Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH DIMENSI MAGNET PERMANEN NdFeB DAN JARAK CELAH UDARA TERHADAP KINERJA GENERATOR MAGNET PERMANEN FLUKS AKSIAL SATU FASA
View through CrossRef
The purpose of this research is to know the influence of NdFeB permanent magnet dimensions and the distance
of air gap on performance of single phase axial flux permanent magnet generator. In this research using quantitative approach with experimental method. Research subjects used, namely permanent magnetic generator axial flux with two rotor samples that have different magnetic dimensions and conducted air gap variation. The research data was collected by testing without load and testing with electrical load, to know the performance values of the generator in the form of induction voltage and electric power. The results showed that the induction voltage and electric power were affected by the magnetic dimensions and the distance of the air gap. These results indicate that the rotor with a magnetic surface area of 0.0058 m2 and 0.0034 m2 produces an induced voltage of 91.7 and 27.1 V, as well as a power of 14 and 2.8 W. Whereas, for variations in the air gap with the rotor magnetic surface area 0.0058 m2 and varied 2; 3; 4; 5; and 6 mm produces an induced voltage of 91.7; 89.0; 86.5; 80.2; and 68.5 V, and power of 14; 12; 10.9; 10.5; and 8.8 W. Thus, the use of a magnet ic dimension that is larger and in accordance with the size of the coil, as well as the use of a small air gap distance will result in a better induction voltage value.
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dimensi magnet permanen NdFeB dan jarak celah
udara terhadap kinerja generator magnet permanen fluks aksial satu fasa. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Subjek penelitian yang digunakan, yaitu generator magnet permanen fluks aksial dengan dua sampel rotor yang memiliki dimensi magnet berbeda dan dilakukan variasi celah udara. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan pengujian tanpa beban dan pengujian dengan beban listrik, untuk mengetahui nilai-nilai kinerja generator berupa tegangan induksi dan daya listriknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan induksi dan daya listrik dipengaruh oleh dimensi magnet dan jarak celah udara. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada rotor dengan luas permukaan magnet 0,0058 m2 dan
0,0034 m2 menghasilkan tegangan induksi sebesar 91,7 dan 27,1 V, serta daya sebesar 14 dan 2,8 W. Sedangkan, pada variasi celah udara dengan rotor luas permukaan magnet 0,0058 m2 dan divariasi 2; 3; 4; 5; dan 6 mm menghasilkan tegangan induksi sebesar 91.7; 89.0; 86.5; 80.2; dan 68.5 V, serta daya sebe sar 14;
12; 10,9; 10,5; dan 8,8 W. Maka, penggunaan dimensi magnet yang lebih besar dan sesuai dengan ukuran kumparan, serta penggunaan jarak celah udara yang kecil akan menghasilkan nilai tegangan induksi yang lebih baik.
Universitas Negeri Jakarta
Title: PENGARUH DIMENSI MAGNET PERMANEN NdFeB DAN JARAK CELAH UDARA TERHADAP KINERJA GENERATOR MAGNET PERMANEN FLUKS AKSIAL SATU FASA
Description:
The purpose of this research is to know the influence of NdFeB permanent magnet dimensions and the distance
of air gap on performance of single phase axial flux permanent magnet generator.
In this research using quantitative approach with experimental method.
Research subjects used, namely permanent magnetic generator axial flux with two rotor samples that have different magnetic dimensions and conducted air gap variation.
The research data was collected by testing without load and testing with electrical load, to know the performance values of the generator in the form of induction voltage and electric power.
The results showed that the induction voltage and electric power were affected by the magnetic dimensions and the distance of the air gap.
These results indicate that the rotor with a magnetic surface area of 0.
0058 m2 and 0.
0034 m2 produces an induced voltage of 91.
7 and 27.
1 V, as well as a power of 14 and 2.
8 W.
Whereas, for variations in the air gap with the rotor magnetic surface area 0.
0058 m2 and varied 2; 3; 4; 5; and 6 mm produces an induced voltage of 91.
7; 89.
0; 86.
5; 80.
2; and 68.
5 V, and power of 14; 12; 10.
9; 10.
5; and 8.
8 W.
Thus, the use of a magnet ic dimension that is larger and in accordance with the size of the coil, as well as the use of a small air gap distance will result in a better induction voltage value.
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dimensi magnet permanen NdFeB dan jarak celah
udara terhadap kinerja generator magnet permanen fluks aksial satu fasa.
Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen.
