Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi Cara Penyembelihan Sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Keudah dan Lambaro

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi cara penyembelihan sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Keudah dan Lambaro sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan pemerintah. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Keudah dan Lambaro pada tanggal 10 – 29 Juni 2017. Penelitian ini menggunakan metode survei. Variabel yang diamati adalah persyaratan peralatan pemotongan, prosedur pemotongan sapi dan higienis pekerja RPH Keudah dan Lambaro. teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan metode Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Keudah memiliki persyaratan peralatan sebanyak 60% berada pada kategori cukup dan RPH Lambaro sebanyak 55% berada pada kategori kurang. Prosedur pemotongan sapi di RPH Keudah dan Lambaro sama-sama mendapat persentase 81,81% dan berada pada kategori baik. Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Keudah memilik higienis pekerja sebanyak 45,24% berada pada kategori kurang dan RPH Lambaro 59,26% berada pada kategori kurang. Dari hasil penelitian  ini dapat disimpulkan bahwa persyaratan peralatan RPH Keudah lebih baik dari RPH lambaro, prosedur pemotongan RPH Keudah dan Lambaro sama-sama dalam kategori baik dan higienis pekerja RPH Lambaro lebih baik dari RPH Keudah.Evaluation Method Cattle Slaughtering at Slaughterhouse (RPH) Keudah and LambaroAbstract.   This study aims to evaluate the method of slaughtering cows at the House of Animal Slaughter (RPH) Keudah and Lambaro in accordance with procedures established by the government. This research was conducted at the House of Animal Slaughtering (RPH) Keudah and Lambaro on 10 - 29 June 2017. This research used survey method. The variables observed were the requirements of cutting equipment, cow cutting procedures and the hygiene of RPH Keudah and Lambaro workers. Research sampling technique using Purposive Sampling method. The results showed that the House of Animal Slaughterhouse (RPH) Keudah has 60% of equipment requirements are in enough category and 55% LP RPH is in the less category. Cattle slaughtering procedures in RPH Keudah and Lambaro both got 81.81% percentage and are in good category. Animal Slaughterhouse (RPH) Keudah has 45.24% worker hygiene is in the less category and RPH Lambaro 59.26% is in the less category. From the results of this study it can be concluded that the RPH Keudah equipment requirements are better than RPH lambaro, the cutting procedure of RPH Keudah and Lambaro are both in good category and the hygienic of RPH Lambaro workers is better than RPH Keudah.       
Title: Evaluasi Cara Penyembelihan Sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Keudah dan Lambaro
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi cara penyembelihan sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Keudah dan Lambaro sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan pemerintah.
Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Keudah dan Lambaro pada tanggal 10 – 29 Juni 2017.
Penelitian ini menggunakan metode survei.
Variabel yang diamati adalah persyaratan peralatan pemotongan, prosedur pemotongan sapi dan higienis pekerja RPH Keudah dan Lambaro.
teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan metode Purposive Sampling.
Hasil penelitian menunjukkan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Keudah memiliki persyaratan peralatan sebanyak 60% berada pada kategori cukup dan RPH Lambaro sebanyak 55% berada pada kategori kurang.
Prosedur pemotongan sapi di RPH Keudah dan Lambaro sama-sama mendapat persentase 81,81% dan berada pada kategori baik.
Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Keudah memilik higienis pekerja sebanyak 45,24% berada pada kategori kurang dan RPH Lambaro 59,26% berada pada kategori kurang.
Dari hasil penelitian  ini dapat disimpulkan bahwa persyaratan peralatan RPH Keudah lebih baik dari RPH lambaro, prosedur pemotongan RPH Keudah dan Lambaro sama-sama dalam kategori baik dan higienis pekerja RPH Lambaro lebih baik dari RPH Keudah.
Evaluation Method Cattle Slaughtering at Slaughterhouse (RPH) Keudah and LambaroAbstract.
  This study aims to evaluate the method of slaughtering cows at the House of Animal Slaughter (RPH) Keudah and Lambaro in accordance with procedures established by the government.
This research was conducted at the House of Animal Slaughtering (RPH) Keudah and Lambaro on 10 - 29 June 2017.
This research used survey method.
The variables observed were the requirements of cutting equipment, cow cutting procedures and the hygiene of RPH Keudah and Lambaro workers.
Research sampling technique using Purposive Sampling method.
The results showed that the House of Animal Slaughterhouse (RPH) Keudah has 60% of equipment requirements are in enough category and 55% LP RPH is in the less category.
Cattle slaughtering procedures in RPH Keudah and Lambaro both got 81.
81% percentage and are in good category.
Animal Slaughterhouse (RPH) Keudah has 45.
24% worker hygiene is in the less category and RPH Lambaro 59.
26% is in the less category.
From the results of this study it can be concluded that the RPH Keudah equipment requirements are better than RPH lambaro, the cutting procedure of RPH Keudah and Lambaro are both in good category and the hygienic of RPH Lambaro workers is better than RPH Keudah.
       .

