Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MAKNA DAN FUNGSI KAIN ULOS PADA PUSAT LATIHAN OPERA BATAK PEMATANG SIANTAR (PLOt) DI PEMATANG SIANTAR PROVINSI SUMATERA UTARA

View through CrossRef
Ulos is a traditional Batak clothing that we can find in traditional events; birth, marriage, death and other Batak traditional ceremonies such as: Mandailing, Pakpak, Dairi, Sipirok-Angkola and Karo. Apart from being a typical cloth in the Batak community, Ulos is believed to be able to create a feeling of warmth and raise tondi (raga) because of the 'sacred' element inherent in Ulos. In the past, Ulos cloth was woven by 'spiritual' weavers using natural dyes. Ulos cloth is also a regional marker cloth; social level, and clan (surname). So not just any Ulos cloth can be given to someone or the community. Batak Opera Training Center (PLOt) Pematang Siantar. North Sumatra is one of the Ulos cloth user communities in every activity. The Batak Opera Group has undoubtedly existed until now. His performances reached many countries. The plays that are played also tell about the life of the Batak people and the epics of Batak heroism. The group's mission is to protect cultural heritage and develop traditional arts. For this reason, every stage of the PLOt is faithful in using hand-woven Ulos cloth. Judging from the patterns, colors and motifs of the Ulos fabrics used by PLOt, they seem "luxurious" because of their artistic value. This, of course, is not just any modification made by PLOt because the function and meaning of Ulos cloth is culturally meaningful with customary provisions. In this regard, we tried to examine the function and meaning of the Ulos cloth in the Batak Opera Training Center group which is domiciled in Pematang Siantar. North Sumatra. This research is also part of the task of the Center for Traditional Clothing Studies, which is not only examining patterns and motifs but furthermore the use of Ulos cloth outside of traditional events and traditional ceremonies.Keywords: ulos, custom, meaning, function, PLOt. AbstrakUlos merupakan pakaian tradisi yang dapat kita lihat dalam berbagai acara adat Batak seperti; lahiran, pernikahan, kematian dan upacara-upacara adat Batak lainnya di sub Batak; Mandailing, Pakpak, Dairi, Sipirok-Angkola dan Karo. Selain sebagai kain khas di masyarakat Batak, Ulos diyakini dapat menimbulkan rasa hangat dan menaikkan tondi (raga) karena unsur ˜sakral™ yang melekat didalam Ulos. Pada masa lalu kain Ulos ditenun oleh penenun ˜spritual™ dengan menggunakan pewarna alami. Kain Ulos juga merupakan kain penanda daerah; tingkatan sosial dan marga (nama keluarga). Maka tidak sembarang kain Ulos dapat diberikan kepada seseorang ataupun komunitas. Pusat Latihan Opera Batak (PLOt) Pematang Siantar. Sumatera Utara salah satu komunitas pengguna kain Ulos dalam setiap kegiatannya. Group Opera Batak ini sampai sekarang masih bertahan dan eksis dalam berbagai pertunjukan. Pentas-pentasnya merambah banyak negara. Lakon-lakon yang dimainkan berkisah tentang kehidupan masyarakat Batak dan epos kepahlawanan Batak. Misi group ini menjaga warisan budaya dan mengembangkan seni tradisi. Untuk itu, setiap pemanggungannya PLOt setia dalam menggunakan kain Ulos hasil tenunan tangan. Dilihat dari corak, warna dan motif kain-kain Ulos yang digunakan PLOt terkesan ˜mewah™ karena nilai artistik didalamnya. Hal ini, tentunya tidak sembarang modifikasi yang dilakukan oleh PLOt karena fungsi dan makna kain Ulos secara budaya memiliki arti yang sarat dengan ketentuan adat. Dalam hal tersebut, kami mencoba meneliti fungsi dan makna kain Ulos pada group Pusat Latihan Opera Batak yang berdomisili di Pematang Siantar. Sumatera Utara. Penelitian ini juga sebagai bagian dari tugas Pusat Kajian Pakaian Tradisi yang tidak saja meneliti corak dan motif tapi lebih jauh penggunaan kain Ulos diluar acara adat dan upacara-upacara adat.Kata Kunci: ulos, adat, makna, fungsi, PLOt.Authors: Enrico Alamo : Institut Seni Indonesia PadangpanjangMeria Eliza : Institut Seni Indonesia PadangpanjangGiat Syailillah : Institut Seni Indonesia PadangpanjangReferences:Alamo, E., Minawati, R., Sulaiman, S., & Novalinda, S. (2020). Opera Batak Sisingamangaraja XII Episode Ugamo Malim Horja Bolon Na Parpudi: Usungan Tradisi dan Kontemporer. Dance and Theatre Review: Jurnal Tari, Teater, dan Wayang, 3(2), 59. https://doi.org/10.24821/dtr.v3i2.4418.Emir. Threes dan Wattimena. Samuel. (2017). Pesona Kain Indonesa, Kain Ulos Danau Toba. Jakarta: Kompas Gramedia.Hariwijaya, M. (2007). Metodologi dan Tehnik Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi. _______: Elmatera Publishing.Harahap, B.H. dan H.M. Siahaan. (1987). Orientasi Nilai-Nilai Budaya Batak. Jakarta: Sanggar Willem Iskandar.Hasibuan, Jamaludin. (1985). Art Et Culture: Seni Budaya Batak. Jakarta: PT Jayakarta Agung Offset.Moleong, Lexy J. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.Niessen, SA. (1985). Motifs of Life in Toba Batak Texts and Textiles. Belanda: Foris Publications.Oktavianus, Matondang. (2020). œOpera Batak Pematang Siantar (Plot). Hasil Wawancara Pribadi: 15 Agustus 2020, Pematang Siantar. Situmorang, Sitor. (2004). Toba Na Sae. Jakarta: Komunitas Bambu.Soedarsono, R.M. (2001). Metodologi Seni Pertunjukan Dan Seni Rupa, Bandung: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.Sutopo, H.B. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif Dasar Teori dan Terapannya dalam Penelitian. Surakarta: UNS Press.Soemardjo, Jakob dan  Saini. (1997). Apresiasi Kesusasteraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.Tompson Parningotan Hutasoit. (2020). œOpera Batak Pematang Siantar (Plot). Hasil Wawancara Pribadi: 21 Agustus 2020, Pematang Siantar.Vergouwen, J.C. (1986). Masyarakat dan Hukum Adat Batak Toba (terjemahan).Jakarta: Pustaka Azet.Zainal, N. H. (2008). Analisis Kesesuaian Tigas Pokok dan Fungsi dengan Kompetensi Pegawai pada Sekretariat Pemerintah Kota Makasar. Makassar: Fisipol. 
Title: MAKNA DAN FUNGSI KAIN ULOS PADA PUSAT LATIHAN OPERA BATAK PEMATANG SIANTAR (PLOt) DI PEMATANG SIANTAR PROVINSI SUMATERA UTARA
Description:
Ulos is a traditional Batak clothing that we can find in traditional events; birth, marriage, death and other Batak traditional ceremonies such as: Mandailing, Pakpak, Dairi, Sipirok-Angkola and Karo.
Apart from being a typical cloth in the Batak community, Ulos is believed to be able to create a feeling of warmth and raise tondi (raga) because of the 'sacred' element inherent in Ulos.
In the past, Ulos cloth was woven by 'spiritual' weavers using natural dyes.
Ulos cloth is also a regional marker cloth; social level, and clan (surname).
So not just any Ulos cloth can be given to someone or the community.
Batak Opera Training Center (PLOt) Pematang Siantar.
North Sumatra is one of the Ulos cloth user communities in every activity.
The Batak Opera Group has undoubtedly existed until now.
His performances reached many countries.
The plays that are played also tell about the life of the Batak people and the epics of Batak heroism.
The group's mission is to protect cultural heritage and develop traditional arts.
For this reason, every stage of the PLOt is faithful in using hand-woven Ulos cloth.
Judging from the patterns, colors and motifs of the Ulos fabrics used by PLOt, they seem "luxurious" because of their artistic value.
This, of course, is not just any modification made by PLOt because the function and meaning of Ulos cloth is culturally meaningful with customary provisions.
In this regard, we tried to examine the function and meaning of the Ulos cloth in the Batak Opera Training Center group which is domiciled in Pematang Siantar.
North Sumatra.
This research is also part of the task of the Center for Traditional Clothing Studies, which is not only examining patterns and motifs but furthermore the use of Ulos cloth outside of traditional events and traditional ceremonies.
