Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perbandingan Beberapa Sifat Fisik Tanah di Hutan Lindung Gunung Mahawu dan Hutan Lindung Gunung Masarang

View through CrossRef
Sebagai bagian dari ekosistem, tanah merupakan kumpulan dari benda alam di permukaan bumi yang tersusun dalam horison-horison, terdiri dari campuran bahan mineral, bahan organik, air dan udara. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan beberapa sifat fisik tanah; bulk density, tekstur, infiltrasi, permeabilitas, dan porositas di hutan lindung Gunung Mahawu dan Gunung Masarang. Penentuan titik sampel dilakukan secara random melalui cluster sampling. Ada 3 titik sampel di masing-masing lereng bawah, tengah dan atas, di setiap titik diambil 3 sampel. Total ada 18 sampel di 2 lokasi penelitian. Pengukuran infiltrasi dan permeabilitas tanah dilakukan di lapangan, pengukuran porositas, bulk density dan tekstur tanah di laboratorium. Analisis data menggunakan paired sample t-test dengan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekstur tanah lereng bawah dan tengah Gunung Mahawu dan Gunung Masarang memiliki tekstur tanah lempung. Lereng atas Gunung Mahawu memiliki tekstur lempung berliat sedangkan Gunung Masarang bertekstur lempung. Laju infiltrasi berbeda nyata (α=5%) dimana Gunung Mahawu tergolong agak cepat di lereng bawah, sangat cepat di lereng tengah dan atas. Infiltrasi di semua lereng Gunung Masarang tergolong agak cepat. Permeabilitas lereng bawah Gunung Mahawu dan Gunung Masarang sangat lambat, lereng tengah dan atas tergolong lambat. Bulk density di semua lereng di kedua lokasi <1,0 g/cm3. Tanah sangat porous di dua lokasi penelitian.
Title: Perbandingan Beberapa Sifat Fisik Tanah di Hutan Lindung Gunung Mahawu dan Hutan Lindung Gunung Masarang
Description:
Sebagai bagian dari ekosistem, tanah merupakan kumpulan dari benda alam di permukaan bumi yang tersusun dalam horison-horison, terdiri dari campuran bahan mineral, bahan organik, air dan udara.
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan beberapa sifat fisik tanah; bulk density, tekstur, infiltrasi, permeabilitas, dan porositas di hutan lindung Gunung Mahawu dan Gunung Masarang.
Penentuan titik sampel dilakukan secara random melalui cluster sampling.
Ada 3 titik sampel di masing-masing lereng bawah, tengah dan atas, di setiap titik diambil 3 sampel.
Total ada 18 sampel di 2 lokasi penelitian.
Pengukuran infiltrasi dan permeabilitas tanah dilakukan di lapangan, pengukuran porositas, bulk density dan tekstur tanah di laboratorium.
Analisis data menggunakan paired sample t-test dengan aplikasi SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekstur tanah lereng bawah dan tengah Gunung Mahawu dan Gunung Masarang memiliki tekstur tanah lempung.
Lereng atas Gunung Mahawu memiliki tekstur lempung berliat sedangkan Gunung Masarang bertekstur lempung.
Laju infiltrasi berbeda nyata (α=5%) dimana Gunung Mahawu tergolong agak cepat di lereng bawah, sangat cepat di lereng tengah dan atas.
Infiltrasi di semua lereng Gunung Masarang tergolong agak cepat.
Permeabilitas lereng bawah Gunung Mahawu dan Gunung Masarang sangat lambat, lereng tengah dan atas tergolong lambat.
Bulk density di semua lereng di kedua lokasi <1,0 g/cm3.
Tanah sangat porous di dua lokasi penelitian.

Related Results

DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, menyebutkan bahwa penyelenggaraan kehutanan bertujuan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan...
Nur Puspita Sari
Nur Puspita Sari
Limbah masker yang sulit didaur ulang secara alami menjadikan masalah bagi lingkungan. Masker memiliki sifat terluar menolak air, bagian tengah bersifat menahan virus, dan paling d...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
RANCANGAN PENATAAN BLOK HUTAN LINDUNG LIANG ANGGANG KOTA BANJARBARU
RANCANGAN PENATAAN BLOK HUTAN LINDUNG LIANG ANGGANG KOTA BANJARBARU
Peningkatan jumlah penduduk di suatu wilayah mengakibatkan peningkatan kebutuhan sandang, pangan dan papan. Menyadari bahwa jumlah lahan yang tersedia relatif tetap dan tidak seban...
Model Spasial Penentuan Lokasi untuk Objek Bank Tanah di Kabupaten Sleman
Model Spasial Penentuan Lokasi untuk Objek Bank Tanah di Kabupaten Sleman
 Abstract: The conception of a land bank is intended as an activity undertaken by the Government to provide land, which will be allocated for future use for various development pur...

Back to Top