Javascript must be enabled to continue!
Paradigma dan Dimensi Strategi Ketahanan Pangan Indonesia
View through CrossRef
Indonesia dikenal sebagai Negara Agraris dengan sumber daya alam yang berlimpah, namun kondisi ini tidak serta merta menjadikan masyarakat Indonesia dapat mengakses pangan dengan mudah dan murah. Indonesia saat ini ini justru dikenal sebagai negara pengimpor pangan. Ketahanan pangan menjadi sangat penting karena diperkirakan jumlah penduduk yang Indonesia yang saat ini sebesar 267 juta jiwa diproyeksikan akan terus meningkat menjadi 319 juta jiwa di tahun 2045 mendatang. Pemerintah Indonesia harus dapat merumuskan kebijakan pangan nasional yang dapat meningkatkan ketahanan pangan. Kebijakan pangan tersebut meliputi ketersedian pasokan pangan dalam kuantitas dan kualitas yang baik serta keterjangkauan harga pangan oleh masyarakat dan aman untuk dikonsumsi. Pemerintah harus mulai melihat bahwa ketahanan pangan akan terwujud apabila tiga dimensi utama dari ketahanan pangan yaitu: (i) ketersediaan (availability); (ii) akses (accessability); dan (iii) keterjangkauan (affordability) oleh seseorang (keluarga) dapat terpenuhi. Pemerintah juga harus mampu mengintegrasikan kebijakan ketahanan pangan dan stabilitas harga pangan dengan kebijakan pembangunan nasional lainnya semacam kebijakan ekonomi makro melalui pertumbuhan dan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Title: Paradigma dan Dimensi Strategi Ketahanan Pangan Indonesia
Description:
Indonesia dikenal sebagai Negara Agraris dengan sumber daya alam yang berlimpah, namun kondisi ini tidak serta merta menjadikan masyarakat Indonesia dapat mengakses pangan dengan mudah dan murah.
Indonesia saat ini ini justru dikenal sebagai negara pengimpor pangan.
Ketahanan pangan menjadi sangat penting karena diperkirakan jumlah penduduk yang Indonesia yang saat ini sebesar 267 juta jiwa diproyeksikan akan terus meningkat menjadi 319 juta jiwa di tahun 2045 mendatang.
Pemerintah Indonesia harus dapat merumuskan kebijakan pangan nasional yang dapat meningkatkan ketahanan pangan.
Kebijakan pangan tersebut meliputi ketersedian pasokan pangan dalam kuantitas dan kualitas yang baik serta keterjangkauan harga pangan oleh masyarakat dan aman untuk dikonsumsi.
Pemerintah harus mulai melihat bahwa ketahanan pangan akan terwujud apabila tiga dimensi utama dari ketahanan pangan yaitu: (i) ketersediaan (availability); (ii) akses (accessability); dan (iii) keterjangkauan (affordability) oleh seseorang (keluarga) dapat terpenuhi.
Pemerintah juga harus mampu mengintegrasikan kebijakan ketahanan pangan dan stabilitas harga pangan dengan kebijakan pembangunan nasional lainnya semacam kebijakan ekonomi makro melalui pertumbuhan dan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Related Results
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan yang mencakup aspek ketersediaan pangan, akses pangan, dan pemanfaatan pangan untuk mewujudkan mayarakat yang berkualitas. P...
Kebijakan Strategis Pengelolaan Cadangan Pangan Beras Nasional
Kebijakan Strategis Pengelolaan Cadangan Pangan Beras Nasional
I. Pendahuluan 1. Stabilisasi pasokan dan harga pangan merupakan aspek penting untuk mencapai ketahanan pangan. Salah satu upaya untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan ...
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN KELUARGA PENERIMA MANFAAT BANTUAN SOSIAL PANGAN (KPM BANSOS PANGAN) DI KABUPATEN BATANG HARI
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN KELUARGA PENERIMA MANFAAT BANTUAN SOSIAL PANGAN (KPM BANSOS PANGAN) DI KABUPATEN BATANG HARI
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketahanan pangan keluarga penerima manfaat bantuan sosial pangan di Kabupaten Batang Hari, dan untuk mengetahui ting...
KEBIJAKAN SISTEM KETAHANAN PANGAN DAERAH
KEBIJAKAN SISTEM KETAHANAN PANGAN DAERAH
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan. Kedaulatan pangan diartikan sebagai hak negara dan bangsa yang secara mandiri menentukan kebijakan pangan yang menjamin hak atas p...
Strategi Pengembangan Diversifikasi Pangan Lokal
Strategi Pengembangan Diversifikasi Pangan Lokal
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis capaian diversifikasi konsumsi pangan dan menyusun strategi pengembangan diversifikasi pangan berbasis pangan lokal. Data yang digunakan ad...
Politik Pangan: Upaya Membangun Kebijakan Ketahanan Pangan di Sumatera Utara
Politik Pangan: Upaya Membangun Kebijakan Ketahanan Pangan di Sumatera Utara
Upaya membangun ketahanan pangan di Sumatera Utara membutuhkan serangkaian rencan strategis kebijakan. Dalam mengatasi permasalahan ketahanan pangan, diperlukan peran dari seluruh...
KAJIAN KETAHANAN PANGAN DI DAERAH KABUPATEN KERINCI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
KAJIAN KETAHANAN PANGAN DI DAERAH KABUPATEN KERINCI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
Berdasarkan data indeks ketahanan pangan tahun 2019, Kabupaten Kerinci memiliki indeks ketahanan yang baik, akan tetapi persebaran tingkat ketahanan pangan untuk setiap kecamatann...
Penggunaan Statistik Deskriptif dalam Pemantauan Ketahanan Pangan Nasional
Penggunaan Statistik Deskriptif dalam Pemantauan Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama pembangunan berkelanjutan yang mencerminkan kemampuan suatu negara dalam menjamin ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan yang...