Related Results

PEWARISAN BUDAYA SAPI SONOK SEBAGAI AKTIVITAS BELAJAR INFORMAL BAGI MASYARAKAT MADURA
PEWARISAN BUDAYA SAPI SONOK SEBAGAI AKTIVITAS BELAJAR INFORMAL BAGI MASYARAKAT MADURA
RINGKASANIkbar, A.Nauvalul. 2020. Pewarisan Budaya Sapi Sonok Sebagai Aktivitas Belajar Informal Bagi Masyarakat Madura. Tesis. Program Studi S-2 Pendidikan Luar Sekolah. Pasca Sar...
Evaluasi Kinerja Rumah Potong Hewan (RPH) Bayur, Kota Tangerang
Evaluasi Kinerja Rumah Potong Hewan (RPH) Bayur, Kota Tangerang
     Keberadaan RPH memiliki fungsi sebagai: (1) sarana pelayanan masyarakat dalam usaha penyediaan daging yang memenuhi kriteria aman, sehat, utuh dan halal (ASUH), (2) instru...
Gambaran Pelaksanaan Rumah Pemotongan Hewan Babi (Studi Kasus di Rumah Pemotongan Hewan Kota Semarang)
Gambaran Pelaksanaan Rumah Pemotongan Hewan Babi (Studi Kasus di Rumah Pemotongan Hewan Kota Semarang)
Rumah Pemotongan Hewan adalah bangunan yang memenuhi persyaratan teknis dan hygiene untuk memotong hewan bagi masyarakat sehingga dapat menjadi titik kritis pertama penentuan keama...
PENGARUH VARIASI KEDALAMAN PEMOTONGAN DAN KECEPATAN PEMOTONGAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN ALUMINIUM 7075
PENGARUH VARIASI KEDALAMAN PEMOTONGAN DAN KECEPATAN PEMOTONGAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN ALUMINIUM 7075
Riset ini bermaksud untuk mengetahui pengaruh variasi kedalaman pemotongan serta kecepatan pemotongan atas nilai kekasaran permukaan aluminium 7075. kesimpulan kecepatan pemotongan...
Analisis Morfometrik-Biofisika antara Sapi Karapan, Sapi Sonok dan Sapi Peternak Madura (Bos primiginius) di Kabupaten Sumenep
Analisis Morfometrik-Biofisika antara Sapi Karapan, Sapi Sonok dan Sapi Peternak Madura (Bos primiginius) di Kabupaten Sumenep
The purpose of this study was to determine the morphometric and biophysical differences between three types of Madura Cattle, namely Karapan Cattle, Sonok Cattle and Breeder Cattle...
Perbedaan pH Saliva Setelah Mengonsumsi Susu Sapi Murni dan Susu Sapi Bubuk
Perbedaan pH Saliva Setelah Mengonsumsi Susu Sapi Murni dan Susu Sapi Bubuk
Abstract: Saliva is a complex oral fluid consisting of a mixture of secretion of the major and minor salivary glands in the oral mucosa with a normal pH of 5.6-7.0. There are sever...
Potret Penyembelihan Hewan Qurban Pada Era New Normal di Kabupaten Kotawaringin Barat
Potret Penyembelihan Hewan Qurban Pada Era New Normal di Kabupaten Kotawaringin Barat
Penyembelihan hewan qurban adalah salah satu bentuk ibadah umat muslim. Pada situasi pandemi saat ini maka perlu diperhatikan prosedur penyembelihan hewan qurban sehingga pelaksana...
Penerapan Sistem Jaminan Halal dan Standar Rumah Potong Hewan (RPH) di RPH Bangkong Kabupaten Sumbawa
Penerapan Sistem Jaminan Halal dan Standar Rumah Potong Hewan (RPH) di RPH Bangkong Kabupaten Sumbawa
Halal di Indonesia diatur dalam undang-undang No.69 pasal 10 ayat (1) tentang label dan iklan pangan setiap orang yang memproduksi atau memasukkan pangan yang dikemas di Wilayah In...

Back to Top