Subjek penelitian yang digunakan, yaitu generator magnet permanen fluks aksial dengan dua sampel rotor yang memiliki dimensi magnet berbeda dan dilakukan variasi celah udara.
Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan pengujian tanpa beban dan pengujian dengan beban listrik, untuk mengetahui nilai-nilai kinerja generator berupa tegangan induksi dan daya listriknya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan induksi dan daya listrik dipengaruh oleh dimensi magnet dan jarak celah udara.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada rotor dengan luas permukaan magnet 0,0058 m2 dan
0,0034 m2 menghasilkan tegangan induksi sebesar 91,7 dan 27,1 V, serta daya sebesar 14 dan 2,8 W.
Sedangkan, pada variasi celah udara dengan rotor luas permukaan magnet 0,0058 m2 dan divariasi 2; 3; 4; 5; dan 6 mm menghasilkan tegangan induksi sebesar 91.
7; 89.
0; 86.
5; 80.
2; dan 68.
5 V, serta daya sebe sar 14;
12; 10,9; 10,5; dan 8,8 W.
Maka, penggunaan dimensi magnet yang lebih besar dan sesuai dengan ukuran kumparan, serta penggunaan jarak celah udara yang kecil akan menghasilkan nilai tegangan induksi yang lebih baik.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENGEMBANGAN PROTOTIPE GENERATOR AXIAL FLUX PERMANENT MAGNET (AFPM) DENGAN MENGGUNAKAN MAGNET NdFeB BERBENTUK COIN
PENGEMBANGAN PROTOTIPE GENERATOR AXIAL FLUX PERMANENT MAGNET (AFPM) DENGAN MENGGUNAKAN MAGNET NdFeB BERBENTUK COIN
Desain generator aksial semakin dikembangkan untuk meningkatkan kinerja generator.Salah satu generator tipe aksial yang dikembangkan yakni, Axial Field Permanent Magnetik(AFPM) yan...
RANCANG BANGUN DC GENERATOR MAGNET PERMANEN TIPE AXIAL-FLUX PERMANENT MAGNET (AFPM) MENGGUNAKAN RANGKAIAN PENYEARAH
RANCANG BANGUN DC GENERATOR MAGNET PERMANEN TIPE AXIAL-FLUX PERMANENT MAGNET (AFPM) MENGGUNAKAN RANGKAIAN PENYEARAH
DC Generator magnet permanen tipe fluk aksial atau Axial Fluxs Permanent Magnet (AFPM) menggunakan rangkaian penyearah ditujukan sebagai sumber daya inp...
KARAKTERISTIK INGOT PADUAN U-Zr-Nb PASCA PROSES QUENCHING
KARAKTERISTIK INGOT PADUAN U-Zr-Nb PASCA PROSES QUENCHING
KARAKTERISTIK INGOT PADUAN U-Zr-Nb PASCA PROSES QUENCHING . Telah dilakukan percobaan perlakuan panas (quenching) paduan U-Zr-Nb yang bervariasi komposisi Nb. Ingot paduan U-Zr-Nb...
PENGUJIAN PEMBANGKITAN TEGANGAN GENERATOR AXIAL-FLUX PERMANENT MAGNET (AFPM) TIGA-FASA GANDA
PENGUJIAN PEMBANGKITAN TEGANGAN GENERATOR AXIAL-FLUX PERMANENT MAGNET (AFPM) TIGA-FASA GANDA
Tulisan ini membahas tentang pembuatan generator axial-flux permanent magnet (AFPM) yang dapat menghasilkan dua buah tegangan tiga-fasa dengan pergesera...
ANALISIS FINITE ELEMENT PENGARUH LEBAR CELAH UDARA TERHADAP PEFORMA MOTOR INDUKSI SATU FASA
ANALISIS FINITE ELEMENT PENGARUH LEBAR CELAH UDARA TERHADAP PEFORMA MOTOR INDUKSI SATU FASA
Motor induksi merupakan motor listrik yang luas penggunaannya khususnya pada industri. Seringkali industri yang terletak jauh di pedalaman, bila terjadi kerusakan pada motor induks...
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Penerbangan merupakan sektor strategis yang dikuasai oleh negara dan pembinaannya dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang N...
Analisis Pengaruh Jarak Antar Fasa Terhadap Rugi Korona Pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi 275 KV
Analisis Pengaruh Jarak Antar Fasa Terhadap Rugi Korona Pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi 275 KV
Penelitian ini membahas tentang rugi-rugi daya dan rugi efisiensi terhadap variasi nilai jarak antar fasa pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi dengan kapasitas tegangan 275 kV...

