Javascript must be enabled to continue!
Pembentukan Gas Amonia dari NH4Cl dan NaOH Sebagai Alternatif Pengganti Gas Standar Amonia
View through CrossRef
Gas amonia merupakan gas pencemar udara yang bersifat iritan dan berbau tajam. Dalam penegakan lingkungan, pengujian kadar amonia di udara ambien diperlukan untuk menilai kualitas udara serta dampak potensial terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Gas standar amonia umumnya sulit diperoleh atau mempunyai harga beli yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi gas standar amonia pada skala laboratorium serta mengevaluasi kestabilan konsentrasi yang dihasilkan sebagai alternatif pengganti gas standar komersial. Selain itu, penelitian ini mengembangkan metode pembuatan standar kerja () gas amonia yang sederhana, stabil dan dapat diaplikasikan dalam kegiatan kalibrasi maupun pengujian kualitas udara. Penelitian ini merupakan studi eksperimental laboratorium dengan desauab variasi waktu sebagaia variabel bebas. Gas amonia dihasilkan melalui reaksi kimia antara NH4Cl dan NaOH dalam sistem reaktor tertutup. Konsentrasi target sebesar 0,25 mg/L, 0,5 mg/L dan 1 mg/L diproduksi dengan tiga variasi waktu reaksi, yaitu15, 30 dan 60 detik). Gas yang terbentuk ditangkap menggunakan larutan penjerap indofenol dan dianalisis menggunakan Spektrofotometer sesuai SNI 19-7117.1-2005. Evalusi dilakukan terhadap kesesuaian konsentrasi dan kestabilan gas yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi gas amonia sebesar 1,00±0,07 dengan 7% sebagai simpangan baku relatif pada konsentrasi tertinggi, menunjukkan kestabilan yang baik. Dengan demikian, Penelitian ini dapat digunakan sebagai pendekatan yang lebih mudah dan terjangkau dalam pembuatan standar kerja gas amonia untuk keperluan kalibrasi maupun pengujian kualitas udara.
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
Title: Pembentukan Gas Amonia dari NH4Cl dan NaOH Sebagai Alternatif Pengganti Gas Standar Amonia
Description:
Gas amonia merupakan gas pencemar udara yang bersifat iritan dan berbau tajam.
Dalam penegakan lingkungan, pengujian kadar amonia di udara ambien diperlukan untuk menilai kualitas udara serta dampak potensial terhadap kesehatan manusia dan lingkungan.
Gas standar amonia umumnya sulit diperoleh atau mempunyai harga beli yang tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi gas standar amonia pada skala laboratorium serta mengevaluasi kestabilan konsentrasi yang dihasilkan sebagai alternatif pengganti gas standar komersial.
Selain itu, penelitian ini mengembangkan metode pembuatan standar kerja () gas amonia yang sederhana, stabil dan dapat diaplikasikan dalam kegiatan kalibrasi maupun pengujian kualitas udara.
Penelitian ini merupakan studi eksperimental laboratorium dengan desauab variasi waktu sebagaia variabel bebas.
Gas amonia dihasilkan melalui reaksi kimia antara NH4Cl dan NaOH dalam sistem reaktor tertutup.
Konsentrasi target sebesar 0,25 mg/L, 0,5 mg/L dan 1 mg/L diproduksi dengan tiga variasi waktu reaksi, yaitu15, 30 dan 60 detik).
Gas yang terbentuk ditangkap menggunakan larutan penjerap indofenol dan dianalisis menggunakan Spektrofotometer sesuai SNI 19-7117.
1-2005.
Evalusi dilakukan terhadap kesesuaian konsentrasi dan kestabilan gas yang dihasilkan.
Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi gas amonia sebesar 1,00±0,07 dengan 7% sebagai simpangan baku relatif pada konsentrasi tertinggi, menunjukkan kestabilan yang baik.
Dengan demikian, Penelitian ini dapat digunakan sebagai pendekatan yang lebih mudah dan terjangkau dalam pembuatan standar kerja gas amonia untuk keperluan kalibrasi maupun pengujian kualitas udara.
Related Results
ANALISIS SUBSTANSI PIDANA UANG PENGGANTI DALAM KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI
ANALISIS SUBSTANSI PIDANA UANG PENGGANTI DALAM KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI
Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 menyebut...
Perbedaan Hasil Pengaplikasian Jenis Kosmetik Pewarnaan Rambut yang Mengandung Amonia dan Non-Amonia dengan Teknik Ombre
Perbedaan Hasil Pengaplikasian Jenis Kosmetik Pewarnaan Rambut yang Mengandung Amonia dan Non-Amonia dengan Teknik Ombre
ABSTRAK - Penelitian ini adalah Penelitian Eskperimen yang bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaplikasian kosmetik pewarnaan rambut yang mengandung amonia dengan teknik ombre (2) Pe...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGARUH KONSENTRASI NaOH DAN WAKTU PENAHANAN TERHADAP KARAKTERISTIK ZEOLIT YANG DISINTESIS DARI LIMBAH GEOTHERMAL
PENGARUH KONSENTRASI NaOH DAN WAKTU PENAHANAN TERHADAP KARAKTERISTIK ZEOLIT YANG DISINTESIS DARI LIMBAH GEOTHERMAL
Abstract THE EFFECT OF CONCENTRATION OF NaOH AND HOLDING TIME ON CHARACTERISTIC OF ZEOLIT SINTHESIZED FROM GEOTHERMAL WASTE. Objective of this research is to investigate the effect...
PELAKSANAAN PIDANA UANG PENGGANTI DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI DI KEJAKSAAN NEGERI KENDARI
PELAKSANAAN PIDANA UANG PENGGANTI DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI DI KEJAKSAAN NEGERI KENDARI
Undang-undang pemberantasan tindak pidana korupsi selain dibekali ancaman pidana pokok juga dapat dijatuhi pidana tambahan, salah satu bentuknya adalah pembayaran uang pengganti. E...
IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI, ANALISIS DAN IMPLIKASI:STUDI KASUS
IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI, ANALISIS DAN IMPLIKASI:STUDI KASUS
Globalisasi mengharuskan kualitas yang tinggi yang diharapkan oleh para pelanggan, karena itu merupakan tolok ukur dalam mempertahankan kesetiaan pelanggan. Disisi lain untuk mempe...

