Javascript must be enabled to continue!
Analisis Persepsi Keselamatan Transportasi Publik Pada Pekerja Urban di Jakarta
View through CrossRef
Keselamatan transportasi merupakan sesuatu yang harus ada dalam transportasi publik agar setiap pekerja terhindar dari risiko kecelakaan selama perjalanan. Persepsi pekerja mengenai keselamatan transportasi mempunyai peranan penting agar pekerja dapat memahami dan menafsirkan suatu keadaan yang berbahaya dan berisiko sebagai rujukan dalam menggunakan transportasi publik yang aman. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan variabel independent variabel karakteristik pekerja (umur, jenis kelamin, pendidikan), sikap, pengetahuan, pengalaman dan situasi lingkungan dengan variabel dependen yaitu persepsi keselamatan transportasi publik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analitik dengan pendekatan Cross Sectional, instrumen penelitian menggunakan kuesioner, populasi penelitian ini adalah pekerja urban yang bekerja di Jakarta, sampel penelitian menggunakan rumus besar sampel yang tidak diketahui populasinya berjumlah 107 responden, cara pengambilan sampel menggunakan non random, purposive sampling, dalam sampel ini yang diambil adalah pekerja urban yang berdomisili di wilayah Bogor, Depok, Bekasi dan Tangerang dan uji statistik menggunakan Chi. Hasil penelitian ini didapatkan sebagian besar pekerja berpresepsi kurang baik tentang keselamatan transportasi publik sebanyak 53,3%, pekerja berumur > 25 tahun sebanyak 61,7%, pekerja yang berjenis kelamin perempuan 68,2%, pekerja yang berpendidikan > SMU sebanyak 57,9%, pekerja yang tidak memiliki pengalaman transportasi umum sebanyak 83,2%, pekerja yang pengetahuannya rendah sebanyak 53,3%, pekerja yang memiliki memiliki sikap negatif sebanyak 54,2%, dan pekerja yang mendapatkan situasi lingkungannya kurang baik mengenai keselamatan transportasi umum sebanyak 52,3%, variabel yang berhubungan dalam penelitian ini adalah variabel sikap, pengetahuan, pengalaman dan situasi lingkungan sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah variabel umur, jenis kelamin dan Pendidikan, saran penelitian ini diharapkan Pemerintah Daerah dan Pusat dalam menyelanggarakan transportasi untuk publik perlu memperhatikan juga fasilitas keselamatan yang memadai dan berkualitas serta memberikan pelatihan safety driving kepada para pengemudi moda trasnportasi publik.
Ikatan Fisioterapi Indonesia Cabang Kota Bekasi
Title: Analisis Persepsi Keselamatan Transportasi Publik Pada Pekerja Urban di Jakarta
Description:
Keselamatan transportasi merupakan sesuatu yang harus ada dalam transportasi publik agar setiap pekerja terhindar dari risiko kecelakaan selama perjalanan.
Persepsi pekerja mengenai keselamatan transportasi mempunyai peranan penting agar pekerja dapat memahami dan menafsirkan suatu keadaan yang berbahaya dan berisiko sebagai rujukan dalam menggunakan transportasi publik yang aman.
Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan variabel independent variabel karakteristik pekerja (umur, jenis kelamin, pendidikan), sikap, pengetahuan, pengalaman dan situasi lingkungan dengan variabel dependen yaitu persepsi keselamatan transportasi publik.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analitik dengan pendekatan Cross Sectional, instrumen penelitian menggunakan kuesioner, populasi penelitian ini adalah pekerja urban yang bekerja di Jakarta, sampel penelitian menggunakan rumus besar sampel yang tidak diketahui populasinya berjumlah 107 responden, cara pengambilan sampel menggunakan non random, purposive sampling, dalam sampel ini yang diambil adalah pekerja urban yang berdomisili di wilayah Bogor, Depok, Bekasi dan Tangerang dan uji statistik menggunakan Chi.
