Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Korelasi Antara Laju Infiltrasi Terhadap Permeabilitas Pada Disposal Tambang Batubara Pt. XXX

View through CrossRef
Pertambangan yaitu segala atau seluruh tahapan kegiatan dalam rangka penelitian, pengelolaan dan pengusahaan mineral atau batubara yang meliputi penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi, penambangan, pengolahan dan pemurnian, pengangkutan dan penjualan serta kegiatan pascatambang. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui korelasi atau hubungan antara laju infiltrasi dengan permeabilitas pada lokasi penelitian area disposal tambang batubara. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode survei pemetaan lapangan, metode grab sampling, metode laboratorium, metode analisis matematis, dan metode korelasi pearson. Hasil penelitian diperoleh nilai dari laju infiltrasi dan kapasitas infiltrasi pada lokasi penelitian menggunakan metode infiltro cincin ganda sebesar 119,4 mm/jam. Pengujian permeabilitas menggunakan uji laboratorium diperoleh hasil sebesar 7,60 X 10-9 m/s Hasil permeabilitas dan kapasitas infiltrasi dilakukan pendekatan korelasi pearson, diketahui tidak memiliki hubungan atau korelasi antara permeabilitas & kapasitas infiltrasi pada area disposal.
Title: Korelasi Antara Laju Infiltrasi Terhadap Permeabilitas Pada Disposal Tambang Batubara Pt. XXX
Description:
Pertambangan yaitu segala atau seluruh tahapan kegiatan dalam rangka penelitian, pengelolaan dan pengusahaan mineral atau batubara yang meliputi penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi, penambangan, pengolahan dan pemurnian, pengangkutan dan penjualan serta kegiatan pascatambang.
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui korelasi atau hubungan antara laju infiltrasi dengan permeabilitas pada lokasi penelitian area disposal tambang batubara.
Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode survei pemetaan lapangan, metode grab sampling, metode laboratorium, metode analisis matematis, dan metode korelasi pearson.
Hasil penelitian diperoleh nilai dari laju infiltrasi dan kapasitas infiltrasi pada lokasi penelitian menggunakan metode infiltro cincin ganda sebesar 119,4 mm/jam.
Pengujian permeabilitas menggunakan uji laboratorium diperoleh hasil sebesar 7,60 X 10-9 m/s Hasil permeabilitas dan kapasitas infiltrasi dilakukan pendekatan korelasi pearson, diketahui tidak memiliki hubungan atau korelasi antara permeabilitas & kapasitas infiltrasi pada area disposal.

Related Results

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR BATUBARA INDONESIA KE JEPANG
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR BATUBARA INDONESIA KE JEPANG
Perdagangan internasional sudah lama di lakukan dengan melakukan ekspor maupun impor dari dua negara atau lebih. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber alamnya dari segal...
ANALISIS TINGKAT LAJU INFILTRASI PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) SAIL
ANALISIS TINGKAT LAJU INFILTRASI PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) SAIL
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat laju infiltrasi berdasarkan tata guna lahan dan karakteristik tanah. Penelitian dilakukan pada Daerah Aliran  Sungai (DAS) Sail ...
Pengaruh Permeabilitas Terhadap Kecepatan Infiltrasi
Pengaruh Permeabilitas Terhadap Kecepatan Infiltrasi
Kecepatan infiltrasi pada suatu massa tanah dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satunya adalah tingkat permeabilitas tanah tersebut. Infiltrasi adalah proses masuknya air dari at...
PERENCANAAN TAHAPAN PENAMBANGAN BULANAN PADA TAMBANG TERBUKA BATUBARA METODE OPEN PIT
PERENCANAAN TAHAPAN PENAMBANGAN BULANAN PADA TAMBANG TERBUKA BATUBARA METODE OPEN PIT
Pembukaan lokasi tambang memerlukan perencanaan dan perancangan tambang yang ekonomis. Rencana penambangan jangka panjang harus diuraikan ke dalam rencana penambangan jangka pendek...
Perhitungan Laju Infiltrasi pada Kebun Percontohan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Papua
Perhitungan Laju Infiltrasi pada Kebun Percontohan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Papua
Ketersediaan air bagi tanaman pertanian sangat fluktuatif yang dipengaruhi oleh musim, lokasi sumber air, serta usaha-usaha konservasi air. Penyediaan air bagi lahan pertanian dapa...
Pemanfaatan Data Sifat Tanah Dalam Pendugaan Laju Infiltrasi Pada Areal Hutan Berlereng Curam
Pemanfaatan Data Sifat Tanah Dalam Pendugaan Laju Infiltrasi Pada Areal Hutan Berlereng Curam
Kendala pengukuran infiltrasi pada lahan hutan pegunungan adalah posisi lokasi yang jauh dan mempunyai kelerengan yang curam sampai sangat curam.  Penelitian ini dilakukan untuk me...
EKSTERNALITAS POSITIF TAMBANG BATUBARA TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
EKSTERNALITAS POSITIF TAMBANG BATUBARA TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kabupaten Kutai Kartanegara, Merupakan daerah yang memproduksi batubara terbanyak di Provinsi Kalimantan timur pada tahun 2017 di produksi perusahaan pemegang izin usaha pertambang...
Pemanfaatan Tanah Bekas Tambang Untuk Pertumbuhan Tanaman Perkebunan
Pemanfaatan Tanah Bekas Tambang Untuk Pertumbuhan Tanaman Perkebunan
Tambang batubara di Indonesia umumnya melakukan kegiatannya dengan teknik penambangan terbuka. Permasalahan utama yang timbul di wilayah bekas tambang batubara adalah perubahan lin...

Back to Top