Keywords: ulos, custom, meaning, function, PLOt.
 AbstrakUlos merupakan pakaian tradisi yang dapat kita lihat dalam berbagai acara adat Batak seperti; lahiran, pernikahan, kematian dan upacara-upacara adat Batak lainnya di sub Batak; Mandailing, Pakpak, Dairi, Sipirok-Angkola dan Karo.
Selain sebagai kain khas di masyarakat Batak, Ulos diyakini dapat menimbulkan rasa hangat dan menaikkan tondi (raga) karena unsur ˜sakral™ yang melekat didalam Ulos.
Pada masa lalu kain Ulos ditenun oleh penenun ˜spritual™ dengan menggunakan pewarna alami.
Kain Ulos juga merupakan kain penanda daerah; tingkatan sosial dan marga (nama keluarga).
Maka tidak sembarang kain Ulos dapat diberikan kepada seseorang ataupun komunitas.
Pusat Latihan Opera Batak (PLOt) Pematang Siantar.
Sumatera Utara salah satu komunitas pengguna kain Ulos dalam setiap kegiatannya.
Group Opera Batak ini sampai sekarang masih bertahan dan eksis dalam berbagai pertunjukan.
Pentas-pentasnya merambah banyak negara.
Lakon-lakon yang dimainkan berkisah tentang kehidupan masyarakat Batak dan epos kepahlawanan Batak.
Misi group ini menjaga warisan budaya dan mengembangkan seni tradisi.
Untuk itu, setiap pemanggungannya PLOt setia dalam menggunakan kain Ulos hasil tenunan tangan.
Dilihat dari corak, warna dan motif kain-kain Ulos yang digunakan PLOt terkesan ˜mewah™ karena nilai artistik didalamnya.
Hal ini, tentunya tidak sembarang modifikasi yang dilakukan oleh PLOt karena fungsi dan makna kain Ulos secara budaya memiliki arti yang sarat dengan ketentuan adat.
Dalam hal tersebut, kami mencoba meneliti fungsi dan makna kain Ulos pada group Pusat Latihan Opera Batak yang berdomisili di Pematang Siantar.
Sumatera Utara.
Penelitian ini juga sebagai bagian dari tugas Pusat Kajian Pakaian Tradisi yang tidak saja meneliti corak dan motif tapi lebih jauh penggunaan kain Ulos diluar acara adat dan upacara-upacara adat.
Kata Kunci: ulos, adat, makna, fungsi, PLOt.
Authors: Enrico Alamo : Institut Seni Indonesia PadangpanjangMeria Eliza : Institut Seni Indonesia PadangpanjangGiat Syailillah : Institut Seni Indonesia PadangpanjangReferences:Alamo, E.
, Minawati, R.
, Sulaiman, S.
, & Novalinda, S.
(2020).
Opera Batak Sisingamangaraja XII Episode Ugamo Malim Horja Bolon Na Parpudi: Usungan Tradisi dan Kontemporer.
 Dance and Theatre Review: Jurnal Tari, Teater, dan Wayang, 3(2), 59.
 https://doi.
org/10.
24821/dtr.
v3i2.
4418.
Emir.
Threes dan Wattimena.
Samuel.
(2017).
Pesona Kain Indonesa, Kain Ulos Danau Toba.
Jakarta: Kompas Gramedia.
Hariwijaya, M.
(2007).
Metodologi dan Tehnik Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi.
_______: Elmatera Publishing.
Harahap, B.
H.
dan H.
M.
Siahaan.
(1987).
Orientasi Nilai-Nilai Budaya Batak.
Jakarta: Sanggar Willem Iskandar.
Hasibuan, Jamaludin.
(1985).
Art Et Culture: Seni Budaya Batak.
Jakarta: PT Jayakarta Agung Offset.
Moleong, Lexy J.
(2000).
Metodologi Penelitian Kualitatif.
Bandung: Remaja Rosdakarya.
Niessen, SA.
(1985).
Motifs of Life in Toba Batak Texts and Textiles.
Belanda: Foris Publications.
Oktavianus, Matondang.
(2020).
œOpera Batak Pematang Siantar (Plot).
Hasil Wawancara Pribadi: 15 Agustus 2020, Pematang Siantar.
 Situmorang, Sitor.
