Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Dukungan Sosial dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Fraktur Ekstremitas Bawah di RSUD Meuraxa Banda Aceh
View through CrossRef
ABSTRACT : RELATIONSHIP OF SOCIAL SUPPORT WITH QUALITY OF LIFE IN LOWER EXTREMITY FRACTURE PATIENTS AT RSUD MEURAXA BANDA ACEH Introduction : The incidence of fractures in the world is increasing, according to WHO, in 2012 there were as many as 13 million people (2.7%) experiencing fractures, in 2013 it increased to 18 million people (4.2%) in 2014 there was another increase of 21 million people (7.5%). In Indonesia, fracture is the third leading cause of death after heart disease and tuberculosis. Patients with fractures cannot carry out their own activities so that sufferers experience stress, so that it can affect psychologically and will have an impact on the patient's quality of life.Purpose: To determine the relationship between social support and quality of life in patients with lower extremity fractures.Method: The research design used was analytic with a cross sectional approach. This research was carried out in the Ar Rayyan Inpatient Room, Meuraxa Hospital, Banda Aceh. Sampling using purposive sampling technique with a total sample of 57 people. The instrument used is in the form of a questionnaire. hypothesis testing using Chi-Square statistical test.Result: The results showed that there was a relationship between emotional support for extremity fracture patients (P= 0.012), there was a relationship between instrumental support for extremity fracture patients (P- 0.034), there was a relationship between informational support for extremity fracture patients (P=005) and there was a relationship between assessment support in patients with esternal fractures (P = 0.028).Conclusion: there is a relationship between emotional support, instrumental support, informational support and assessment support with quality of life in patients with osseous fractures. Keywords: Social Support, Quality of Life, Lower Extremity Fracture INTISARI: HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN FRAKTUR EKSTREMITAS BAWAH DI RSUD MEURAXA BANDA ACEH Latar Belakang: Angka kejadian fraktur didunia semaking bertambah, menurut WHO tercatat pada tahun 2012 ada sebanyak 13 juta jiwa (2,7%) mengalami fraktur, pada tahun 2013 meningkat menjadi 18 juta jiwa ( 4,2%) pada tahun 2014 terjadi peningkatan lagi sebanyak 21 juta jiwa (7,5%). Di Indonesia fraktur merupakan penyebab kematian ketiga terbesar dibawah penyakit jantung dan tuberculosis. Penderita dengan fraktur tidak dapat melakukan kegiatan sendiri sehingga para penderita mengalami stress, sehingga dapat mempengaruhi psikologis dan akan berdampak pada kualitas hidup penderita.Tujuan : Untuk mengetahui ada hubungan dukungan sosial dengan kualitas hidup pada pasien fraktur ekstremitas bawah Di RSUD Meuraxa Banda AcehMetode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. penelitian ini dilaksanakan di Ruang Rawat Inap Ar Rayyan RSUD Meuraxa Banda Aceh. Pengambilan sampel sengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 57 orang. intrumen yang digunakan yaitu berupa angket. uji hipotesis menggunakan uji statistik Chi-Square.Hasil : Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan emosional pada pasien fraktur ekstermitas (P= 0,012), ada hubungan antara dukungan instrumental pada pasien fraktur ekstermitas (P- 0,034), ada hubunga dukungan informasi pada pasien fraktur ekstermitas (P=005) dan ada hubungan antara dukungan penilaian pada pasien fraktur estermitas (P= 0,028).Kesimpulan : terdapat hubungan antara dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informasi dan dukungan penilaian dengan kualitas hidup pada pasien fraktur estermitas. Kata Kunci: Dukungan Sosial, Kualitas Hidup, fraktur ekstermitas bawah
Universitas Malahayati Bandar Lampung
Title: Hubungan Dukungan Sosial dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Fraktur Ekstremitas Bawah di RSUD Meuraxa Banda Aceh
Description:
ABSTRACT : RELATIONSHIP OF SOCIAL SUPPORT WITH QUALITY OF LIFE IN LOWER EXTREMITY FRACTURE PATIENTS AT RSUD MEURAXA BANDA ACEH Introduction : The incidence of fractures in the world is increasing, according to WHO, in 2012 there were as many as 13 million people (2.
7%) experiencing fractures, in 2013 it increased to 18 million people (4.
2%) in 2014 there was another increase of 21 million people (7.
5%).
In Indonesia, fracture is the third leading cause of death after heart disease and tuberculosis.
Patients with fractures cannot carry out their own activities so that sufferers experience stress, so that it can affect psychologically and will have an impact on the patient's quality of life.
Purpose: To determine the relationship between social support and quality of life in patients with lower extremity fractures.
Method: The research design used was analytic with a cross sectional approach.
This research was carried out in the Ar Rayyan Inpatient Room, Meuraxa Hospital, Banda Aceh.
Sampling using purposive sampling technique with a total sample of 57 people.
The instrument used is in the form of a questionnaire.
hypothesis testing using Chi-Square statistical test.
Result: The results showed that there was a relationship between emotional support for extremity fracture patients (P= 0.
012), there was a relationship between instrumental support for extremity fracture patients (P- 0.
034), there was a relationship between informational support for extremity fracture patients (P=005) and there was a relationship between assessment support in patients with esternal fractures (P = 0.
028).
Conclusion: there is a relationship between emotional support, instrumental support, informational support and assessment support with quality of life in patients with osseous fractures.