Hasil penelitian ini didapatkan sebagian besar pekerja berpresepsi kurang baik tentang keselamatan transportasi publik sebanyak 53,3%, pekerja berumur > 25 tahun sebanyak 61,7%, pekerja yang berjenis kelamin perempuan 68,2%, pekerja yang berpendidikan > SMU sebanyak 57,9%, pekerja yang tidak memiliki pengalaman transportasi umum sebanyak 83,2%, pekerja yang pengetahuannya rendah sebanyak 53,3%, pekerja yang memiliki memiliki sikap negatif sebanyak 54,2%, dan pekerja yang mendapatkan situasi lingkungannya kurang baik mengenai keselamatan transportasi umum sebanyak 52,3%, variabel yang berhubungan dalam penelitian ini adalah variabel sikap, pengetahuan, pengalaman dan situasi lingkungan sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah variabel umur, jenis kelamin dan Pendidikan, saran penelitian ini diharapkan Pemerintah Daerah dan Pusat dalam menyelanggarakan transportasi untuk publik perlu memperhatikan juga fasilitas keselamatan yang memadai dan berkualitas serta memberikan pelatihan safety driving kepada para pengemudi moda trasnportasi publik.
Related Results
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
ANALISIS KECENDERUNGAN KONSUMSI MENURUT THORSTEIN VEBLEN PADA EKONOMI MODA TRANSPORTASI PUBLIK MASS RAPID TRANSIT (MRT) KOTA JAKARTA
ANALISIS KECENDERUNGAN KONSUMSI MENURUT THORSTEIN VEBLEN PADA EKONOMI MODA TRANSPORTASI PUBLIK MASS RAPID TRANSIT (MRT) KOTA JAKARTA
Institusi ekonomi membentuk standar hidup dan tingkat kenyamanan yang didorong oleh konsumsi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan konsumsi masyarak...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Macroeconomic and Social Precursors of Suicide Rates in the Philippines: A Quantitative Analysis (Preprint)
Macroeconomic and Social Precursors of Suicide Rates in the Philippines: A Quantitative Analysis (Preprint)
BACKGROUND
Suicide is a complex, serious and multifaceted public health issue that poses significant challenges to societies worldwide. In fact, it represen...
Implementasi Manajemen Transportasi Publik Di Provinsi DKI Jakarta(Studi Kasus Integrasi Antar Moda Angkutan Darat)
Implementasi Manajemen Transportasi Publik Di Provinsi DKI Jakarta(Studi Kasus Integrasi Antar Moda Angkutan Darat)
Kemacetan lalu lintas di DKI Jakarta saat ini semakin luas baik dari aspek ruang maupun aspek waktu dan bahkan kemacetan pun sudah merambah ke wilayah penyangga. Tidak hanya jalan ...
PENGUATAN BUDAYA KESELAMATAN DI INSTALASI ELEMEN BAKAR EKSPERIMENTAL
PENGUATAN BUDAYA KESELAMATAN DI INSTALASI ELEMEN BAKAR EKSPERIMENTAL
PENGUATAN BUDAYA KESELAMATAN DI INSTALASI ELEMEN BAHAN BAKAR EKSPERIMENTAL (IEBE) dititik-beratkan pada upaya membangun kesadaran personil akan pentingnya keselamatan kerja dan kes...
KEBIJAKAN PUBLIK SEBAGAI KEPUTUSAN MORAL
KEBIJAKAN PUBLIK SEBAGAI KEPUTUSAN MORAL
AbstrakPeraturan yang dibuat oleh pihak berwenang yaitu pemerintah yang biasanya berupa suatu kebijakan. Kebijakan publik dibutuhkan di suatu negara untuk mengatur dan mengelola ma...
Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Umum Pusat Soeradji Tirtonegoro Klaten Tahun 2022
Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Umum Pusat Soeradji Tirtonegoro Klaten Tahun 2022
LATAR BELAKANG: Mewujudkan budaya keselamatan pasien adalah tantangan bagi rumah sakit dalam proses memberikan layanan yang berorientasi pada kualitas dan keselamatan pasien. Surve...

