Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERCERAIAN DALAM PERSPEKTIF KAIDAH FIKIH DAN APLIKASINYA

View through CrossRef
Tingginya angka perceraian di masyarakat Muslim, termasuk Indonesia, menunjukkan bahwa persoalan keluarga modern semakin kompleks dan membutuhkan pendekatan hukum Islam yang lebih adaptif. Penelitian ini merumuskan masalah mengenai bagaimana kaidah fikih—al-ḍarar yuzāl, al-masyaqqah tajlib al-taysīr, dar’ al-mafāsid awlā, dan al-‘ādah muḥakkamah—dapat diterapkan dalam penyelesaian perkara perceraian dan relevansinya terhadap kebutuhan keluarga saat ini. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan konsep perceraian dalam fikih serta menganalisis peran kaidah-kaidah tersebut dalam praktik hukum modern. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan normatif dan analisis terhadap sumber-sumber fikih klasik, literatur kontemporer, dan putusan peradilan agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaidah fikih memberi fleksibilitas dalam memutuskan perceraian, terutama dalam kasus kemudaratan, kesulitan ekonomi, perlindungan anak, serta penentuan nafkah berdasarkan adat. Dengan demikian, kaidah fikih terbukti mampu memberikan dasar hukum yang lebih responsif dan sesuai dengan realitas keluarga modern. Kata kunci: Perceraian, Kaidah Fikih, Hukum Pernikahan, Maqāṣid al-Syarī‘ah
Title: PERCERAIAN DALAM PERSPEKTIF KAIDAH FIKIH DAN APLIKASINYA
Description:
Tingginya angka perceraian di masyarakat Muslim, termasuk Indonesia, menunjukkan bahwa persoalan keluarga modern semakin kompleks dan membutuhkan pendekatan hukum Islam yang lebih adaptif.
Penelitian ini merumuskan masalah mengenai bagaimana kaidah fikih—al-ḍarar yuzāl, al-masyaqqah tajlib al-taysīr, dar’ al-mafāsid awlā, dan al-‘ādah muḥakkamah—dapat diterapkan dalam penyelesaian perkara perceraian dan relevansinya terhadap kebutuhan keluarga saat ini.
Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan konsep perceraian dalam fikih serta menganalisis peran kaidah-kaidah tersebut dalam praktik hukum modern.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan normatif dan analisis terhadap sumber-sumber fikih klasik, literatur kontemporer, dan putusan peradilan agama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaidah fikih memberi fleksibilitas dalam memutuskan perceraian, terutama dalam kasus kemudaratan, kesulitan ekonomi, perlindungan anak, serta penentuan nafkah berdasarkan adat.
Dengan demikian, kaidah fikih terbukti mampu memberikan dasar hukum yang lebih responsif dan sesuai dengan realitas keluarga modern.
Kata kunci: Perceraian, Kaidah Fikih, Hukum Pernikahan, Maqāṣid al-Syarī‘ah.

Related Results

PENERAPAN KAIDAH FIQH DALAM FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL (DSN) TENTANG PERBANKAN SYARIAH
PENERAPAN KAIDAH FIQH DALAM FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL (DSN) TENTANG PERBANKAN SYARIAH
Tulisan ini menjelaskan tentang subtansi kaidah-kaidah fiqh dalam fatwa Dewan Syariah Nasional dan penerapan kaidah-kaidah fiqh dalam fatwa Dewan Syariah Nasional. Maka ada 96 fatw...
Metode Penerapan Dan Pengembangan Qowa`id Al-Ahkam
Metode Penerapan Dan Pengembangan Qowa`id Al-Ahkam
Walaupun sudah ada pengembangan dalam berbagai hal terkait hukum Islam, namun dalam bidang qawa`id al-ahkam (kaidah-kaidah hukum Islam)  pengembangan  itu belum begitu tampak. Pada...
RELASI SUAMI ISTRI DALAM PERSPEKTIF KAIDAH FIKIH DAN APLIKASINYA
RELASI SUAMI ISTRI DALAM PERSPEKTIF KAIDAH FIKIH DAN APLIKASINYA
Relasi suami istri dalam Islam merupakan fondasi utama bagi terciptanya keluarga yang harmonis, namun dalam praktiknya sering terjadi ketidakseimbangan antara hak dan kewajiban yan...
Relevansi Qawā’id Fiqhiyyah dalam Merespons Persoalan Baru Hukum Ekonomi di Indonesia Perspektif DSN-MUI
Relevansi Qawā’id Fiqhiyyah dalam Merespons Persoalan Baru Hukum Ekonomi di Indonesia Perspektif DSN-MUI
Menurut jumhur ulama, kaidah-kaidah fikih (qawā’id fiqhiyyah)  merupakan kunci berpikir dalam pengembangan dan seleksi hukum fikih. Dengan bantuan qawā’id fiqhiyyah semakin tampak ...
KHITBAH DALAM PERSPEKTIF KAIDAH FIKIH DAN APLIKASINYA
KHITBAH DALAM PERSPEKTIF KAIDAH FIKIH DAN APLIKASINYA
Khitbah merupakan tahapan penting dalam proses pra-nikah yang berfungsi sebagai pengantar menuju akad pernikahan. Dalam perkembangan masyarakat modern, praktik khitbah sering kali ...
Kaidah Al-Yaqinu Laa Yuzaalu Bisyakkin: Keyakinan Tidak Dapat Dihapuskan dengan Keraguan
Kaidah Al-Yaqinu Laa Yuzaalu Bisyakkin: Keyakinan Tidak Dapat Dihapuskan dengan Keraguan
ABSTRACT Fiqhiyyah rules are scientific disciplines that have a high level of urgency for humans. Bearing in mind that the benchmark for the legal object is themukallaf itsel...
PERNIKAHAN DALAM PERSPEKTIF KAIDAH FIKIH DAN APLIKASINYA
PERNIKAHAN DALAM PERSPEKTIF KAIDAH FIKIH DAN APLIKASINYA
Pernikahan merupakan institusi penting dalam Islam yang bertujuan menjaga keturunan, kehormatan, dan ketenteraman hidup. Namun di era modern, pernikahan menghadapi berbagai persoal...
Eyyûbîler Döneminde Fıkıh Eğitimi
Eyyûbîler Döneminde Fıkıh Eğitimi
VI.-VII. (XII.-XIII.) yüzyıllar arasında Mısır, Suriye Hicaz Yemen ve Anadolu’da hüküm süren Eyyûbî devleti, Haçlılar’ı mağlup edip Kudüs’ü özgürleştirerek İslâm tarihinde saygın b...

Back to Top