Keywords: Social Support, Quality of Life, Lower Extremity Fracture INTISARI: HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN FRAKTUR EKSTREMITAS BAWAH DI RSUD MEURAXA BANDA ACEH Latar Belakang: Angka kejadian fraktur didunia semaking bertambah, menurut WHO tercatat pada tahun 2012 ada sebanyak 13 juta jiwa (2,7%) mengalami fraktur, pada tahun 2013 meningkat menjadi 18 juta jiwa ( 4,2%) pada tahun 2014 terjadi peningkatan lagi sebanyak 21 juta jiwa (7,5%).
Di Indonesia fraktur merupakan penyebab kematian ketiga terbesar dibawah penyakit jantung dan tuberculosis.
Penderita dengan fraktur tidak dapat melakukan kegiatan sendiri sehingga para penderita mengalami stress, sehingga dapat mempengaruhi psikologis dan akan berdampak pada kualitas hidup penderita.
Tujuan : Untuk mengetahui ada hubungan dukungan sosial dengan kualitas hidup pada pasien fraktur ekstremitas bawah Di RSUD Meuraxa Banda AcehMetode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional.
penelitian ini dilaksanakan di Ruang Rawat Inap Ar Rayyan RSUD Meuraxa Banda Aceh.
Pengambilan sampel sengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 57 orang.
intrumen yang digunakan yaitu berupa angket.
uji hipotesis menggunakan uji statistik Chi-Square.
Hasil : Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan emosional pada pasien fraktur ekstermitas (P= 0,012), ada hubungan antara dukungan instrumental pada pasien fraktur ekstermitas (P- 0,034), ada hubunga dukungan informasi pada pasien fraktur ekstermitas (P=005) dan ada hubungan antara dukungan penilaian pada pasien fraktur estermitas (P= 0,028).
Kesimpulan : terdapat hubungan antara dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informasi dan dukungan penilaian dengan kualitas hidup pada pasien fraktur estermitas.
Kata Kunci: Dukungan Sosial, Kualitas Hidup, fraktur ekstermitas bawah .
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Penjual Obat Cytotec Di Banda Aceh Wa 085268881116 Jual Obat Aborsi Di Banda Aceh
Penjual Obat Cytotec Di Banda Aceh Wa 085268881116 Jual Obat Aborsi Di Banda Aceh
Jual Obat Aborsi Di Banda Aceh, Jual Cytotec Banda Aceh, Penjual Obat Cytotec Banda Aceh, Jual Obat Aborsi Banda Aceh, Obat Penggugur Kandungan Di Banda Aceh, Obat Aborsi Di Banda ...
Hubungan antara tipe fraktur zygomaticomaxillary complex dengan gangguan fungsi bola mata, fraktur orbital floor dan tindakan bone graft di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar
Hubungan antara tipe fraktur zygomaticomaxillary complex dengan gangguan fungsi bola mata, fraktur orbital floor dan tindakan bone graft di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar
Introduction: A zygomaticomaxillary complex fracture is the most common facial fracture after a nose fracture. Serious eye injuries most often complicate these fractures and are al...
Karakteristik Penderita Hipertensi yang Dirawat Inap di RSUD Meuraxa
Karakteristik Penderita Hipertensi yang Dirawat Inap di RSUD Meuraxa
Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) dengan angka kejadian yang tinggi baik di negara maju maupun negara berkembang termasuk Indonesia. Data...
Efektivitas Program Pemerintah Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) terhadap Pola Pangan Harapan Rumah Tangga di Kota Banda Aceh
Efektivitas Program Pemerintah Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) terhadap Pola Pangan Harapan Rumah Tangga di Kota Banda Aceh
Abstrak. Dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan, kementerian pertanian melalui Badan Litbang Pertanian mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari atau yang disebut dengan KRPL,...
Gambaran Penerimaan Diri pada Pasien Fraktur
Gambaran Penerimaan Diri pada Pasien Fraktur
Fraktur adalah terputusnya jaringan tulang karena trauma akibat tahanan yang lebih besar menyebabkan terjadinya nyeri, krepitasi dan deformitas atau perubahan struktur tulang yang ...
Usia dan Lokasi Fraktur berhubungan dengan Lama Rawat Pasca Bedah <i>Open Reduction And Internal Fixation</i> (ORIF) Ekstremitas Bawah
Usia dan Lokasi Fraktur berhubungan dengan Lama Rawat Pasca Bedah <i>Open Reduction And Internal Fixation</i> (ORIF) Ekstremitas Bawah
Fraktur adalah istilah yang mengacu pada hilangnya sebagian atau seluruh struktural korteks tulang. Fraktur ekstremitas bawah dapat terjadi pada femur, tibia-fibula dan ankle-foot....
HUBUNGAN INTENSITAS NYERI DENGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN ISTIRAHAT DAN TIDUR PADA PASIEN POSTOPERASI EKSTREMITAS BAWAH DI RUMAH SAKIT
HUBUNGAN INTENSITAS NYERI DENGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN ISTIRAHAT DAN TIDUR PADA PASIEN POSTOPERASI EKSTREMITAS BAWAH DI RUMAH SAKIT
Background Nyeri merupakan rasa sakit yang dialami oleh tubuh yang disebabkan karena adanya kerusakan jaringan atau rangsangan lainnya yang mengganggu keseimbangan tubuh dan juga ...

