Javascript must be enabled to continue!
PROFIL KESIAPAN SEKOLAH ANAK MEMASUKI SEKOLAH DASAR
View through CrossRef
ABSTRAK
School readiness is children’s readiness to enter elementary school. School readiness is needed so that children can attend all school activities in elementary school well. This study aims to determine the condition of school readiness owned by children before entering elementary school. Method used in this research is survey. Data analysis was carried out descriptively by comparing the average score of each dimension in school readiness. Results show that the average score from the highest to the lowest in the dimension of school readiness are academic knowledge, dimension, physical health and motor development dimension, basic thinking skills dimension, self-discipline dimension, social emotional maturity dimension, and communication skills dimension. Achievement of the average score in cognitive dimensions (academic knowledge and basic thinking skills dimension) and physical health and motor development dimension are higher than non-cognitive dimensions (self-discipline, social emotional maturity and communication skills dimension). This condition needs to get attention because the realization of school readiness is a combination of all dimensions in school readiness. The low in one of these dimension will affect to the overall of school readiness’s quality.
Keywords: School readiness, Children, Entering elementary school
Kesiapan sekolah merupakan kesiapan anak untuk masuk Sekolah Dasar (SD). Kesiapan sekolah diperlukan agar anak dapat mengikuti semua kegiatan sekolah di SD dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesiapan sekolah yang dimiliki oleh anak sebelum memasuki SD. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan nilai rata-rata setiap dimensi dalam kesiapan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata dari tertinggi ke terendah dalam dimensi kesiapan sekolah adalah dimensi pengetahuan akademis, dimensi kesehatan fisik dan perkembangan motorik, dimensi ketrampilan berpikir dasar, dimensi disiplin diri, dimensi kematangan sosial emosional dan dimensi kemampuan berkomunikasi. Capaian nilai rata-rata dimensi kognitif (dimensi pengetahuan akademis dan ketrampilan berpikir dasar) dan dimensi kesehatan fisik dan perkembangan motorik lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian nilai rata-rata dimensi non kognitif (dimensi disiplin diri, kematangan sosial emosional dan kemampuan berkomunikasi).. Kondisi ini perlu mendapatkan perhatian karena terwujudnya kesiapan sekolah merupakan perpaduan antara semua dimensi dalam kesiapan sekolah. Rendahya salah satu dimensi akan mempengaruhi kualitas kesiapan sekolah secara keseluruhan.
Kata Kunci: Kesiapan Sekolah, Anak, Masuk Sekolah Dasar
Universitas Negeri Jakarta
Title: PROFIL KESIAPAN SEKOLAH ANAK MEMASUKI SEKOLAH DASAR
Description:
ABSTRAK
School readiness is children’s readiness to enter elementary school.
School readiness is needed so that children can attend all school activities in elementary school well.
This study aims to determine the condition of school readiness owned by children before entering elementary school.
Method used in this research is survey.
Data analysis was carried out descriptively by comparing the average score of each dimension in school readiness.
Results show that the average score from the highest to the lowest in the dimension of school readiness are academic knowledge, dimension, physical health and motor development dimension, basic thinking skills dimension, self-discipline dimension, social emotional maturity dimension, and communication skills dimension.
Achievement of the average score in cognitive dimensions (academic knowledge and basic thinking skills dimension) and physical health and motor development dimension are higher than non-cognitive dimensions (self-discipline, social emotional maturity and communication skills dimension).
This condition needs to get attention because the realization of school readiness is a combination of all dimensions in school readiness.
The low in one of these dimension will affect to the overall of school readiness’s quality.
Keywords: School readiness, Children, Entering elementary school
Kesiapan sekolah merupakan kesiapan anak untuk masuk Sekolah Dasar (SD).
Kesiapan sekolah diperlukan agar anak dapat mengikuti semua kegiatan sekolah di SD dengan baik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesiapan sekolah yang dimiliki oleh anak sebelum memasuki SD.
Metode penelitian yang digunakan adalah survei.
Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan nilai rata-rata setiap dimensi dalam kesiapan sekolah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata dari tertinggi ke terendah dalam dimensi kesiapan sekolah adalah dimensi pengetahuan akademis, dimensi kesehatan fisik dan perkembangan motorik, dimensi ketrampilan berpikir dasar, dimensi disiplin diri, dimensi kematangan sosial emosional dan dimensi kemampuan berkomunikasi.
Capaian nilai rata-rata dimensi kognitif (dimensi pengetahuan akademis dan ketrampilan berpikir dasar) dan dimensi kesehatan fisik dan perkembangan motorik lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian nilai rata-rata dimensi non kognitif (dimensi disiplin diri, kematangan sosial emosional dan kemampuan berkomunikasi).
Kondisi ini perlu mendapatkan perhatian karena terwujudnya kesiapan sekolah merupakan perpaduan antara semua dimensi dalam kesiapan sekolah.
Rendahya salah satu dimensi akan mempengaruhi kualitas kesiapan sekolah secara keseluruhan.
Kata Kunci: Kesiapan Sekolah, Anak, Masuk Sekolah Dasar
.
Related Results
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
Peran Orang Tua dalam Membangun Kesiapan Sekolah Anak Usia Dini
Peran Orang Tua dalam Membangun Kesiapan Sekolah Anak Usia Dini
Kesiapan sekolah pada usia dini merupakan tahap kritis dalam perkembangan anak yang mempengaruhi kemampuan belajar dan adaptasi sosialnya di masa depan. Peran orang tua dalam memba...
Kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu dan implikasinya bagi Gereja Sungai Yordan Rajawali
Kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu dan implikasinya bagi Gereja Sungai Yordan Rajawali
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana kompetensi pedagogik guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu serta pengembangan pelayanan sekolah ming...
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
Penelitian didasari pada pengenalan dan penggunaan gadget pada anak usia dini tanpa pengawasan dari orang tua. Tujuan penelitian mengetahui penggunaan gadget, bagaimana cara orang ...
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Beberapa temuan ada ratusan ribu anak-anak Indonesia yang menjadi korban prostitusi anak dan kekerasan pada anak tiap tahunnya. Eksploitasi anak untuk prostitusi sangat membahayaka...
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah anak-anak yang tumbuh dan berkembang dengan berbagai perbedaan dengan anak-anak pada umumnya. Istilah anak-anak dengan kebutuhan khusus t...
Pembinaan Jiwa Nasionalisme Anak-Anak Sekolah Minggu GPdI Imanuel Kagungan Rahayu Melalui Bercerita dan Lomba Kebangsaan
Pembinaan Jiwa Nasionalisme Anak-Anak Sekolah Minggu GPdI Imanuel Kagungan Rahayu Melalui Bercerita dan Lomba Kebangsaan
Melihat kurangnya wawasan kebangsaan yang dimiliki anak-anak sekolah minggu di Gereja Pantekosta di Indonesia Imanuel Kagungan Rahayu, maka dianggap perlu untuk melakukan pembinaan...

