Javascript must be enabled to continue!
Kajian Pola Angin Permukaan di Bandara Supadio Pontianak
View through CrossRef
Telah dilakukan sebuah kajian tentang pola angin permukaan yang ada di Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola arah angin permukaan dan angin yang memotong landasan pacu di Bandara Supadio Pontianak. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data arah angin permukaan harian di bandara Supadio dengan waktu pengamatan selama 24 jam untuk tahun 2016 yang diperoleh langsung dari BMKG Supadio. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu menghitung distribusi relatif arah angin, membuat diagram windrose dan menghitung komponen crosswind. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa selama tahun 2016 arah angin berhembus dari Timur Laut (12,16%), Selatan (11,22%) dan Barat (13,1%) dengan kecepatan angin rata-rata menunjukkan rentang nilai dari 4 s.d 7 knot, serta sebagian besar didominasi oleh angin teduh (calm) yang memiliki kecepatan sebesar 0 knot dengan persentase 54,98%. Pola angin tersebut dominan dipengaruhi oleh angin monsun dimana pada musim timur arah angin yang melewati Pontianak adalah angin Timur Laut dan Selatan, sebaliknya pada musim barat arah angin yang dominan adalah angin Barat dan Timur Laut. Pada saat monsun barat persentase kecepatan angin yang melebihi 7 knot yaitu 5,21% dan pada saat monsun timur yaitu 4,3%. Crosswind yang kecepatannya melebihi 20 knot sangat berbahaya terhadap aktivitas penerbangan. Perhitungan yang telah dilakukan diperoleh bahwa frekuensi kejadian crosswind yang paling banyak adalah angin dengan kecepatan 5 s.d 10 knot yaitu sebanyak 5,83%, 10 s.d 15 knot sebanyak 0,65% dan 15 s.d 20 knot sebanyak 0,1%. Crosswind yang melebihi kecepatan 20 knot tidak terdapat disepanjang tahun 2016 sehingga aman dilakukannya penerbangan. Kata Kunci : Angin Permukaan, Crosswind dan Windrose
Title: Kajian Pola Angin Permukaan di Bandara Supadio Pontianak
Description:
Telah dilakukan sebuah kajian tentang pola angin permukaan yang ada di Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola arah angin permukaan dan angin yang memotong landasan pacu di Bandara Supadio Pontianak.
Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data arah angin permukaan harian di bandara Supadio dengan waktu pengamatan selama 24 jam untuk tahun 2016 yang diperoleh langsung dari BMKG Supadio.
Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu menghitung distribusi relatif arah angin, membuat diagram windrose dan menghitung komponen crosswind.
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa selama tahun 2016 arah angin berhembus dari Timur Laut (12,16%), Selatan (11,22%) dan Barat (13,1%) dengan kecepatan angin rata-rata menunjukkan rentang nilai dari 4 s.
d 7 knot, serta sebagian besar didominasi oleh angin teduh (calm) yang memiliki kecepatan sebesar 0 knot dengan persentase 54,98%.
Pola angin tersebut dominan dipengaruhi oleh angin monsun dimana pada musim timur arah angin yang melewati Pontianak adalah angin Timur Laut dan Selatan, sebaliknya pada musim barat arah angin yang dominan adalah angin Barat dan Timur Laut.
Pada saat monsun barat persentase kecepatan angin yang melebihi 7 knot yaitu 5,21% dan pada saat monsun timur yaitu 4,3%.
Crosswind yang kecepatannya melebihi 20 knot sangat berbahaya terhadap aktivitas penerbangan.
Perhitungan yang telah dilakukan diperoleh bahwa frekuensi kejadian crosswind yang paling banyak adalah angin dengan kecepatan 5 s.
d 10 knot yaitu sebanyak 5,83%, 10 s.
d 15 knot sebanyak 0,65% dan 15 s.
d 20 knot sebanyak 0,1%.
Crosswind yang melebihi kecepatan 20 knot tidak terdapat disepanjang tahun 2016 sehingga aman dilakukannya penerbangan.
Kata Kunci : Angin Permukaan, Crosswind dan Windrose.
Related Results
KARAKTERISTIK ANGIN PERMUKAAN DI TELUK AMBON, MALUKU
KARAKTERISTIK ANGIN PERMUKAAN DI TELUK AMBON, MALUKU
Karakteristik angin permukaan di Teluk Ambon antara bulan Agustus dan Oktober dikaji dari dua lokasi pengamatan berbeda yakni Teluk Ambon Luar (TAL) dan ambang teluk yang berdekata...
POLA ARUS LAUT PERMUKAAN DI PERAIRAN TANJUNG TIRAM KONAWE SELATAN
POLA ARUS LAUT PERMUKAAN DI PERAIRAN TANJUNG TIRAM KONAWE SELATAN
Arus laut permukaan merupakan arus laut yang bergerak pada lapisan massa air permukaan. Beberapa faktor yang membangkitkan arus permukaan pada perairan sekitar pantai umumnya bersu...
Pengaruh Beban Kerja terhadap Kedisiplinan Petugas Aviation Security di Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak
Pengaruh Beban Kerja terhadap Kedisiplinan Petugas Aviation Security di Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak
Airports have a very important role in the smooth process of passengers who will make flights, the workforce at the airport in carrying out their duties needs to be done quickly an...
SEJARAH BANDARA MATAHORA DI PULAU WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2007-2017)
SEJARAH BANDARA MATAHORA DI PULAU WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2007-2017)
ABSTRAK: Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah: (1) Apa latar belakang pembangunan Bandara Matahora di Pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi, (2) Apa kendala yang dihadapi ...
Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Bandara pada Multi-Airport-Region (Studi Kasus: Bandara Husein Sastranegara, Bandara SoekarnoHatta dan Bandara Kertajati)
Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Bandara pada Multi-Airport-Region (Studi Kasus: Bandara Husein Sastranegara, Bandara SoekarnoHatta dan Bandara Kertajati)
Bandara merupakan titik penting dalam sistem transportasi udara. Peningkatan pelayanan bandara harus dilakukan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pengguna jasa penerbangan....
Analisis Rute Potensial Bandara Internasional Husein Sastranegara Yang Dapat di Sharing Dengan Bandara Internasional Kertajati
Analisis Rute Potensial Bandara Internasional Husein Sastranegara Yang Dapat di Sharing Dengan Bandara Internasional Kertajati
Bandara Udara Husein Sastranegara merupakan bandara yang melayani kurang lebih 64 penerbangan per-harinya dan menjadi bandara tersibuk di Indonesia. Pemda dan PT. Angkasa Pura II b...
MEKANISME ANGIN SIKLON DAN ANGIN ANTISIKLON DAN DAMPAKNYA PADA LINGKUNGAN
MEKANISME ANGIN SIKLON DAN ANGIN ANTISIKLON DAN DAMPAKNYA PADA LINGKUNGAN
Angin siklon dan angin antisiklon merupakan sumber energi dengan mekanisme yang melibatkan banyak tahapan dan dapat mempengaruhi kecepatan angin dan arah angin, angin terbentuk kar...
Analisis Key Perfomance Indicator Pada Bandara Outstation
Analisis Key Perfomance Indicator Pada Bandara Outstation
Seiring dengan perkembangan teknologi transportasi udara, bandara sangat berperan penting dalam mendukung aktivitas penerbangan. Bandara Outstation merupakan bandara di luar Bandar...

