerja menunjukkan kondisi yang berbeda–beda dari setiap individu,  semua bermuara kepada kehilangan efisiensi dan penurunan kapasitas tubuh serta penin...
The Development of the Wayang Panji Nusantara Network Model to Strengthen the Articulation of the Panji Culture in Southeast Asia
The Development of the Wayang Panji Nusantara Network Model to Strengthen the Articulation of the Panji Culture in Southeast Asia
Wayang Panji is a puppet based on Panji stories that developed in Southeast Asia. The story of Panji in the art of wayang is found in Malang mask puppet art, Krucil Kediri puppets,...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Determinan Keluhan Nyeri Punggung pada Petani Padi saat Masa Tanam di Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar
Determinan Keluhan Nyeri Punggung pada Petani Padi saat Masa Tanam di Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar
Keluhan nyeri punggung merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang sering dialami oleh petani padi akibat aktivitas kerja yang dilakukan secara berulang dan dalam postur ker...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...

Back to Top