Javascript must be enabled to continue!
Pergeseran Kebijakan Ketahanan Pangan Global: Dari Revolusi Hijau Menuju Revolusi Genomik
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pergeseran epistemologis dari Revolusi Hijau
menuju Revolusi Genomik dalam sistem pangan global; (2) mengkaji peluang dan ancaman dari
penerapan teknologi genomik terhadap ketahanan pangan, khususnya dalam konteks keadilan
ekologis dan sosial; (3) menelaah respons dan strategi negara-negara seperti Brasil, India,
Rwanda, dan Indonesia dalam menghadapi transformasi genomik; serta (4) menawarkan
kerangka konseptual dan etis untuk menjadikan genomik sebagai alat pemberdayaan komunitas,
bukan sekadar teknologi korporatis. Dengan menggunakan pendekatan ekologi politik, studi
pustaka, dan analisis kasus komparatif, penelitian ini menemukan bahwa Revolusi Genomik
menandai pergeseran dari pendekatan statistik-populasi ala Revolusi Hijau menuju pendekatan
biologi sistemik yang presisi dan adaptif. Meski membuka peluang untuk meningkatkan
produktivitas, ketahanan iklim, dan kualitas gizi, genomik juga membawa ancaman serius
berupa privatisasi data hayati, eksklusi petani kecil, dan konsentrasi kekuasaan korporasi atas
sumber daya genetik. Temuan studi kasus menunjukkan bahwa Brasil berhasil memadukan
genomik dan agroekologi dalam kerangka hukum komunitarian; India meneguhkan resistensi
terhadap benih transgenik melalui pemuliaan partisipatif; Rwanda mengintegrasikan genomik
untuk intervensi gizi dengan data terbuka; sedangkan Indonesia masih menghadapi fragmentasi
2
kelembagaan dan lemahnya perlindungan pengetahuan lokal. Berdasarkan temuan ini,
penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan Revolusi Genomik dalam membangun ketahanan
pangan yang adil dan berkelanjutan sangat bergantung pada adanya sistem etika dan kebijakan
yang menjamin hak komunitas atas data, benih, dan pengambilan keputusan ilmiah.
Kata kunci: Revolusi Genomik; Ketahanan Pangan; Epistemologi; Keadilan Ekologis; Ekologi
Politik.
Hasanuddin University, Faculty of Law
Title: Pergeseran Kebijakan Ketahanan Pangan Global: Dari Revolusi Hijau Menuju Revolusi Genomik
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pergeseran epistemologis dari Revolusi Hijau
menuju Revolusi Genomik dalam sistem pangan global; (2) mengkaji peluang dan ancaman dari
penerapan teknologi genomik terhadap ketahanan pangan, khususnya dalam konteks keadilan
ekologis dan sosial; (3) menelaah respons dan strategi negara-negara seperti Brasil, India,
Rwanda, dan Indonesia dalam menghadapi transformasi genomik; serta (4) menawarkan
kerangka konseptual dan etis untuk menjadikan genomik sebagai alat pemberdayaan komunitas,
bukan sekadar teknologi korporatis.
Dengan menggunakan pendekatan ekologi politik, studi
pustaka, dan analisis kasus komparatif, penelitian ini menemukan bahwa Revolusi Genomik
menandai pergeseran dari pendekatan statistik-populasi ala Revolusi Hijau menuju pendekatan
biologi sistemik yang presisi dan adaptif.
Meski membuka peluang untuk meningkatkan
produktivitas, ketahanan iklim, dan kualitas gizi, genomik juga membawa ancaman serius
berupa privatisasi data hayati, eksklusi petani kecil, dan konsentrasi kekuasaan korporasi atas
sumber daya genetik.
Temuan studi kasus menunjukkan bahwa Brasil berhasil memadukan
genomik dan agroekologi dalam kerangka hukum komunitarian; India meneguhkan resistensi
terhadap benih transgenik melalui pemuliaan partisipatif; Rwanda mengintegrasikan genomik
untuk intervensi gizi dengan data terbuka; sedangkan Indonesia masih menghadapi fragmentasi
2
kelembagaan dan lemahnya perlindungan pengetahuan lokal.
Berdasarkan temuan ini,
penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan Revolusi Genomik dalam membangun ketahanan
pangan yang adil dan berkelanjutan sangat bergantung pada adanya sistem etika dan kebijakan
yang menjamin hak komunitas atas data, benih, dan pengambilan keputusan ilmiah.
Kata kunci: Revolusi Genomik; Ketahanan Pangan; Epistemologi; Keadilan Ekologis; Ekologi
Politik.
Related Results
Kebijakan Strategis Pengelolaan Cadangan Pangan Beras Nasional
Kebijakan Strategis Pengelolaan Cadangan Pangan Beras Nasional
I. Pendahuluan 1. Stabilisasi pasokan dan harga pangan merupakan aspek penting untuk mencapai ketahanan pangan. Salah satu upaya untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan ...
Politik Pangan: Upaya Membangun Kebijakan Ketahanan Pangan di Sumatera Utara
Politik Pangan: Upaya Membangun Kebijakan Ketahanan Pangan di Sumatera Utara
Upaya membangun ketahanan panganĀ di Sumatera Utara membutuhkan serangkaian rencan strategis kebijakan. Dalam mengatasi permasalahan ketahanan pangan, diperlukan peran dari seluruh...
KEBIJAKAN SISTEM KETAHANAN PANGAN DAERAH
KEBIJAKAN SISTEM KETAHANAN PANGAN DAERAH
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan. Kedaulatan pangan diartikan sebagai hak negara dan bangsa yang secara mandiri menentukan kebijakan pangan yang menjamin hak atas p...
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan yang mencakupĀ aspek ketersediaan pangan, akses pangan, dan pemanfaatan pangan untuk mewujudkan mayarakat yang berkualitas. P...
Strategi Pengembangan Diversifikasi Pangan Lokal
Strategi Pengembangan Diversifikasi Pangan Lokal
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis capaian diversifikasi konsumsi pangan dan menyusun strategi pengembangan diversifikasi pangan berbasis pangan lokal. Data yang digunakan ad...
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN KELUARGA PENERIMA MANFAAT BANTUAN SOSIAL PANGAN (KPM BANSOS PANGAN) DI KABUPATEN BATANG HARI
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN KELUARGA PENERIMA MANFAAT BANTUAN SOSIAL PANGAN (KPM BANSOS PANGAN) DI KABUPATEN BATANG HARI
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketahanan pangan keluarga penerima manfaat bantuan sosial pangan di Kabupaten Batang Hari, dan untuk mengetahui ting...
KEBIJAKAN KETAHANAN PANGAN DAN LITERASI PANGAN MASYARAKAT (Studi Penelitian Tentang Literasi Pangan Mendukung Ketahanan Pangan di Kota Semarang)
KEBIJAKAN KETAHANAN PANGAN DAN LITERASI PANGAN MASYARAKAT (Studi Penelitian Tentang Literasi Pangan Mendukung Ketahanan Pangan di Kota Semarang)
<p align="center"><strong>Abstra</strong><strong>k</strong></p><p>Tujuan penelitian tentang ketahanan pangan dan pentingnya literasi panga...
Paradigma dan Dimensi Strategi Ketahanan Pangan Indonesia
Paradigma dan Dimensi Strategi Ketahanan Pangan Indonesia
Indonesia dikenal sebagai Negara Agraris dengan sumber daya alam yang berlimpah, namun kondisi ini tidak serta merta menjadikan masyarakat Indonesia dapat mengakses pangan dengan m...