(2004).
Toba Na Sae.
Jakarta: Komunitas Bambu.
Soedarsono, R.
M.
(2001).
Metodologi Seni Pertunjukan Dan Seni Rupa, Bandung: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.
Sutopo, H.
B.
(2006).
Metodologi Penelitian Kualitatif Dasar Teori dan Terapannya dalam Penelitian.
Surakarta: UNS Press.
Soemardjo, Jakob dan  Saini.
(1997).
Apresiasi Kesusasteraan.
Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Tompson Parningotan Hutasoit.
(2020).
œOpera Batak Pematang Siantar (Plot).
Hasil Wawancara Pribadi: 21 Agustus 2020, Pematang Siantar.
Vergouwen, J.
C.
(1986).
Masyarakat dan Hukum Adat Batak Toba (terjemahan).
Jakarta: Pustaka Azet.
Zainal, N.
H.
(2008).
Analisis Kesesuaian Tigas Pokok dan Fungsi dengan Kompetensi Pegawai pada Sekretariat Pemerintah Kota Makasar.
 Makassar: Fisipol.
 .

Related Results

PERSPEKTIF OPERA BATAK SISINGAMANGARAJA XII EPISODE BORU LOPIAN ULUPORANG TANO BATAK
PERSPEKTIF OPERA BATAK SISINGAMANGARAJA XII EPISODE BORU LOPIAN ULUPORANG TANO BATAK
This creation research formulates the struggle of Boru Lopian son of Sisingamangaraja XII against Dutch colonialism. In addition to seeing as the figure of the son of King Sisingam...
DESAIN KERAJINAN TAS ULOS BATAK KARYA SABINA COLLECTION
DESAIN KERAJINAN TAS ULOS BATAK KARYA SABINA COLLECTION
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meninjau kerajinan tas berbahan kain ulos Batak dari indikator prinsip-prinsip desain yang dilaksanakan di Sabina Collection. Penelitian ini m...
Makna Filosofi Ulos Batak Toba Sebagai Sumber Belajar Sejarah
Makna Filosofi Ulos Batak Toba Sebagai Sumber Belajar Sejarah
Penelitian ini mengeksplorasi makna filosofis yang terkandung dalam kain tenun tradisional Ulos Batak Toba dan perannya sebagai sumber belajar sejarah. Ulos merupakan identitas bud...
Makna Filosofi Ulos Batak Toba Sebagai Sumber Belajar Sejarah
Makna Filosofi Ulos Batak Toba Sebagai Sumber Belajar Sejarah
Penelitian ini mengeksplorasi makna filosofis yang terkandung dalam kain tenun tradisional Ulos Batak Toba dan perannya sebagai sumber belajar sejarah. Ulos merupakan identitas bud...
Peran Kearifan Lokal dalam Melestarikan Kain Ulos Sebagai Warisan dan Budaya Batak Toba
Peran Kearifan Lokal dalam Melestarikan Kain Ulos Sebagai Warisan dan Budaya Batak Toba
This research examines the role of local wisdom in preserving the Batak Toba ulos cloth as heritage and culture. The purpose of this study is to describe the values of local wisdom...
Peran Kearifan Lokal dalam Melestarikan Kain Ulos Sebagai Warisan dan Budaya Batak Toba
Peran Kearifan Lokal dalam Melestarikan Kain Ulos Sebagai Warisan dan Budaya Batak Toba
This research examines the role of local wisdom in preserving the Batak Toba ulos cloth as heritage and culture. The purpose of this study is to describe the values of local wisdom...
KAJIAN VISUAL KERAGAMAN CORAK PADA KAIN ULOS
KAJIAN VISUAL KERAGAMAN CORAK PADA KAIN ULOS
AbstractEach pattern that visualize on ulos has a different meaning. The patterns on the fabric not only appear as a decoration of the fabric but has a visual stylized of biodivers...
Pengaruh Orientasi Kewirausahaan dan Inovasi Produk terhadap Kinerja UMKM Kain Ulos
Pengaruh Orientasi Kewirausahaan dan Inovasi Produk terhadap Kinerja UMKM Kain Ulos
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah orientasi kewirausahaan, dan inovasi produk memiliki pengaruh terhadap kinerja UMKM kain ulos. Populasi dalam penelitian ini ad...

Back to Top