Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perhitungan Laju Infiltrasi pada Kebun Percontohan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Papua

View through CrossRef
Ketersediaan air bagi tanaman pertanian sangat fluktuatif yang dipengaruhi oleh musim, lokasi sumber air, serta usaha-usaha konservasi air. Penyediaan air bagi lahan pertanian dapat diusahakan dengan pemberian irigasi, yang dimana dalam pemberian air irigasi pada lahan harus mengetahui laju infiltrasinya agar tidak terjadi run-off. Infiltrasi merupakan bagian yang penting dalam siklus hidrologi maupun dalam proses pengalihragaman hujan menjadi aliran di sungai. Pengukuran laju infiltrasi dilakukan dengan banyak metode salah satunya adalah dengan metode pengukuran langsung yaitu menggunakan Double Ring Infiltrometer dan dengan metode Horton. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui laju infiltrasi yang terjadi di kebun percontohan Fateta Unipa. Metode yang akan digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif. Pengukuran laju infiltrasi di lapangan dilakukan pada 1 (satu) titik dengan 3 (tiga)kali ulangan. Pengolahan data dilakukan dengan 2 (dua) teknik pengolahan, yaitu dengan metode pengolahan data hasil pengukuran lapang secara langsung dan pengolahan data dengan menggunakan Model Horton. Setelah itu dilakukan perbadingan antara hasil pengukuran langsung dengan hasil pengukuran menggunakan model Horton. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh bahwa laju infiltrasi pada lokasi penelitian, baik dengan infiltrasi maupun model horton adalah masing-masing sebesar 39,7 mm/menit dan 21,7 mm/menit. Laju infiltrasi dari dua metode tersebut tidak berbeda siqnifikan.
Prodi Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin
Title: Perhitungan Laju Infiltrasi pada Kebun Percontohan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Papua
Description:
Ketersediaan air bagi tanaman pertanian sangat fluktuatif yang dipengaruhi oleh musim, lokasi sumber air, serta usaha-usaha konservasi air.
Penyediaan air bagi lahan pertanian dapat diusahakan dengan pemberian irigasi, yang dimana dalam pemberian air irigasi pada lahan harus mengetahui laju infiltrasinya agar tidak terjadi run-off.
Infiltrasi merupakan bagian yang penting dalam siklus hidrologi maupun dalam proses pengalihragaman hujan menjadi aliran di sungai.
Pengukuran laju infiltrasi dilakukan dengan banyak metode salah satunya adalah dengan metode pengukuran langsung yaitu menggunakan Double Ring Infiltrometer dan dengan metode Horton.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui laju infiltrasi yang terjadi di kebun percontohan Fateta Unipa.
Metode yang akan digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif.
Pengukuran laju infiltrasi di lapangan dilakukan pada 1 (satu) titik dengan 3 (tiga)kali ulangan.
Pengolahan data dilakukan dengan 2 (dua) teknik pengolahan, yaitu dengan metode pengolahan data hasil pengukuran lapang secara langsung dan pengolahan data dengan menggunakan Model Horton.
Setelah itu dilakukan perbadingan antara hasil pengukuran langsung dengan hasil pengukuran menggunakan model Horton.
Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh bahwa laju infiltrasi pada lokasi penelitian, baik dengan infiltrasi maupun model horton adalah masing-masing sebesar 39,7 mm/menit dan 21,7 mm/menit.
Laju infiltrasi dari dua metode tersebut tidak berbeda siqnifikan.

Related Results

ANALISIS TINGKAT LAJU INFILTRASI PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) SAIL
ANALISIS TINGKAT LAJU INFILTRASI PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) SAIL
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat laju infiltrasi berdasarkan tata guna lahan dan karakteristik tanah. Penelitian dilakukan pada Daerah Aliran  Sungai (DAS) Sail ...
Pemanfaatan Data Sifat Tanah Dalam Pendugaan Laju Infiltrasi Pada Areal Hutan Berlereng Curam
Pemanfaatan Data Sifat Tanah Dalam Pendugaan Laju Infiltrasi Pada Areal Hutan Berlereng Curam
Kendala pengukuran infiltrasi pada lahan hutan pegunungan adalah posisi lokasi yang jauh dan mempunyai kelerengan yang curam sampai sangat curam.  Penelitian ini dilakukan untuk me...
Struktur Koloni Dan Bentuk Sarang Lebah Kelulut Heterotrigona itama Mendukung Praktik Meliponikultur Berkelanjutan Di Desa Padang Panjang
Struktur Koloni Dan Bentuk Sarang Lebah Kelulut Heterotrigona itama Mendukung Praktik Meliponikultur Berkelanjutan Di Desa Padang Panjang
Penelitian ini menganalisis struktur koloni dan bentuk sarang lebah kelulutHeterotrigona itama untuk mendukung praktik meliponikultur berkelanjutan di Desa PadangPanjang, Kabupaten...
Seeking for Recovering Their Identity: The Melanesian-Papua Treading Returning Roadmap
Seeking for Recovering Their Identity: The Melanesian-Papua Treading Returning Roadmap
The study describes 5 main areas, namely, (1)"Hidden Structure" that in the Social Meaning of Melanesian-Papua Cultural highlights Papuanistiecs and Melanesianology; (2) The Presti...
Aplikasi Internet Of Things Monitoring Kebun Hidroponik Model Nft Menggunakan Panel Solar
Aplikasi Internet Of Things Monitoring Kebun Hidroponik Model Nft Menggunakan Panel Solar
Konversi lahan pertanian menjadi lahan non pertanian yang semakin meningkat khususnya di Indonesia telah berdampak kepada banyaknya pengembangan model pertanian yang tidak lagi ber...
Peran Teknologi Pertanian Cerdas (Smart Farming) untuk Generasi Pertanian Indonesia
Peran Teknologi Pertanian Cerdas (Smart Farming) untuk Generasi Pertanian Indonesia
Smart Farming atau pertanian digital adalah solusi pintar di sektor pertanian yang memanfaatkan sistem jaringan berbasis Internet of Things (IoT) untuk melakukan pemantauan dan pen...

Back to Top