Javascript must be enabled to continue!
KARAKTERISTIK INGOT PADUAN U-Zr-Nb PASCA PROSES QUENCHING
View through CrossRef
KARAKTERISTIK INGOT PADUAN U-Zr-Nb PASCA PROSES QUENCHING . Telah dilakukan percobaan perlakuan panas (quenching) paduan U-Zr-Nb yang bervariasi komposisi Nb. Ingot paduan U-Zr-Nb dengan komposisi Nb yang bervariasi yakni 1%, 4% dan 7% dan komposisi Zr tetap 10% dibuat melalui peleburan logam U, Zr dan Nb di dalam tungku busur listrik. Percobaan perlakuan panas (quenching) dimaksudkan untuk mengubah fasa άU yang tidak stabil menjadi fasa gU yang stabil. Pada percobaan quenching, ingot paduan U-10Zr-1Nb, U-10Zr-4Nb, U-10Zr-7Nb dimasukkan ke dalam ampul yang terbuat dari pelat baja kemudian dimasukkan ke dalam tungku pemanasan dan dipanaskan pada temperatur 900 oC serta ditahan selama 2 jam untuk selanjutnya didinginkan dengan cepat di dalam air. Setelah diquenching dikenai pengujian fasa dan pemeriksaan mikrostruktur. Pengujian fasa dilakukan menggunakan difrkasi sinar X (XRD) yang datanya diolah menggunakan software High Score, sedanggkan pemeriksaan mikrostrutur menggunakan mikroskop optik. Hasil pengujian dengan XRD menunjukkan bahwa paduan U-10Zr-1Nb sebelum diquenching terdiri dari fasa άU, paduan U-10Zr-4Nb terdiri dari fasa άU sebesar 23,1504 % dan fasa gU sebesar 76,8495 %, sedangkan pada U-10Zr-7Nb terdiri dari fasa άU sebesar 34,1873 % dan fasa gU sebesar 65,8127 %. Untuk paduan U-10Zr-1Nb setelah diquenching terdiri fasa άU, paduan U-10Zr-4Nb terdiri dari fasa άU sebesar 44.6711 % dan fasa gU sebesar 55.3289 %, paduan U-10Zr-7Nb terdiri dari fasa άU sebesar 17.9918 % dan fasa gU sebesar 82.0082 %. Hasil analisis densitas teoritis terhadap fasa yang terbentuk pada paduan U-10Zr-1Nb, U-10Zr-4Nb, U-10Zr-7Nb baik sebelum maupun setelah diquenching diperoleh bahwa ingot paduan U-10Zr-1Nb, U-10Zr-4Nb, U-10Zr-7Nb menunjukkan bahwa densitas fasa άU dan fasa gU mengalami penurunan sedikit apabila kandungan Nb semakin rendah. Sementara itu, hasil pemeriksaan mikrostruktur menunjukkan bahwa pada kandungan Zr yang semakin tinggi (7% Nb) terbentuk butir lebih kecil (halus) setelah mengalami quenching. Dapat disimpulkan bahwa proses quenching paduanU-10Zr-1Nb, U-10Zr-4Nb, dan U-10Zr-7Nb akan mengubah fasa yang ada dari fasa άU menjadi fasa gU dan mikrostruktur. Kata kunci : Mikrostruktur, U-Zr-Nb, quenching, fasa, densitas.
National Research and Innovation Agency
Title: KARAKTERISTIK INGOT PADUAN U-Zr-Nb PASCA PROSES QUENCHING
Description:
KARAKTERISTIK INGOT PADUAN U-Zr-Nb PASCA PROSES QUENCHING .
Telah dilakukan percobaan perlakuan panas (quenching) paduan U-Zr-Nb yang bervariasi komposisi Nb.
Ingot paduan U-Zr-Nb dengan komposisi Nb yang bervariasi yakni 1%, 4% dan 7% dan komposisi Zr tetap 10% dibuat melalui peleburan logam U, Zr dan Nb di dalam tungku busur listrik.
Percobaan perlakuan panas (quenching) dimaksudkan untuk mengubah fasa άU yang tidak stabil menjadi fasa gU yang stabil.
Pada percobaan quenching, ingot paduan U-10Zr-1Nb, U-10Zr-4Nb, U-10Zr-7Nb dimasukkan ke dalam ampul yang terbuat dari pelat baja kemudian dimasukkan ke dalam tungku pemanasan dan dipanaskan pada temperatur 900 oC serta ditahan selama 2 jam untuk selanjutnya didinginkan dengan cepat di dalam air.
Setelah diquenching dikenai pengujian fasa dan pemeriksaan mikrostruktur.
Pengujian fasa dilakukan menggunakan difrkasi sinar X (XRD) yang datanya diolah menggunakan software High Score, sedanggkan pemeriksaan mikrostrutur menggunakan mikroskop optik.
Hasil pengujian dengan XRD menunjukkan bahwa paduan U-10Zr-1Nb sebelum diquenching terdiri dari fasa άU, paduan U-10Zr-4Nb terdiri dari fasa άU sebesar 23,1504 % dan fasa gU sebesar 76,8495 %, sedangkan pada U-10Zr-7Nb terdiri dari fasa άU sebesar 34,1873 % dan fasa gU sebesar 65,8127 %.
Untuk paduan U-10Zr-1Nb setelah diquenching terdiri fasa άU, paduan U-10Zr-4Nb terdiri dari fasa άU sebesar 44.
6711 % dan fasa gU sebesar 55.
3289 %, paduan U-10Zr-7Nb terdiri dari fasa άU sebesar 17.
9918 % dan fasa gU sebesar 82.
0082 %.
