Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

FUNGSI TRADISI TOR-TOR DAN STATUS SOSIAL DALAM PERNIKAHAN ADAT BATAK MANDAILING DI KABUPATEN PADANG LAWAS

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam Tradisi Tor-tor, fungsi dan status sosial yang melekat dalam pernikahan Adat Batak Mandailing di Kabupaten Padang Lawas Sumatera Utara. Metode yangdigunakan adalah metode kualitatifdeskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknikobservasi, wawancara mendalam dandokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses Tradisi Tor-tor pada acara penikahan Batak Mandailing di Kabupaten Padang Lawas ada beberapa tahap yaitu, Pokat menek/Tahi sapanggodangan (musyawarah pihak keluarga dan kerabat terdekat), Pokat godang/Tahi marhuta (musyawarah satu Desa/kampung), Mangalo-alo Mora (menyambut tamu terhormat dan tamu Raja-raja), Sidang adat/Maralok-alok (lanjutan dari acara mangalo-alo mora), Tor-tor suhut kahanggi, Tor-tor anakBoru, Tor-tor Mora Harajaon, Tor-tor darahBujing dan Tor-tor pengantin. Fungsi tradisi Tor-tor dilihat dari penyembelihan hewan dan patuaekkon, berfungsi untuk para pengantin karena pada saat itu pengantin memperoleh gelar adat yang diberikan oleh Harajaon, bentuk dari penampilan Tor-tor lain juga memiliki banyak fungsi diantaranya berfungsi untuk mengetahui tutur/etika dilingkungan masyarakat dan Tor-tor darah Bujing berfungsi untuk menandakan bahwa masih ada penerus di Desa tersebut. Status sosial yang melekat dalam proses tradisi Tor-tor, yaitu masyarakat yang tidak memiliki nama yang di kobar adat dan sedang berstatus janda dengan kasus cerai hidup maka dia dilarang untuk masuk ke Galanggang Siriaon sebagai Panortor.
Title: FUNGSI TRADISI TOR-TOR DAN STATUS SOSIAL DALAM PERNIKAHAN ADAT BATAK MANDAILING DI KABUPATEN PADANG LAWAS
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam Tradisi Tor-tor, fungsi dan status sosial yang melekat dalam pernikahan Adat Batak Mandailing di Kabupaten Padang Lawas Sumatera Utara.
Metode yangdigunakan adalah metode kualitatifdeskriptif.
Teknik pengumpulan data menggunakan teknikobservasi, wawancara mendalam dandokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses Tradisi Tor-tor pada acara penikahan Batak Mandailing di Kabupaten Padang Lawas ada beberapa tahap yaitu, Pokat menek/Tahi sapanggodangan (musyawarah pihak keluarga dan kerabat terdekat), Pokat godang/Tahi marhuta (musyawarah satu Desa/kampung), Mangalo-alo Mora (menyambut tamu terhormat dan tamu Raja-raja), Sidang adat/Maralok-alok (lanjutan dari acara mangalo-alo mora), Tor-tor suhut kahanggi, Tor-tor anakBoru, Tor-tor Mora Harajaon, Tor-tor darahBujing dan Tor-tor pengantin.
Fungsi tradisi Tor-tor dilihat dari penyembelihan hewan dan patuaekkon, berfungsi untuk para pengantin karena pada saat itu pengantin memperoleh gelar adat yang diberikan oleh Harajaon, bentuk dari penampilan Tor-tor lain juga memiliki banyak fungsi diantaranya berfungsi untuk mengetahui tutur/etika dilingkungan masyarakat dan Tor-tor darah Bujing berfungsi untuk menandakan bahwa masih ada penerus di Desa tersebut.
Status sosial yang melekat dalam proses tradisi Tor-tor, yaitu masyarakat yang tidak memiliki nama yang di kobar adat dan sedang berstatus janda dengan kasus cerai hidup maka dia dilarang untuk masuk ke Galanggang Siriaon sebagai Panortor.

Related Results

MAKNA DAN FUNGSI KAIN ULOS PADA PUSAT LATIHAN OPERA BATAK PEMATANG SIANTAR (PLOt) DI PEMATANG SIANTAR PROVINSI SUMATERA UTARA
MAKNA DAN FUNGSI KAIN ULOS PADA PUSAT LATIHAN OPERA BATAK PEMATANG SIANTAR (PLOt) DI PEMATANG SIANTAR PROVINSI SUMATERA UTARA
Ulos is a traditional Batak clothing that we can find in traditional events; birth, marriage, death and other Batak traditional ceremonies such as: Mandailing, Pakpak, Dairi, Sipir...
PERSPEKTIF OPERA BATAK SISINGAMANGARAJA XII EPISODE BORU LOPIAN ULUPORANG TANO BATAK
PERSPEKTIF OPERA BATAK SISINGAMANGARAJA XII EPISODE BORU LOPIAN ULUPORANG TANO BATAK
This creation research formulates the struggle of Boru Lopian son of Sisingamangaraja XII against Dutch colonialism. In addition to seeing as the figure of the son of King Sisingam...
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Personal branding menjadi hal yang penting dalam diri untuk menciptakan citra diri yang positif dengan menggambarkan keadaan diri yang sebenarnya. Riset penelitian ini membahas men...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
AbstractAdat Positive Legal Science was initiated to simplify Western People (officer, legal enforcer, scholar) to understand adat or adat law. There are two important process to p...
KEKERABATAN BAHASA BATAK MANDAILING DAN BAHASA BATAK ANGKOLA (TAPANULI) DI KABUPATEN PASAMAN
KEKERABATAN BAHASA BATAK MANDAILING DAN BAHASA BATAK ANGKOLA (TAPANULI) DI KABUPATEN PASAMAN
Artikel ini membahas mengenai hubungan kekerabatan antara bahasa Batak Mandailing dan bahasa Batak Angkola (Tapanuli) dengan melakukan perbandingan berdasarkan 200 kosakata Morris...
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Tulisan ini berupaya melihat marjinalisasi adat, hukum adat serta implikasinya pada masyarakat adat. Dalam konteks Indonesia, meskipun Konstitusi dan beberapa aturan formal mengaku...
Kampanye Brand Awareness Musik Lawas Indonesia
Kampanye Brand Awareness Musik Lawas Indonesia
Abstract. This research, entitled Brand Awareness Campaign for Indonesian Old Music, conducted by the Alunan Nusantara Community discusses the campaign they carried out by bringing...

Back to Top