Javascript must be enabled to continue!
AKTIVITAS ANTIDEPRESAN MINYAK ATSIRI BIJI PALA (Myristica fragrans) TERHADAP MENCIT JANTAN SWISS WEBSTER (Mus musculus)
View through CrossRef
Minyak atsiri biji pala (Myristica fragrans) diketahui memiliki efek menenangkan, tetapi belum banyak bukti ilmiah terkait dosis efektif minyak atsiri biji pala (Myristica fragrans) sebagai antidepresan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis optimum minyak atsiri biji pala (Myristica fragrans) yang memberikan aktivitas antidepresan dalam meningkatkan aktivitas eksploratori dan menurunkan imobilitas mencit jantan galur Swiss Webster. Penelitian ini menggunakan 2 metode, yaitu Forced Swimming Test untuk mengamati imobilitas dan Open Field Test untuk mengamati central square dan rearing dengan variasi dosis 5 mg/KgBB mencit, 10 mg/KgBB mencit, 20 mg/KgBB mencit dan amitriptillin sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan dosis optimum minyak atsiri biji pala (Myristica fragrans) adalah 5 mg/KgBB mencit yang mampu menurunkan durasi imobilitas dan meningkatkan aktivitas eksploratori mencit. Kelompok dosis 5 mg/KgBB mencit memiliki nilai sig.(<0.05) dengan kontrol positif amitriptilin pada analisis ANOVA Post Hoc.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: AKTIVITAS ANTIDEPRESAN MINYAK ATSIRI BIJI PALA (Myristica fragrans) TERHADAP MENCIT JANTAN SWISS WEBSTER (Mus musculus)
Description:
Minyak atsiri biji pala (Myristica fragrans) diketahui memiliki efek menenangkan, tetapi belum banyak bukti ilmiah terkait dosis efektif minyak atsiri biji pala (Myristica fragrans) sebagai antidepresan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis optimum minyak atsiri biji pala (Myristica fragrans) yang memberikan aktivitas antidepresan dalam meningkatkan aktivitas eksploratori dan menurunkan imobilitas mencit jantan galur Swiss Webster.
Penelitian ini menggunakan 2 metode, yaitu Forced Swimming Test untuk mengamati imobilitas dan Open Field Test untuk mengamati central square dan rearing dengan variasi dosis 5 mg/KgBB mencit, 10 mg/KgBB mencit, 20 mg/KgBB mencit dan amitriptillin sebagai kontrol positif.
Hasil penelitian menunjukkan dosis optimum minyak atsiri biji pala (Myristica fragrans) adalah 5 mg/KgBB mencit yang mampu menurunkan durasi imobilitas dan meningkatkan aktivitas eksploratori mencit.
Kelompok dosis 5 mg/KgBB mencit memiliki nilai sig.
(<0.
05) dengan kontrol positif amitriptilin pada analisis ANOVA Post Hoc.
Related Results
the Evaluasi Efektivitas Antidepresan Mnyak Atsiri Kayu Cendana (Santalum album L.) Terhadap Mencit Jantan Putih (Mus musculus)
the Evaluasi Efektivitas Antidepresan Mnyak Atsiri Kayu Cendana (Santalum album L.) Terhadap Mencit Jantan Putih (Mus musculus)
Kayu Cendana mengandung minyak atsiri dengan kelimpahan besar pada ?-santanol dan ?-santanol yang dapat memberikan efektivitas antidepresan. Tujuan penelitian adalah mengetahui min...
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI KOMPONEN KIMIA MINYAK ASIRI DAGING BUAH DAN FULI BERDASARKAN UMUR BUAH PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT)
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI KOMPONEN KIMIA MINYAK ASIRI DAGING BUAH DAN FULI BERDASARKAN UMUR BUAH PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT)
Abstrak: Pala (Myristica fragrans Houtt) sebagai bioreaktor hayati menghasilkan produk utama minyak asiri bernilai ekonomi tinggi yang tersebar pada bagian-bagian buahnya. Minyak a...
Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) dan Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin)
Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) dan Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin)
Minyak atsiri adalah minyak yang mudah menguap. Bahan baku minyak atsiri dapat diperoleh dari berbagai bagian tumbuhan seperti batang, daun, bunga, buah, biji, kulit biji, serta a...
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KADAR TOTAL FENOLIK DALAM MINYAK ATSIRI BIJI PALA
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KADAR TOTAL FENOLIK DALAM MINYAK ATSIRI BIJI PALA
Pala merupakan rempah dengan berbagai macam manfaat yang digunakan oleh masyarakat dan bernilai ekonomi tinggi. Biji pala mengandung berbagai macam senyawa, salah satunya adalah fe...
Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kayu Manis dengan Bakteri Staphylococcus aureus
Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kayu Manis dengan Bakteri Staphylococcus aureus
Tanaman kayu manis yang berkembang di Indonesia, terutama jenis Cinnamomum burmanii Blumea. Dalam penelitian ini salah satu tanaman yang digunakan dalam pengobatan yaitu minyak ats...
UJI AKTIVITAS ANTIDEPRESAN EKSTRAK ETANOL BUAH CABE JAWA (Piper retrovactum Vahl) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus L.) DENGAN METODE Forced Swimming Test (FST)
UJI AKTIVITAS ANTIDEPRESAN EKSTRAK ETANOL BUAH CABE JAWA (Piper retrovactum Vahl) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus L.) DENGAN METODE Forced Swimming Test (FST)
Depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang disebabkan karena turunnya kadar neurotransmiter di dalam otak. Buah cabe jawa (Piper retrovactum Vahl) memiliki kandungan senyawa ...
Pengaruh Lama Penyulingan terhadap Rendemen dan Mutu Minyak Atsiri pada Biji Pala (Myristica fragrans Houtt)
Pengaruh Lama Penyulingan terhadap Rendemen dan Mutu Minyak Atsiri pada Biji Pala (Myristica fragrans Houtt)
Abstrak. Pala merupakan salah satu tanaman rempah yang menghasilkan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyulingan terhadap rendemen dan mutu mi...
Komposisi Minyak Atsiri dan Aktivitas Antimikroba Rimpang Temu Putih dan Jahe Gajah sebagai Fitobiotik Pakan Unggas
Komposisi Minyak Atsiri dan Aktivitas Antimikroba Rimpang Temu Putih dan Jahe Gajah sebagai Fitobiotik Pakan Unggas
ABSTRAK Imbuhan pakan unggas dapat berasal dari bahan herbal yang mengandung berbagai komponen aktif yang ber...

