Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS HUBUNGAN NILAI HGI (HARDGROVE GRINDABILITY INDEX) ASH CONTENT INHERENT MOISTURE DAN TOTAL SULFUR TERHADAP NILAI KALORI BATUBARA DI PT. GEOSERVICES SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR

View through CrossRef
Abstrak Kualitas batubara ditentukan oleh kandungan HGI, Ash Content, Inherent Moisture, Total Sulfur dan Kalori. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil uji HGI, Ash Content, Inherent Moisture, Total Sulfur, kalori serta hubungannya dengan kalori batubara. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Data selanjutnya dikelompokkan berdasarkan kelas kalori, kemudian dianalisis dengan regresi dan korelasi. Hasil penelitian ini adalah nilai rata-rata HGI kelas kalori sedang dan tinggi (5727, 6261) Cal/gr, Ash Content terhadap keempat kelas kalori (4609, 5600, 6361, 7394) Cal/gr, Inherent Moisture (4606, 5602, 6386, 7394) Cal/gr, Total Sulfur (4616, 5598, 6384, 7394) Cal/gr dan hubungan HGI terhadap kalori kelas sedang adalah positif  dan kelas tinggi negatif, hubungan Ash Content terhadap setiap kelas adalah negatif, hubungan Inherent Moisture terhadap setiap kelas kalori adalah negatif dan hubungan Total Sulfur terhadap kalori kelas rendah dan tinggi adalah positif sedangkan kelas kalori sedang dan sangat tinggi adalah negatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah nilai rata-rata HGI (5727,6261) Cal/gr, Ash Content (4609, 5600, 6361, 7394) Cal/gr, Inherent Moisture (4606, 5602, 6386, 7394) Cal/gr serta Total Sulfur (4616, 5598, 6384, 7394) Cal/gr dan Hubungan HGI, Ash Content, Inherent Moisture dan Total Sulfur terhadap kalori rata-rata negatif kecuali HGI kelas sedang dan total sulfur kelas rendah dan tinggi dan berdasarkan hasil analisis interpretasi dari keempat parameter bahwa HGI tidak dapat menentukan kualitas batubara.  
Title: ANALISIS HUBUNGAN NILAI HGI (HARDGROVE GRINDABILITY INDEX) ASH CONTENT INHERENT MOISTURE DAN TOTAL SULFUR TERHADAP NILAI KALORI BATUBARA DI PT. GEOSERVICES SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR
Description:
Abstrak Kualitas batubara ditentukan oleh kandungan HGI, Ash Content, Inherent Moisture, Total Sulfur dan Kalori.
Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil uji HGI, Ash Content, Inherent Moisture, Total Sulfur, kalori serta hubungannya dengan kalori batubara.
Penelitian ini menggunakan data sekunder.
Data selanjutnya dikelompokkan berdasarkan kelas kalori, kemudian dianalisis dengan regresi dan korelasi.
Hasil penelitian ini adalah nilai rata-rata HGI kelas kalori sedang dan tinggi (5727, 6261) Cal/gr, Ash Content terhadap keempat kelas kalori (4609, 5600, 6361, 7394) Cal/gr, Inherent Moisture (4606, 5602, 6386, 7394) Cal/gr, Total Sulfur (4616, 5598, 6384, 7394) Cal/gr dan hubungan HGI terhadap kalori kelas sedang adalah positif  dan kelas tinggi negatif, hubungan Ash Content terhadap setiap kelas adalah negatif, hubungan Inherent Moisture terhadap setiap kelas kalori adalah negatif dan hubungan Total Sulfur terhadap kalori kelas rendah dan tinggi adalah positif sedangkan kelas kalori sedang dan sangat tinggi adalah negatif.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah nilai rata-rata HGI (5727,6261) Cal/gr, Ash Content (4609, 5600, 6361, 7394) Cal/gr, Inherent Moisture (4606, 5602, 6386, 7394) Cal/gr serta Total Sulfur (4616, 5598, 6384, 7394) Cal/gr dan Hubungan HGI, Ash Content, Inherent Moisture dan Total Sulfur terhadap kalori rata-rata negatif kecuali HGI kelas sedang dan total sulfur kelas rendah dan tinggi dan berdasarkan hasil analisis interpretasi dari keempat parameter bahwa HGI tidak dapat menentukan kualitas batubara.
 .

Related Results

Haemodynamic gain index and heart failure incidence- Prognostic and preventive value
Haemodynamic gain index and heart failure incidence- Prognostic and preventive value
Abstract Aims Heart failure (HF) is a non-curable, life-threatening condition, characterized by impaired haemodynamic function a...
Analisis Kualitas Batubara Berdasarkan Korelasi Nilai HGI, Moisture Content, dan Volatile Matter
Analisis Kualitas Batubara Berdasarkan Korelasi Nilai HGI, Moisture Content, dan Volatile Matter
Abstract. Coal is generally used as a basic energy source for several industries. In this study, the data obtained from the results of laboratory tests are the value of Moisture Co...
Analisis Perbandingan dan Faktor Penurunan Kualitas Batubara di Front dan Stockpile PT. XYZ
Analisis Perbandingan dan Faktor Penurunan Kualitas Batubara di Front dan Stockpile PT. XYZ
Batubara adalah jenis sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan baik sebagai bahan bakar energi langsung maupun sebagai bahan bakar industri. Penurunan kualitas batubara sering terj...
MODIFIKASI PERALATAN PEMBAKARAN BATUBARA PERINGKAT RENDAH UNTUK KARAKTERISASI EMISI GAS METANA
MODIFIKASI PERALATAN PEMBAKARAN BATUBARA PERINGKAT RENDAH UNTUK KARAKTERISASI EMISI GAS METANA
Potensi batubara Provinsi Sumatera Selatan hampir 80% didominasi oleh batubara peringkat rendah berupa lignit dan sub-bituminus. Pemanfaatan batubara peringkat rendah harus mempert...
PENENTUAN PERINGKAT DAN PENGARUH KARAKTERISTIK BATUBARA TERHADAP NILAI KALORI
PENENTUAN PERINGKAT DAN PENGARUH KARAKTERISTIK BATUBARA TERHADAP NILAI KALORI
Batubara merupakan batuan sedimen padat yang mudah terbakar dan terbentuk dari sisa tumbuhan, berwarna coklat sampai dengan hitam. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan peringk...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR BATUBARA INDONESIA KE JEPANG
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR BATUBARA INDONESIA KE JEPANG
Perdagangan internasional sudah lama di lakukan dengan melakukan ekspor maupun impor dari dua negara atau lebih. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber alamnya dari segal...
A novel nature-inspired optimization based neural network simulator to predict coal grindability index
A novel nature-inspired optimization based neural network simulator to predict coal grindability index
Purpose Hardgrove grindability index (HGI) is an important physical parameter used to demonstrate the relative hardness of coal particles. Modeling of HGI based on coal conventiona...

Back to Top