Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGUATAN BUDAYA KESELAMATAN DI INSTALASI ELEMEN BAKAR EKSPERIMENTAL

View through CrossRef
PENGUATAN BUDAYA KESELAMATAN DI INSTALASI ELEMEN BAHAN BAKAR EKSPERIMENTAL (IEBE) dititik-beratkan pada upaya membangun kesadaran personil akan pentingnya keselamatan kerja dan keselamatan instalasi. Sasarannya agar setiap personil memiliki rasa tanggungjawab atas keselamatan dan mau berkontribusi aktif dalam pengembangan budaya keselamatan di IEBE. Tujuannya meningkatkan jaminan keselamatan secara berkelanjutan dalam pengoperasian IEBE (personil, masyarakat, lingkungan). Penguatan budaya keselamatan dilakukan dengan mengacu pada atribut budaya keselamatan yang kuat sebaga imana terdapat dalam International Atomic Energy Agency (IAEA) Safety Guide GS-G-3.5. Strategi utama yang dilakukan adalah; (a) intemalisasi nilai -nilai keselamatan melalui briefing pagi, coffee morning, poster/spanduk , workshop dan pelatihan; (b) meningkatkan efekti titas kepemimpinan melalui walktime pimpinan di tempat kerja, pelatihan safety leadership, dan kualifikasi personil; (c) integralisasi keselamatan dalam proses kerja melalui job hazard analysis (JHA), workplace hazard assesment (WHA), housekeeping melalui kerjabakti membersihkan dan merapikan tempat kerja; (d) pembelajaran keselamatan melalui inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja (K3), kaji diri keselamatan, pelaporan terbuka masalah keselamatan (nearmiss, incident, accident), partisipasi dalam Fuel incident Notification and Analysis System (FINAS); dan (e) meningkatkan akuntabilitas kinerja keselamatan melalui pelaporan rutin keselamatan operasi ke badan pengawas, pengisian dan evaluasi Safety Performance Indicator (SPI), detinisi peran dan tanggungjawab setiap personil, dan lain lain. Model SPI yang dikembangkan IEBE - BATAN telah dipakai sebagai contoh SPI Instalasi Nuklir Non Reaktor di Indonesia oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Melalui kegiatan tersebut terlihat nyata adanya kemajuan dalam budaya keselamatan di IEBE, yaitu meningkatnya keterlibatan dan tanggungjawab personil dalam perbaikan berkelanjutan kinerja keselamatan kerja, membaiknya kondisi housekeeping (kerapihan dan kebersihan) tempat kerja, dan keselamatan kerja.
National Atomic Energy Agency of Indonesia (BATAN)
Title: PENGUATAN BUDAYA KESELAMATAN DI INSTALASI ELEMEN BAKAR EKSPERIMENTAL
Description:
PENGUATAN BUDAYA KESELAMATAN DI INSTALASI ELEMEN BAHAN BAKAR EKSPERIMENTAL (IEBE) dititik-beratkan pada upaya membangun kesadaran personil akan pentingnya keselamatan kerja dan keselamatan instalasi.
Sasarannya agar setiap personil memiliki rasa tanggungjawab atas keselamatan dan mau berkontribusi aktif dalam pengembangan budaya keselamatan di IEBE.
Tujuannya meningkatkan jaminan keselamatan secara berkelanjutan dalam pengoperasian IEBE (personil, masyarakat, lingkungan).
Penguatan budaya keselamatan dilakukan dengan mengacu pada atribut budaya keselamatan yang kuat sebaga imana terdapat dalam International Atomic Energy Agency (IAEA) Safety Guide GS-G-3.
5.
Strategi utama yang dilakukan adalah; (a) intemalisasi nilai -nilai keselamatan melalui briefing pagi, coffee morning, poster/spanduk , workshop dan pelatihan; (b) meningkatkan efekti titas kepemimpinan melalui walktime pimpinan di tempat kerja, pelatihan safety leadership, dan kualifikasi personil; (c) integralisasi keselamatan dalam proses kerja melalui job hazard analysis (JHA), workplace hazard assesment (WHA), housekeeping melalui kerjabakti membersihkan dan merapikan tempat kerja; (d) pembelajaran keselamatan melalui inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja (K3), kaji diri keselamatan, pelaporan terbuka masalah keselamatan (nearmiss, incident, accident), partisipasi dalam Fuel incident Notification and Analysis System (FINAS); dan (e) meningkatkan akuntabilitas kinerja keselamatan melalui pelaporan rutin keselamatan operasi ke badan pengawas, pengisian dan evaluasi Safety Performance Indicator (SPI), detinisi peran dan tanggungjawab setiap personil, dan lain lain.
Model SPI yang dikembangkan IEBE - BATAN telah dipakai sebagai contoh SPI Instalasi Nuklir Non Reaktor di Indonesia oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).
Melalui kegiatan tersebut terlihat nyata adanya kemajuan dalam budaya keselamatan di IEBE, yaitu meningkatnya keterlibatan dan tanggungjawab personil dalam perbaikan berkelanjutan kinerja keselamatan kerja, membaiknya kondisi housekeeping (kerapihan dan kebersihan) tempat kerja, dan keselamatan kerja.

