Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Aplikasi Internet Of Things Monitoring Kebun Hidroponik Model Nft Menggunakan Panel Solar

View through CrossRef
Konversi lahan pertanian menjadi lahan non pertanian yang semakin meningkat khususnya di Indonesia telah berdampak kepada banyaknya pengembangan model pertanian yang tidak lagi bergantung kepada lahan atau areal pertanian yang luas. Model pertanian hidroponik saat ini menjadi salah satu teknologi pertanian moderen yang mudah dikembangkan tanpa bergantung kepada lahan. Hal ini dikarenakan hidroponik merupakan model pertanian yang tidak menggunakan tanah sebagai media tanamnya, akan tetapi tanaman hanya dialiri cairan nutrisi melalui akar tanaman. Kebun hidroponik pada umumnya menggunakan instalasi pipa jenis paralon untuk mengaliri nutrisi dengan menggunakan pompa sebagai metode irigasinya. Di samping itu, pada kebun hidroponik juga diharuskan untuk dilakukan pengecekan kadar nutrisi secara berkala pada angka 560-840 ppm. Hal ini dikarenakan kadang ppm nutrisi akan berpengaruh kepada tanaman hidroponik apabila angkanya berada di luar range tersebut. Masalahnya adalah pengelola kebun diharuskan melakukan pengontrolan kadar nutrisi tersebut sebanyak 2 kali dalam sehari, yaitu pagi dan sore, dimana hal ini tentu sangat merepotkan pengelola kebun. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan pengembangan teknologi monitoring kebun hidroponik berbasis teknologi IoT yang dapat memberikan laporan kadar nutrisi melalui smartphone. Adapun hasil dari penelitian yang dilakukan yaitu aplikasi yang dikembangkan mampu mengontrol kondisi kebun hidroponik secara real time. Di samping itu, melalui penggunaan teknologi solar panel kebun hidroponik juga mampu disuplai tenaga listrik untuk operasionalnya tanpa harus bergantung dengan suplai listrik dari PLN
Universitas Almuslim
Title: Aplikasi Internet Of Things Monitoring Kebun Hidroponik Model Nft Menggunakan Panel Solar
Description:
Konversi lahan pertanian menjadi lahan non pertanian yang semakin meningkat khususnya di Indonesia telah berdampak kepada banyaknya pengembangan model pertanian yang tidak lagi bergantung kepada lahan atau areal pertanian yang luas.
Model pertanian hidroponik saat ini menjadi salah satu teknologi pertanian moderen yang mudah dikembangkan tanpa bergantung kepada lahan.
Hal ini dikarenakan hidroponik merupakan model pertanian yang tidak menggunakan tanah sebagai media tanamnya, akan tetapi tanaman hanya dialiri cairan nutrisi melalui akar tanaman.
Kebun hidroponik pada umumnya menggunakan instalasi pipa jenis paralon untuk mengaliri nutrisi dengan menggunakan pompa sebagai metode irigasinya.
Di samping itu, pada kebun hidroponik juga diharuskan untuk dilakukan pengecekan kadar nutrisi secara berkala pada angka 560-840 ppm.
Hal ini dikarenakan kadang ppm nutrisi akan berpengaruh kepada tanaman hidroponik apabila angkanya berada di luar range tersebut.
Masalahnya adalah pengelola kebun diharuskan melakukan pengontrolan kadar nutrisi tersebut sebanyak 2 kali dalam sehari, yaitu pagi dan sore, dimana hal ini tentu sangat merepotkan pengelola kebun.
Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan pengembangan teknologi monitoring kebun hidroponik berbasis teknologi IoT yang dapat memberikan laporan kadar nutrisi melalui smartphone.
Adapun hasil dari penelitian yang dilakukan yaitu aplikasi yang dikembangkan mampu mengontrol kondisi kebun hidroponik secara real time.
Di samping itu, melalui penggunaan teknologi solar panel kebun hidroponik juga mampu disuplai tenaga listrik untuk operasionalnya tanpa harus bergantung dengan suplai listrik dari PLN.

Related Results

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HIDROPONIK APUNG RUMAHAN DI DESA BOJONG KIDUL KECAMATAN PAMEUNGPEUK KABUPATEN
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HIDROPONIK APUNG RUMAHAN DI DESA BOJONG KIDUL KECAMATAN PAMEUNGPEUK KABUPATEN
Desa Bojong Kidul, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut wilayah agraris karena sebagian besar masyarakatnya memiliki mata pencaharian sebagai petani. Namun, saat ini keterbatasan...
PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM TANAM HIDROPONIK BAGI PEMUDA VIHARA SARIPUTRA BEKASI
PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM TANAM HIDROPONIK BAGI PEMUDA VIHARA SARIPUTRA BEKASI
Latar belakang masalah dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah bagaimanakah meningkatkan kompetensi dan keterampilan pemuda di vihara Sariputra dalam membuat sistem tanam hi...
Optimalisasi Energi Surya Pada Hidroponik Mekartani Berbasis Iot untuk Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan
Optimalisasi Energi Surya Pada Hidroponik Mekartani Berbasis Iot untuk Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan
The Mekartani Community faces two major challenges in managing its hydroponic garden, the high electricity costs for operating the Internet of Things (IoT)-based system and the dis...
Struktur Koloni Dan Bentuk Sarang Lebah Kelulut Heterotrigona itama Mendukung Praktik Meliponikultur Berkelanjutan Di Desa Padang Panjang
Struktur Koloni Dan Bentuk Sarang Lebah Kelulut Heterotrigona itama Mendukung Praktik Meliponikultur Berkelanjutan Di Desa Padang Panjang
Penelitian ini menganalisis struktur koloni dan bentuk sarang lebah kelulutHeterotrigona itama untuk mendukung praktik meliponikultur berkelanjutan di Desa PadangPanjang, Kabupaten...
Akibat Kekosongan Hukum Terhadap Non-Fungible Token Sebagai Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual
Akibat Kekosongan Hukum Terhadap Non-Fungible Token Sebagai Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual
This study aims to analyze the impact of a legal vacuum on digital art in NFT  (Non-Fungible Token)  as a violation of intellectual property rights and find out how the current re...
Periodicity, Elliott waves, and fractals in the NFT market
Periodicity, Elliott waves, and fractals in the NFT market
AbstractNon-fungible tokens (NFTs) are unique digital assets that exist on a blockchain and have provided new revenue streams for creators. This research investigates NFT market in...

Back to Top