Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Gambaran Penerimaan Diri pada Pasien Fraktur

View through CrossRef
Fraktur adalah terputusnya jaringan tulang karena trauma akibat tahanan yang lebih besar menyebabkan terjadinya nyeri, krepitasi dan deformitas atau perubahan struktur tulang yang berakibat pada masalah psikologis salah satunya penerimaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penerimaan diri pada pasien fraktur berdasarkan karakteristik usia,jenis kelamin, pendidikan, jenis fraktur dan lokasi fraktur. Metode penelitian ini menggunaka teknik analisis studi deskriptif. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 32 responden dengan teknik pengambilan sampel purposie sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner Skala Penerimaan Diri Berger (Berger’s Self Acceptance Scale). Analisis yang digunakan yaitu analisis univariate dengan tabel distribusi. Hasil penelitian ini didapatkan usia paling banyak remaja akhir 17 responden (53,1%) dengan penerimaan baik pada usia dewasa akhir (15,3%), jenis kelamin laki-laki paling banyak 19 responden (59,4%) dengan penerimaan diri baik pada laki-laki (37,5%), pendidikan tamat sma/smk paling banyak 14 responden (43,8%) dengan penerimaan diri baik pada pendidikan tinggi S1 (100%), jenis fraktur paling banyak fraktur terbuka 19 responden (59,4%) dengan penerimaan diri baik pada fraktur tertutup (37,5%) dan lokasi fraktur paling banyak ekstremitas atas 20 responden (68,8) dengan penerimaan diri baik pada lokasi fraktur ekstremitas atas (37,5%). Mayoritas perimaan diri pada pasien fraktur dalam kategori baik karena dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, pendidikan, jenis dan lokasi fraktur. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat meneliti tentang interensi yang sesuai dengan gambaran penerimaan diri pada pasien fraktur.
Title: Gambaran Penerimaan Diri pada Pasien Fraktur
Description:
Fraktur adalah terputusnya jaringan tulang karena trauma akibat tahanan yang lebih besar menyebabkan terjadinya nyeri, krepitasi dan deformitas atau perubahan struktur tulang yang berakibat pada masalah psikologis salah satunya penerimaan diri.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penerimaan diri pada pasien fraktur berdasarkan karakteristik usia,jenis kelamin, pendidikan, jenis fraktur dan lokasi fraktur.
Metode penelitian ini menggunaka teknik analisis studi deskriptif.
Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 32 responden dengan teknik pengambilan sampel purposie sampling.
Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner Skala Penerimaan Diri Berger (Berger’s Self Acceptance Scale).
Analisis yang digunakan yaitu analisis univariate dengan tabel distribusi.
Hasil penelitian ini didapatkan usia paling banyak remaja akhir 17 responden (53,1%) dengan penerimaan baik pada usia dewasa akhir (15,3%), jenis kelamin laki-laki paling banyak 19 responden (59,4%) dengan penerimaan diri baik pada laki-laki (37,5%), pendidikan tamat sma/smk paling banyak 14 responden (43,8%) dengan penerimaan diri baik pada pendidikan tinggi S1 (100%), jenis fraktur paling banyak fraktur terbuka 19 responden (59,4%) dengan penerimaan diri baik pada fraktur tertutup (37,5%) dan lokasi fraktur paling banyak ekstremitas atas 20 responden (68,8) dengan penerimaan diri baik pada lokasi fraktur ekstremitas atas (37,5%).
Mayoritas perimaan diri pada pasien fraktur dalam kategori baik karena dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, pendidikan, jenis dan lokasi fraktur.
Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat meneliti tentang interensi yang sesuai dengan gambaran penerimaan diri pada pasien fraktur.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Post Operasi Fraktur
Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Post Operasi Fraktur
Fraktur merupakan suatu kondisi yang menyebabkan gangguan mobilisasi dan rasa nyeri pada pasien. Pada pasien fraktur akan dilakukan pembedahan untuk menyambung kembali tulang yang ...
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN PENINGKATAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN PRE OPERASI CLOSE FRAKTUR
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN PENINGKATAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN PRE OPERASI CLOSE FRAKTUR
Latar Belakang: Fraktur adalah terputusnya kontinuitas tulang, retak atau patahnya tulang yang utuh, salah satu tindakan yang harus dilakukan adalah dengan pembedahan. Tindakan pem...
Antibiotik sebagai Terapi Tambahan terhadap Komplikasi pada Pasien dengan Fraktur Basis Cranii
Antibiotik sebagai Terapi Tambahan terhadap Komplikasi pada Pasien dengan Fraktur Basis Cranii
Latar Belakang: fraktur basis cranii merupakan trauma yang terjadi pada dasar tengkorak yang dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung yang terjadi sekitar 7% hingga 16% ...
Fraktur geriatrik
Fraktur geriatrik
Abstract: Elderly have higher risk for fractures due to aging process which causes decreased bone density and quality. Inferior trunk fractures are the most common fractures in the...
GAMBARAN KLINIS PENDERITA KANKER SERVIKS SETELAH KEMOTERAPI BERDASARKAN STADIUM
GAMBARAN KLINIS PENDERITA KANKER SERVIKS SETELAH KEMOTERAPI BERDASARKAN STADIUM
Pengamatan gambaran klinik pada pada penderita kanker serviks merupakan hal yang sangat penting karena dapat mengevaluasi efektivitas kemoterapi. Tujuan yang ingin dicapai dalam pe...

Back to Top