Related Results

Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam
Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam
ABSTRAK Penelitian mengenai eksplorasi motor bakar berbahan bakar ganda dalam upaya mendukung pengembangan motor bakar berbahan bakar gas alam telah dilaksanakan di MIDC Bandung. P...
Core Design TRIGA2000 Bandung Using U3Si2Al Fuel Element MTR Type
Core Design TRIGA2000 Bandung Using U3Si2Al Fuel Element MTR Type
DESAIN TERAS REAKTOR TRIGA2000 BANDUNG MENGGUNAKAN TIPE ELEMEN BAKAR MTR U3Si2/Al. Reaktor TRIGA2000 Bandung selama ini menggunakan bahan bakar jenis silinder tetapi bahan bakar te...
Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Umum Pusat Soeradji Tirtonegoro Klaten Tahun 2022
Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Umum Pusat Soeradji Tirtonegoro Klaten Tahun 2022
LATAR BELAKANG: Mewujudkan budaya keselamatan pasien adalah tantangan bagi rumah sakit dalam proses memberikan layanan yang berorientasi pada kualitas dan keselamatan pasien. Surve...
BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT
BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT
Latar Belakang: Salah satu tujuan keselamatan pasien yaitu menurunnya KTD yang merupakan bagian dari insiden keselamatan pasien. Oleh karena itu, jika rumah sakit ingin menurunkan ...
Hubungan antara Budaya Keselamatan Pasien dengan Insiden Keselamatan Pasien di Pelayanan Rawat Inap RSUD Dr. Moewardi Surakarta
Hubungan antara Budaya Keselamatan Pasien dengan Insiden Keselamatan Pasien di Pelayanan Rawat Inap RSUD Dr. Moewardi Surakarta
Budaya keselamatan pasien menjadi fondasi utama dalam mencegah insiden yang dapat dicegah, seperti KNC, KTC, hingga KTD. Laporan keselamatan pasien RSUD Dr. Moewardi Tahun 2023, ju...
Peran Kepemimpinan dalam Membentuk Budaya Keselamatan Pasien dan Kerja di Rumah Sakit Astrini
Peran Kepemimpinan dalam Membentuk Budaya Keselamatan Pasien dan Kerja di Rumah Sakit Astrini
ABSTRACT Leadership from a hospital leader or hospital manager will be determine their hospital progress either will be a possitve or not. Astrini hospital currently make a leaders...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BUDAYA KESELAMATAN DI INDONESIA
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BUDAYA KESELAMATAN DI INDONESIA
Pendekatan suatu organisasi untuk menjamin kesehatan dan keselamatan karyawannya dikenal sebagai "budaya keselamatan". Nilai, keyakinan, sikap, dan perilaku terkait keselamatan di ...
RELAP5 SIMULATION FOR SEVERE ACCIDENT ANALYSIS OF RSG-GAS REACTOR
RELAP5 SIMULATION FOR SEVERE ACCIDENT ANALYSIS OF RSG-GAS REACTOR
The research reactor in the world is to be known safer than power reactor due to its simpler design related to the core and operational chararacteristics. Nevertheless, potential h...

Back to Top