Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

the Evaluasi Efektivitas Antidepresan Mnyak Atsiri Kayu Cendana (Santalum album L.) Terhadap Mencit Jantan Putih (Mus musculus)

View through CrossRef
Kayu Cendana mengandung minyak atsiri dengan kelimpahan besar pada ?-santanol dan ?-santanol yang dapat memberikan efektivitas antidepresan. Tujuan penelitian adalah mengetahui minyak atsiri kayu cendana (Santalum album L.) dapat memberikan efektivitas antidepresan terhadap mencit jantan putih (Mus musculus). Metode penelitian ini adalah eksperimental laboraturium dengan rancangan penelitian Post Test Control Group Design. Pengujian antidepresan yang digunakan yaitu TST (Tail Suspention Test) sebagai induksi stres, (FST) Forced Swim Test untuk menguji potensi antidepresan dan Immobility time untuk mengetahui perubahan prilaku mencit. CMC Na 0,5% sebagai kontrol negatif dan Amitriptilin tablet sebagai kontrol positif. Diperoleh hasil immobility time rata-rata pada kontrol negatif selama 8.19 menit, kontrol positif selama 7.11 menit dan minyak atsiri kayu cendana selama 6.14 menit. Hasil analisis data keseluruhan berdistribusi normal dengan menggunakan Shapiro-Wilk pada uji normalitas dan data keseluruhan homogen dengan uji Levene Statistic pada uji homogenitas, sehingga layak dilanjutkan dengan uji One Way ANOVA. Hasil uji One Way ANOVA diperoleh p-value 0,01<0,05 yang berarti terdapat perbedaan bermakna nilai imobilitas pada setiap variabel, sehingga dapat disimpulkan H0 ditolak. Penelitian ini menunjukkan bahwa minyak atsiri kayu cendana memiliki aktivitas antidepresan yang signifikan. Kata kunci: kayu cendana, minyak atsiri, antidepresan, immobility time
Institut Teknologi dan Kesehatan Bintang Persada
Title: the Evaluasi Efektivitas Antidepresan Mnyak Atsiri Kayu Cendana (Santalum album L.) Terhadap Mencit Jantan Putih (Mus musculus)
Description:
Kayu Cendana mengandung minyak atsiri dengan kelimpahan besar pada ?-santanol dan ?-santanol yang dapat memberikan efektivitas antidepresan.
Tujuan penelitian adalah mengetahui minyak atsiri kayu cendana (Santalum album L.
) dapat memberikan efektivitas antidepresan terhadap mencit jantan putih (Mus musculus).
Metode penelitian ini adalah eksperimental laboraturium dengan rancangan penelitian Post Test Control Group Design.
Pengujian antidepresan yang digunakan yaitu TST (Tail Suspention Test) sebagai induksi stres, (FST) Forced Swim Test untuk menguji potensi antidepresan dan Immobility time untuk mengetahui perubahan prilaku mencit.
CMC Na 0,5% sebagai kontrol negatif dan Amitriptilin tablet sebagai kontrol positif.
Diperoleh hasil immobility time rata-rata pada kontrol negatif selama 8.
19 menit, kontrol positif selama 7.
11 menit dan minyak atsiri kayu cendana selama 6.
14 menit.
Hasil analisis data keseluruhan berdistribusi normal dengan menggunakan Shapiro-Wilk pada uji normalitas dan data keseluruhan homogen dengan uji Levene Statistic pada uji homogenitas, sehingga layak dilanjutkan dengan uji One Way ANOVA.
Hasil uji One Way ANOVA diperoleh p-value 0,01<0,05 yang berarti terdapat perbedaan bermakna nilai imobilitas pada setiap variabel, sehingga dapat disimpulkan H0 ditolak.
Penelitian ini menunjukkan bahwa minyak atsiri kayu cendana memiliki aktivitas antidepresan yang signifikan.
Kata kunci: kayu cendana, minyak atsiri, antidepresan, immobility time.

Related Results

Cendana (Santalum album L.) sebagai tanaman penghasil minyak atsiri
Cendana (Santalum album L.) sebagai tanaman penghasil minyak atsiri
Abstract. Sandalwood is source of essential oil and as non-wood commodity of forest, which is potential and considered luxurious due to its distinctiveness hard wood and containing...
Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kayu Manis dengan Bakteri Staphylococcus aureus
Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kayu Manis dengan Bakteri Staphylococcus aureus
Tanaman kayu manis yang berkembang di Indonesia, terutama jenis Cinnamomum burmanii Blumea. Dalam penelitian ini salah satu tanaman yang digunakan dalam pengobatan yaitu minyak ats...
Chloroplast phylogenomics and the dynamic evolution of Santalum (Santalaceae)
Chloroplast phylogenomics and the dynamic evolution of Santalum (Santalaceae)
Abstract Background Santalum (Santalaceae, sandalwood) is a hemiparasitic genus including approximately 15 extant species. It is known for its aromatic heartwood oil, whi...
Monosodium Glutamat (MSG) dan Gambaran Histologis Otak: Implikasi terhadap Pembentukan Otak Mencit
Monosodium Glutamat (MSG) dan Gambaran Histologis Otak: Implikasi terhadap Pembentukan Otak Mencit
Abstract BACKGROUND The sodium salt of glutamic acid, monosodium glutamate (MSG), is a white crystalline compound (glutamic acid). MSG was first produced in large quantities in ear...
AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum) SEBAGAI ANTIDIARE PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus)
AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum) SEBAGAI ANTIDIARE PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus)
Bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) diketahui mengandung alkaloid, saponin, tanin, fenolik, flavonoid, triterpenoid dan glikosida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui akt...
Pengaruh Pakan Tepung Cannalina terhadap Pertumbuhan Mus musculus
Pengaruh Pakan Tepung Cannalina terhadap Pertumbuhan Mus musculus
<p><em>Abstrak</em> – <strong>Gizi buruk merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, sedangkan kecukupan zat gizi dibutuhkan untuk pertu...

Back to Top