Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS MANAJEMEN PARIWISATA BERBASIS CAGAR BUDAYA POTENSI BAGANSIAPIAPI MENUJU KOTA PUSAKA

View through CrossRef
Begitu panjangnya sejarah Kota Bagan Siapi dari kedatangan bangsa china dan kolonial belanda meninggalkan banyak peninggalan sejarah yang dapat menjadi ikon wisata sejarah dan budaya di Kota Bagan Siapi-Api ,Niat Gubernur Riau untuk menjadikan Kota Bagan Siapi-api menjadi Kota Pusaka di Indonesia , Banyaknya peninggalan sejarah di Kota Bagan Siapi-Api harus di sikapi dengan  baik untuk pendataan ulang dan memaksimalkannya menjadi objek wisata sejarah yang potensial sehingga Kota Bagan Siapi-Api dapat layak menjadi Kota Pusaka di Indonesia Di Kota Bagansiapi Api terdapat peningalan sejarah berbasis Cagar Budaya yaitu Rumah Kapitan Bagan, Klenteng Ing Hok King dan Gereja Katolik St Petrus sedangkan Situs Sedinginan dan Candi Sintong di Tanah Putih, Sedangkan masih banyak peninggalan sejarah belum berstatus Cagar Budaya seperti Pelabuhan Lama Bagan dan Kantor Bea Cukai, Bank BRI nomor dua di Indonesia, Tugu Perjanjian Setan dan Manusia, Menara Air/Water Leeding Peninggalan Belanda , Arena Bakar Tongkang, Meriam Peninggalan Portugis dan Tiang Kayu Listrik dari Kayu peninggalan perusahaan Belanda, Kesimpulan bahwa potensi pariwisata di Kota Bagansiapi-api besar, tapi belum banyak berstatus sebagai cagar budaya yang menjadi syarat menuju Kota Pusaka, Saran dalam  penelitian ini semoga Pemerintah Daerah Rokan Hilir meningkatkan status peninggalan sejarah menjadi Cagar Budaya sehingga menjadikan Kota Bagansiapi Api menjadi Kota Pusaka di Indonesia
Title: ANALISIS MANAJEMEN PARIWISATA BERBASIS CAGAR BUDAYA POTENSI BAGANSIAPIAPI MENUJU KOTA PUSAKA
Description:
Begitu panjangnya sejarah Kota Bagan Siapi dari kedatangan bangsa china dan kolonial belanda meninggalkan banyak peninggalan sejarah yang dapat menjadi ikon wisata sejarah dan budaya di Kota Bagan Siapi-Api ,Niat Gubernur Riau untuk menjadikan Kota Bagan Siapi-api menjadi Kota Pusaka di Indonesia , Banyaknya peninggalan sejarah di Kota Bagan Siapi-Api harus di sikapi dengan  baik untuk pendataan ulang dan memaksimalkannya menjadi objek wisata sejarah yang potensial sehingga Kota Bagan Siapi-Api dapat layak menjadi Kota Pusaka di Indonesia Di Kota Bagansiapi Api terdapat peningalan sejarah berbasis Cagar Budaya yaitu Rumah Kapitan Bagan, Klenteng Ing Hok King dan Gereja Katolik St Petrus sedangkan Situs Sedinginan dan Candi Sintong di Tanah Putih, Sedangkan masih banyak peninggalan sejarah belum berstatus Cagar Budaya seperti Pelabuhan Lama Bagan dan Kantor Bea Cukai, Bank BRI nomor dua di Indonesia, Tugu Perjanjian Setan dan Manusia, Menara Air/Water Leeding Peninggalan Belanda , Arena Bakar Tongkang, Meriam Peninggalan Portugis dan Tiang Kayu Listrik dari Kayu peninggalan perusahaan Belanda, Kesimpulan bahwa potensi pariwisata di Kota Bagansiapi-api besar, tapi belum banyak berstatus sebagai cagar budaya yang menjadi syarat menuju Kota Pusaka, Saran dalam  penelitian ini semoga Pemerintah Daerah Rokan Hilir meningkatkan status peninggalan sejarah menjadi Cagar Budaya sehingga menjadikan Kota Bagansiapi Api menjadi Kota Pusaka di Indonesia.

Related Results

Pemeringkatan Cagar Budaya Tidak Bergerak
Pemeringkatan Cagar Budaya Tidak Bergerak
Keanekaragaman cagar budaya Indonesia dapat mencerminkan kekayaan sekaligus identitas bangsa. Sebagai identitas bangsa, cagar budaya Indonesia jumlahnya belum diketahui secara past...
STRATEGI PELESTARIAN BENDA CAGAR BUDAYA MELALUI DIGITALISASI
STRATEGI PELESTARIAN BENDA CAGAR BUDAYA MELALUI DIGITALISASI
Perkembangan teknologi digital dewasa ini dapat dimanfaatkan dalam upaya pelestarian cagar budaya dengan melalui digitalisasi. Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep digital...
Menjadi Modern Tanpa Kehilangan Identitas: Problematika Pelestarian Cagar Budaya di Wilayah Sulawesi Tenggara
Menjadi Modern Tanpa Kehilangan Identitas: Problematika Pelestarian Cagar Budaya di Wilayah Sulawesi Tenggara
Modernisasi menjadi hal yang sulit dihindari suatu bangsa yang tergolong sedang berkembang, terlebih Indonesia yang masyarakatnya sangat terbuka. Semangat modernisasi cenderung dit...
Persepsi Pemilik Bangunan dalam Melestarikan Bangunan Cagar Budaya di Kawasan Braga Kota Bandung
Persepsi Pemilik Bangunan dalam Melestarikan Bangunan Cagar Budaya di Kawasan Braga Kota Bandung
Abstract. Cultural heritage buildings are valuable assets and must be preserved. Because cultural heritage buildings are one of the remnants of the past and also a form of identity...
UPAYA PELESTARIAN RUMAH SEJARAH DALEM NOTONEGORO SEBAGAI CAGAR BUDAYA OLEH PEMERINTAH KABUPATEN PEMALANG
UPAYA PELESTARIAN RUMAH SEJARAH DALEM NOTONEGORO SEBAGAI CAGAR BUDAYA OLEH PEMERINTAH KABUPATEN PEMALANG
Dalem Notonegoro merupakan bekas Rumah Bupati Notonegoro salah satu Bupati Pemalang yang saat ini telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya dengan dibuktikan adanya SK penetap...
Kajian Manajemen Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya: Studi Kasus Kawasan Pusaka Lasem
Kajian Manajemen Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya: Studi Kasus Kawasan Pusaka Lasem
Kawasan Pusaka Lasem merupakan salah satu kawasan cagar budaya di Kabupaten Rembang yang saat ini menjadi nominasi Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN). Kajian ini berusaha untuk m...
Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Pelestarian Cagar Budaya Kota Lama Sawahlunto Sebagai Daya Tarik Wisata
Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Pelestarian Cagar Budaya Kota Lama Sawahlunto Sebagai Daya Tarik Wisata
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan partisipasi masyarakat Kota Sawahlunto dalam melestarikan cagar budaya. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena partisipasi lokal dala...

Back to Top