Javascript must be enabled to continue!
Keanekaragaman Lumut Hepaticopsida di Lereng Utara Gunung Merapi, Selo, Boyolali, Jawa Tengah
View through CrossRef
Gunung Merapi merupakan gunung berapi yang terletak di provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang masih aktif hingga saat ini. Aktivitas vulkanik Gunung Merapi berdampak pada ekosistem di sekitarnya, termasuk keanekaragaman flora khususnya tumbuhan lumut. Penelitian mengenai keanekaragaman lumut telah dilakukan di lereng selatan dan tenggara Gunung Merapi, namun belum ada laporan mengenai keanekaragaman lumut Hepaticopsida di lereng utara. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melengkapi informasi yang ada dan mempelajari keanekaragaman dan distribusi lumut Hepaticopsida di lereng utara Gunung Merapi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penjelajahan untuk menentukan keanekaragaman dan metode kuadrat dengan plot 15x15 cm untuk menentukan distribusinya. Analisis distribusi ditentukan dengan perhitungan dominansi, densitas, frekuensi, dan nilai Penting, sedangkan keanekaragaman spesies ditentukan dengan Indeks Shannon-Wiener (H’). Hasil penelitian ditemukan 16 spesies lumut Hepaticopsida yaitu Dumortiera hirsuta, Fimbriaria venosa, Marchantia palmata, Marchantia polymorpha, Metzgeria furcata, Heteroscyphus coalitus, Plagiochila asplenioides, Plagiochila junghuhniana, Porella pinnata, Cheilolejeunea xanthocarpa, Lejeunea flava, Lejeunea alata, Lejeunea catanduana, Lejeunea eifrigii, Lejeunea sordida, dan Mastigolejeunea virens dengan indeks keanekaragaman tergolong sedang. Dari 16 spesies tersebut diklasifikasikan menjadi menjadi 4 ordo yaitu Marchantiales, Metzgeriales, Jungermanniales, dan Porellales. Spesies yang memiliki distribusi paling luas dan merata adalah Lejeunea flava dengan Nilai Penting sebesar 49,13%.
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Title: Keanekaragaman Lumut Hepaticopsida di Lereng Utara Gunung Merapi, Selo, Boyolali, Jawa Tengah
Description:
Gunung Merapi merupakan gunung berapi yang terletak di provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang masih aktif hingga saat ini.
Aktivitas vulkanik Gunung Merapi berdampak pada ekosistem di sekitarnya, termasuk keanekaragaman flora khususnya tumbuhan lumut.
Penelitian mengenai keanekaragaman lumut telah dilakukan di lereng selatan dan tenggara Gunung Merapi, namun belum ada laporan mengenai keanekaragaman lumut Hepaticopsida di lereng utara.
Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melengkapi informasi yang ada dan mempelajari keanekaragaman dan distribusi lumut Hepaticopsida di lereng utara Gunung Merapi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penjelajahan untuk menentukan keanekaragaman dan metode kuadrat dengan plot 15x15 cm untuk menentukan distribusinya.
Analisis distribusi ditentukan dengan perhitungan dominansi, densitas, frekuensi, dan nilai Penting, sedangkan keanekaragaman spesies ditentukan dengan Indeks Shannon-Wiener (H’).
Hasil penelitian ditemukan 16 spesies lumut Hepaticopsida yaitu Dumortiera hirsuta, Fimbriaria venosa, Marchantia palmata, Marchantia polymorpha, Metzgeria furcata, Heteroscyphus coalitus, Plagiochila asplenioides, Plagiochila junghuhniana, Porella pinnata, Cheilolejeunea xanthocarpa, Lejeunea flava, Lejeunea alata, Lejeunea catanduana, Lejeunea eifrigii, Lejeunea sordida, dan Mastigolejeunea virens dengan indeks keanekaragaman tergolong sedang.
