Javascript must be enabled to continue!
Usia dan Lokasi Fraktur berhubungan dengan Lama Rawat Pasca Bedah <i>Open Reduction And Internal Fixation</i> (ORIF) Ekstremitas Bawah
View through CrossRef
Fraktur adalah istilah yang mengacu pada hilangnya sebagian atau seluruh struktural korteks tulang. Fraktur ekstremitas bawah dapat terjadi pada femur, tibia-fibula dan ankle-foot. Tatalaksana fraktur ekstremitas bawah yaitu tindakan operatif seperti Open Reduction Internal Fixation (ORIF). ORIF dapat mempengaruhi lama perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usia dan lokasi fraktur dengan lama rawat pasca bedah ORF ekstremitas bawah. Penelitian ini merupakan penelitian descriptive correlation pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang. Instrumen yang digunakan yaitu lembar kerja balik. Pengolahan data yang dilakukan dimulai tahap editing, coding, tabulating, entry dan data processing. Analisa uji yang dipilih yaitu uji chisquare. Hasil Penelitian didapatkan bahwa usia pasien yaitu 12-25 tahun, Lokasi Fraktur Pasien di femur dan lama rawat pasien yaitu pendek (<4 hari) . Berdasarkan hasil uji chisquare didapatkan bahwa usia nilai p=0,031<a=0,05 dan lokasi fraktur p=0,001<a=0,05. Sehingga disimpulkan bahwa usia dan lokasi fraktur berhubungan dengan lama rawat pasca bedah ORF ekstremitas bawah Di Rumah Sakit Setia Budi Medan Tahun 2025.
Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu
Title: Usia dan Lokasi Fraktur berhubungan dengan Lama Rawat Pasca Bedah <i>Open Reduction And Internal Fixation</i> (ORIF) Ekstremitas Bawah
Description:
Fraktur adalah istilah yang mengacu pada hilangnya sebagian atau seluruh struktural korteks tulang.
Fraktur ekstremitas bawah dapat terjadi pada femur, tibia-fibula dan ankle-foot.
Tatalaksana fraktur ekstremitas bawah yaitu tindakan operatif seperti Open Reduction Internal Fixation (ORIF).
ORIF dapat mempengaruhi lama perawatan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usia dan lokasi fraktur dengan lama rawat pasca bedah ORF ekstremitas bawah.
Penelitian ini merupakan penelitian descriptive correlation pendekatan cross sectional.
Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang.
Instrumen yang digunakan yaitu lembar kerja balik.
Pengolahan data yang dilakukan dimulai tahap editing, coding, tabulating, entry dan data processing.
Analisa uji yang dipilih yaitu uji chisquare.
Hasil Penelitian didapatkan bahwa usia pasien yaitu 12-25 tahun, Lokasi Fraktur Pasien di femur dan lama rawat pasien yaitu pendek (<4 hari) .
Berdasarkan hasil uji chisquare didapatkan bahwa usia nilai p=0,031<a=0,05 dan lokasi fraktur p=0,001<a=0,05.
Sehingga disimpulkan bahwa usia dan lokasi fraktur berhubungan dengan lama rawat pasca bedah ORF ekstremitas bawah Di Rumah Sakit Setia Budi Medan Tahun 2025.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Hubungan antara tipe fraktur zygomaticomaxillary complex dengan gangguan fungsi bola mata, fraktur orbital floor dan tindakan bone graft di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar
Hubungan antara tipe fraktur zygomaticomaxillary complex dengan gangguan fungsi bola mata, fraktur orbital floor dan tindakan bone graft di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar
Introduction: A zygomaticomaxillary complex fracture is the most common facial fracture after a nose fracture. Serious eye injuries most often complicate these fractures and are al...
ANGKA KEJADIAN PENDERITA FRAKTUR TULANG FASIAL DI SMF BEDAH BLU RSU PROF. R.D. KANDOU PERIODE JANUARI 2012 – DESEMBER 2012
ANGKA KEJADIAN PENDERITA FRAKTUR TULANG FASIAL DI SMF BEDAH BLU RSU PROF. R.D. KANDOU PERIODE JANUARI 2012 – DESEMBER 2012
Abstract: Facial Trauma, also known as maxillofacial trauma, is a forced to the face. Trauma maxillofacial occurred about 6% of all trauma. Trauma Facial causing fractures facial t...
Gambaran Penerimaan Diri pada Pasien Fraktur
Gambaran Penerimaan Diri pada Pasien Fraktur
Fraktur adalah terputusnya jaringan tulang karena trauma akibat tahanan yang lebih besar menyebabkan terjadinya nyeri, krepitasi dan deformitas atau perubahan struktur tulang yang ...
Tatalaksana fiksasi terbuka dengan Plat vs Arm Sling pada fraktur midshaft klavikula: tinjauan pustaka sistematis
Tatalaksana fiksasi terbuka dengan Plat vs Arm Sling pada fraktur midshaft klavikula: tinjauan pustaka sistematis
Background: Clavicle fracture is one of the most common fractures according to the Allman and Robinson classification. In Indonesia, clavicle fractures account for 2.6-4% of all fr...
Karakteristik Penderita Fraktur Femur di RS Ibnu Sina pada Tahun Januari 2023-Desember 2024
Karakteristik Penderita Fraktur Femur di RS Ibnu Sina pada Tahun Januari 2023-Desember 2024
Fraktur adalah suatu kondisi di mana terjadi diskontinuitas struktur tulang atau tulang rawan yang pada umumnya disebabkan oleh trauma baik itu dari kecelakaan kerja. World Health ...
FAKTOR PELAKSANAAN AMBULASI DINI PASIEN FRAKTUR POST ORIF DI RUMAH SAKIT WALED
FAKTOR PELAKSANAAN AMBULASI DINI PASIEN FRAKTUR POST ORIF DI RUMAH SAKIT WALED
AbstrakAmbulasi merupakan tindakan yang dapat meningkatkan kekuatan otot. Pasien dapat ambulasi dini 24 jam pasca operasi. Jumlah pasien post ORIF di Poliklinik RSUD Waled Cirebon ...

