Javascript must be enabled to continue!
Perspektif Al-qur'an dan Hadis Terhadap Maraknya Perilaku Ghibah di Era Globalisasi
View through CrossRef
Pada zaman modern seperti sekarang ini, manusia sudah semakin mudah untuk mengetahui hal-hal apapun yang mereka inginkan melalui media sosial, baik itu pernyataan yang benar, lalu bisa menimbulkan ghibah ataupun pernyataan yang salah atau tidak sesuai dengan kenyataan yang ada, maka bisa menimbulkan fitnah. Setiap manusia mempunyai organ tubuhnya masing-masing, salah satunya yaitu lidah yang berfungsi untuk menjelaskan sesuatu secara verbal. Lidah adalah nikmat dari Allah SWT agar kita dapat menjelaskan sesuatu yang dikandung oleh benak dan hatinya. Pada era globalisasi sekarang banyak orang yang tidak bisa menjaga lisannya, terlebih orang tersebut berbicara di depan media sosial yang mudah untuk tersebar luas berita yang dibicarakan. Ghibah atau yang biasa kita sebut dengan gosip atau rumpi merupakan perbuatan yang sangat dilarang didalam ajaran agama islam, adapun larangan ghibah terdapat pada qur’an surat al-Hujurat ayat 12, dan juga didalam sebuah hadits Rosulullah SAW sangat melarang ghibah. Untuk menghindari terjadinya gosip atau rumpi maka kita harus mempelajari terkait larangan ghibah, bahaya ghibah dan dampak negatif dari ghibah. Metode yang digunakan penulis adalah metode study kepustakaan. Metode ini bertujuan agar kita mengetahui terkait ghibah yang ada di era globalisasi sekarang, baik dari segi pengertian, bahaya ghibah, dampak atau akibat dari perbuatan ghibah dan pentingnya menjaga lisan.
Title: Perspektif Al-qur'an dan Hadis Terhadap Maraknya Perilaku Ghibah di Era Globalisasi
Description:
Pada zaman modern seperti sekarang ini, manusia sudah semakin mudah untuk mengetahui hal-hal apapun yang mereka inginkan melalui media sosial, baik itu pernyataan yang benar, lalu bisa menimbulkan ghibah ataupun pernyataan yang salah atau tidak sesuai dengan kenyataan yang ada, maka bisa menimbulkan fitnah.
Setiap manusia mempunyai organ tubuhnya masing-masing, salah satunya yaitu lidah yang berfungsi untuk menjelaskan sesuatu secara verbal.
Lidah adalah nikmat dari Allah SWT agar kita dapat menjelaskan sesuatu yang dikandung oleh benak dan hatinya.
Pada era globalisasi sekarang banyak orang yang tidak bisa menjaga lisannya, terlebih orang tersebut berbicara di depan media sosial yang mudah untuk tersebar luas berita yang dibicarakan.
Ghibah atau yang biasa kita sebut dengan gosip atau rumpi merupakan perbuatan yang sangat dilarang didalam ajaran agama islam, adapun larangan ghibah terdapat pada qur’an surat al-Hujurat ayat 12, dan juga didalam sebuah hadits Rosulullah SAW sangat melarang ghibah.
Untuk menghindari terjadinya gosip atau rumpi maka kita harus mempelajari terkait larangan ghibah, bahaya ghibah dan dampak negatif dari ghibah.
Metode yang digunakan penulis adalah metode study kepustakaan.
Metode ini bertujuan agar kita mengetahui terkait ghibah yang ada di era globalisasi sekarang, baik dari segi pengertian, bahaya ghibah, dampak atau akibat dari perbuatan ghibah dan pentingnya menjaga lisan.
Related Results
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
<p>Artikel ini akan membahas tentang kontribusi Ali Mustafa Yaqub dalam dinamika kajian hadis di Indonesia. Ia adalah salah seorang pakar di bidang hadis. Hadis-hadis yang di...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
Hadis disepakati sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur’an. Namun, untuk dapat menjadikannya sebagai dasar ajaran, hadis harus melewati uji naqd al-hadis dan fiqh al-hadi...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
MANHAJ AHMAD LUTFI FATHULLAH DALAM HADIS-HADIS LEMAH DAN PALSU DALAM KITAB DURRATUN NASIHIN
MANHAJ AHMAD LUTFI FATHULLAH DALAM HADIS-HADIS LEMAH DAN PALSU DALAM KITAB DURRATUN NASIHIN
Kitab Durratun Nashihin merupakan salah satu kitab yang bercorak targhib dan tarhib, banyak digunakan oleh masyarakat muslim khususnya di Indonesia. Ternyata di dalamnya banyak mem...
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
Abstract: The Tahfiz Hadis program is one of the extracurricular programs carried out at the Al Falah Puteri Islamic Boarding School Banjarbaru. This program was formed because of ...