Hasil analisis densitas teoritis terhadap fasa yang terbentuk pada paduan U-10Zr-1Nb, U-10Zr-4Nb, U-10Zr-7Nb baik sebelum maupun setelah diquenching diperoleh bahwa ingot paduan U-10Zr-1Nb, U-10Zr-4Nb, U-10Zr-7Nb menunjukkan bahwa densitas fasa άU dan fasa gU mengalami penurunan sedikit apabila kandungan Nb semakin rendah.
Sementara itu, hasil pemeriksaan mikrostruktur menunjukkan bahwa pada kandungan Zr yang semakin tinggi (7% Nb) terbentuk butir lebih kecil (halus) setelah mengalami quenching.
Dapat disimpulkan bahwa proses quenching paduanU-10Zr-1Nb, U-10Zr-4Nb, dan U-10Zr-7Nb akan mengubah fasa yang ada dari fasa άU menjadi fasa gU dan mikrostruktur.
Kata kunci : Mikrostruktur, U-Zr-Nb, quenching, fasa, densitas.
Related Results
PEMBUATAN PELAT PADUAN ALUMINIUM-MAGNESIUM DAN ANALISIS VARIASI KAMPUH LAS PADA PADUAN ALUMINIUM-MAGNESIUM AKIBAT BEBAN STATIK DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE ANSYS WORKBENCH V 14.0
PEMBUATAN PELAT PADUAN ALUMINIUM-MAGNESIUM DAN ANALISIS VARIASI KAMPUH LAS PADA PADUAN ALUMINIUM-MAGNESIUM AKIBAT BEBAN STATIK DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE ANSYS WORKBENCH V 14.0
Aluminium merupakan unsur yang paling banyak digunakan di bidang teknologi, khususnya bidang transportasi. Permasalahan seputar pemakaian bahan bakar dan pengurangan berat komponen...
Numerical simulation of macrosegregation heredity on TC4 titanium alloy ingot by vacuum arc remelting
Numerical simulation of macrosegregation heredity on TC4 titanium alloy ingot by vacuum arc remelting
In this study, Fluent software is used to simulate the interaction between temperature and solute fields during the process of vacuum arc remelting. The heredity law of macrosegreg...
Estetika Paduan Suara Drama Musikal Abu Dzar Al Ghifari
Estetika Paduan Suara Drama Musikal Abu Dzar Al Ghifari
Unsur Drama Musikal terdiri dari drama tari dan musik. Masing-masing variabel tersebut menjadi dimensi penguat dalam pertunjukan Drama Musikal. Termasuk musik, selain instrumen yan...
Desain Paduan Logam Untuk Komponen Turbin Pembangkit Listrik
Desain Paduan Logam Untuk Komponen Turbin Pembangkit Listrik
Dalam pengembangan paduan logam untuk sudu turbin gas, penulis telah mendesain komposisi kimia dan struktur mikro paduan-super berbasis nikel kristal tunggal generasi baru berdasar...
PENGARUH PENGEROLAN PANAS TERHADAP KARAKTER PADUAN Zr-0,6Nb-0,5Fe-0,5Cr
PENGARUH PENGEROLAN PANAS TERHADAP KARAKTER PADUAN Zr-0,6Nb-0,5Fe-0,5Cr
PENGARUH PENGEROLAN PANAS TERHADAP KARAKTER PADUAN Zr-0,6Nb-0,5Fe-0,5Cr. Paduan Zr-0,6Nb-0,5Fe-0,5Cr hasil pengerolan panas telah diteliti karakternya. Tujuan penelitian ini adalah...
PENGARUH KADAR Mo TERHADAP FASA g-UMo, SIFAT TERMAL DAN DENSITAS PADUAN UMo EFFECT OF Mo CONTENT ON THE g-UMo PHASE, THERMAL CONDUCTIVITY AND DENSITY OF UMo ALLOY
PENGARUH KADAR Mo TERHADAP FASA g-UMo, SIFAT TERMAL DAN DENSITAS PADUAN UMo EFFECT OF Mo CONTENT ON THE g-UMo PHASE, THERMAL CONDUCTIVITY AND DENSITY OF UMo ALLOY
PENGARUH KADAR Mo TERHADAP FASA g-U-Mo, SIFAT TERMAL DAN DENSITAS PADUAN UMo. Paduan uranium-molibdenum hasil peleburan dengan kadar 2%, 5%, 10% dan 15% Mo dalam kondisi vakum dik...
METODE DAN TEKNIK VOKAL PADA PADUAN SUARA GREGORIUS DI PAROKI ALOYSIUS GONZAGA SURABAYA
METODE DAN TEKNIK VOKAL PADA PADUAN SUARA GREGORIUS DI PAROKI ALOYSIUS GONZAGA SURABAYA
Paduan suara adalah suatu kelompok yang menggabungkan berbagai macam jenis suara ke dalam satu sajian pertunjukkan musik yang mengungkapkan jiwa lagu yang dinyanyikan. Dalam melaku...
PENGARUH ARAH PENGEROLAN DAN SHEAR CUTTING TERHADAP KARAKTER PADUAN AlMg2 SEBAGAI MATERIAL CLADDING BAHAN BAKAR REAKTOR RISET
PENGARUH ARAH PENGEROLAN DAN SHEAR CUTTING TERHADAP KARAKTER PADUAN AlMg2 SEBAGAI MATERIAL CLADDING BAHAN BAKAR REAKTOR RISET
PENGARUH ARAH PENGEROLAN DAN SHEAR CUTTING TERHADAP KARAKTER PADUAN AlMg2 SEBAGAI MATERIAL CLADDING BAHAN BAKAR REAKTOR RISET. Proses pengerolan paduan AlMg2 dilakukan secara berta...