Dari 16 spesies tersebut diklasifikasikan menjadi menjadi 4 ordo yaitu Marchantiales, Metzgeriales, Jungermanniales, dan Porellales.
Spesies yang memiliki distribusi paling luas dan merata adalah Lejeunea flava dengan Nilai Penting sebesar 49,13%.
Related Results
Perbandingan Beberapa Sifat Fisik Tanah di Hutan Lindung Gunung Mahawu dan Hutan Lindung Gunung Masarang
Perbandingan Beberapa Sifat Fisik Tanah di Hutan Lindung Gunung Mahawu dan Hutan Lindung Gunung Masarang
Sebagai bagian dari ekosistem, tanah merupakan kumpulan dari benda alam di permukaan bumi yang tersusun dalam horison-horison, terdiri dari campuran bahan mineral, bahan organik, a...
Analisis Kebutuhan Masyarakat dalam Pengembangan Dewi Sambi (Desa Wisata Samiran Boyolali) di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali
Analisis Kebutuhan Masyarakat dalam Pengembangan Dewi Sambi (Desa Wisata Samiran Boyolali) di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali
AbstrakDewi Sambi (Desa Wisata Samiran Boyolali) merupakan salah satu bentuk community-based tourism dan merupakan desa wisata unggulan di Kabupaten Boyolali. Penelitian ini bertuj...
PERANCANGAN KOMIK ANDHE ANDHE LUMUT BERDASARKAN RELIEF KISAH PANJI DI KOMPLEKS CANDI PENATARAN
PERANCANGAN KOMIK ANDHE ANDHE LUMUT BERDASARKAN RELIEF KISAH PANJI DI KOMPLEKS CANDI PENATARAN
Andhe Andhe Lumut is a folktale that derived from many versions of Panji tales. Andhe Andhe Lumut is the popular one amongst Indonesian, especially Javanese cultures. In popular cu...
Ande-Ande Lumut: Adaptasi Folklor ke Teater Epik Brecht
Ande-Ande Lumut: Adaptasi Folklor ke Teater Epik Brecht
Karya ini mengadaptasi folklor “Ande-Ande Lumut” sebagai ide dasar penciptaannya. Folklor ini dituangkan dalam pementasan teater berjudul “Kemuning”. Folklor “Ande-Ande Lumut” meru...
Analisis Kestabilan Lereng Andesit Menggunakan Metode FEM pada PT. X
Analisis Kestabilan Lereng Andesit Menggunakan Metode FEM pada PT. X
Abstract. Geotechnical study data collection includes geotechnical mapping, observations of landslide models that can occur, and sampling for testing physical and mechanical proper...
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Kestabilan lereng adalah faktor penting pada pekerjaan penambangan kuari karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan pekerja dan peralatan. Kestabilan lereng dipengaruhi oleh ...
ANALISA PERKUATAN LERENG PADA TANAH LUNAK YANG DIPENGARUHI OLEH KEMIRINGAN LERENG DAN JUMLAH LAPIS GEOTEKSTIL
ANALISA PERKUATAN LERENG PADA TANAH LUNAK YANG DIPENGARUHI OLEH KEMIRINGAN LERENG DAN JUMLAH LAPIS GEOTEKSTIL
Kondisi lereng dengan beban yang besar dan kemiringan yang curam dapat menyebabkan terjadinya kelongsoran sehingga diperlukan suatu perkuatan lereng, salah satunya dengan menggunak...
PENENTUAN SEBARAN HIPOSENTER GUNUNGAPI MERAPI BERDASARKAN DATA GEMPA VULKANIK TAHUN 2006
PENENTUAN SEBARAN HIPOSENTER GUNUNGAPI MERAPI BERDASARKAN DATA GEMPA VULKANIK TAHUN 2006
Gunungapi Merapi merupakan Gunungapi yang termuda dalam kumpulan gunung berapi di bagian selatan Pulau Jawa. Gunungapi Merapi merupakan gunungapi tipe strato yang aktif hin...

